Oprit Jembatan Pantai Dona Tidak Kunjung Selesai Dikerjakan Oleh Pemkab Aceh Tenggara

WASPADA 24

- Redaksi

Rabu, 14 Mei 2025 - 05:22 WIB

50475 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane.Waspada24.com – Pasca Oprit jembatan pantai dona Putus di terjang banjir, hingga sekarang Pemkab Agara belum juga menyelesaikan perbaikannya.

Sebelumnya, Oprit Jembatan pantai dona tersebut rusak akibat dihantam derasnya sungai alas beberapa tahun lalu. Sehingga kondisi tersebut berdampak pada perkonomian masyarakat setempat, khususnya masyarakat Kecamatan Tanoh Alas dan Babul Rahmah

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang tokoh masyarakat di dua kecamatan tersebut Riduan (54) menjelaskan kepada,waspada24.com,Rabu 13/05/25 dampak dari putusnya Jembatan pantai dona tersebut dapat menghambat dan mengganggu nadi perekonomian masyarakat khususnya di dua Kecamatan dan sekitarnya.

Sudah bertahun-tahun putusnya jembatan tersebut memiliki dampak signifikan terhadap ekonomi masyarakat terutama di dua Kecamatan, sebelumnya masyarakat sangat bergantung pada jembatan tersebut untuk dilalui kenderaan bermuatan besar untuk mengangkut hasil panen, berbelanja atau bekerja, sebut Riduan.

” saat ini juga sudah terasa dampak dari putusnya oprit jembatan pantai dona tersebut, mengakibatkan menurunnya harga aneka komoditi pertanian dan melambungnya harga bahan sembako, serta dikhawatirkan naiknya harga kebutuhan lainnya,” tambah Riduan.

Pada tahun 2024 pemerintah aceh Tenggara telah menggelontorkan anggaran untuk memperbaiki oprit jembatan tetsebut. Namun anggaran yang dikucurkan tidak memcukupi, sehingga pekerjaanya dihentikan.

Hal senada juga disampaikan Dul warga Kecamatan Tanoh Alas , masyarakat yang bergantung pada jembatan untuk beraktivitas sehari-hari, seperti kesekolah, berobat ke rumah sakit atau ketempat kerja akan mengalami kesulitan.

Disamping itu, terjadinya peningkatan biaya yang dikeluarkan oleh masyarakat seperti biaya transportasi, dikarenakan jarak tempuh yang dilalui kendaraan roda empat dan roda enam sangat jauh.

” Untuk itu kami dari masyarakat di dua Kecamatan berharap kepada Pemerintah Daerah agar secepatnya menyelesaikan atau memperbaiki oprit jembatan tersebut agar dampak yang kami rasakan saat ini dapat teratasi,” sebut Dul. ( M.Jeni).

Berita Terkait

Dari Duka Menuju Ceria: Aksi Trauma Healing Polres Aceh Tenggara Bersama STIK 83/WPS di Tengah Dampak Banjir Aceh Tenggara
Polres Aceh Tenggara dan Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Kurve Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Desa Penungkunan
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Dapati Barang Bukti Tambahan Saat Geledah Rumah Tersangka
Yayasan Dayah Darul Istiqamah Desa Amaliah Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Sambut Ramadhan 1447 H/2026 M
Hangatkan Hati Warga Darul Hasanah, Trauma Healing STIK dan Polres Aceh Tenggara Bangkitkan Senyum Anak Negeri
Flower Aceh Kawal Proses Hukum Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Tengah
Sat Intelkam Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 50,7 Kg Ganja, Amankan Dua Pelaku
Kinerja Kejaksaan Dipertanyakan, Warga Desa Lawe Beringin Horas Sesalkan Mandeknya Penanganan Dugaan Korupsi

Berita Terkait

Selasa, 7 Oktober 2025 - 08:27 WIB

Mahasiswa Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Telah Melaksanakan Kegiatan Magang di KUA Binjai Selatan

Jumat, 15 Agustus 2025 - 15:11 WIB

Semangat Kemerdekaan Mengalir di Lapas Binjai

Kamis, 20 Februari 2025 - 08:17 WIB

Media Teropong Barat.com Mengucapkan Selamat Atas di Lantiknya Walikota Terpilih H.Amir Hamzah dan Wakil Walikota Terpilih H. Hasanul Jihadi

Rabu, 29 Januari 2025 - 08:41 WIB

Lokasi Judi di Jalan Ade Irma Suryani Binjai Kota Mirip Las Vegas, Tantang Nyali Kapolres Binjai

Jumat, 24 Januari 2025 - 04:58 WIB

Pemko Binjai Dukung Penuh Program Nasional 1 Juta Hektar Lahan Jagung

Rabu, 15 Januari 2025 - 13:59 WIB

Gerebek Barak Judi dan Narkoba di Desa Emplasmen Kecamatan Sei Bingai, Polres Binjai Amankan Barbut

Berita Terbaru

error: Content is protected !!