Fakta di Lapangan Bungkam Isu Viral: Proyek Dana Desa Lawe Mantik Sesuai APBK 2025

WASPADA 24

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 13:29 WIB

50130 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA – Beberapa hari terakhir, media sosial diramaikan dengan unggahan yang menuding kegiatan Dana Desa Kute Lawe Mantik, Kecamatan Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara, tidak berjalan sesuai harapan masyarakat. Unggahan tersebut menyoroti proyek pembangunan jalan rabat beton yang baru selesai dikerjakan dan menuding adanya unsur kepentingan pribadi.

Namun setelah dilakukan penelusuran oleh wartawan Suara Nanggroe bersama sejumlah LSM dan lembaga kontrol sosial, fakta di lapangan justru menunjukkan hal berbeda. Proyek tersebut dikerjakan secara swakelola oleh masyarakat, di bawah pengawasan langsung Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dan Ketua Badan Permusyawaratan Kute (BPK) Lawe Mantik.

Rabat Beton Dikerjakan Gotong Royong, Bukan untuk Kepentingan Pribadi

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua BPK Kute Lawe Mantik menegaskan bahwa tudingan yang beredar di media sosial tidak memiliki dasar kuat. Ia menjelaskan, proyek rabat beton tersebut merupakan bagian dari Bidang Pelaksanaan Pembangunan Kute dengan sumber dana Dana Desa (DD) Tahun 2025 sebesar Rp212.693.000, sebagaimana tertuang dalam dokumen APBK Kute Lawe Mantik Tahun Anggaran 2025.

“Jalan itu bukan proyek pribadi siapa pun. Justru masyarakat sendiri yang bekerja, ada yang dibayar dan ada yang ikut gotong royong tanpa upah. Semuanya transparan dan diawasi oleh BPK serta TPK,” ujar Ketua BPK kepada wartawan, Rabu (12/11/2025).

Pekerjaan Justru Melebihi Target Volume

Ketua TPK Kute Lawe Mantik juga menambahkan bahwa pembangunan rabat beton tersebut justru dikerjakan melebihi volume yang direncanakan.

“Dalam RAB, jalan hanya 1 meter lebar dan 50 meter panjang. Tapi kami kerjakan 1,5 meter lebar dan hampir 100 meter panjang. Tujuannya agar manfaatnya lebih besar untuk warga,” jelas Ketua TPK.

Ia menegaskan tidak ada pekerjaan fiktif dan semua kegiatan dilaksanakan sesuai kesepakatan hasil musyawarah kute.

Dikerjakan Sesuai APBK Kute Lawe Mantik 2025

Berdasarkan data APBK Kute Lawe Mantik 2025, total dana pembangunan di bidang pelaksanaan mencapai Rp257.770.000, yang meliputi:

Pembangunan rabat beton/jalan: Rp212.693.000

Pengadaan lampu jalan: Rp40.077.000

Literasi produk hukum dan peraturan: Rp5.000.000

Selain itu, pemerintah kute juga menyalurkan BLT Dana Desa kepada 19 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan total Rp136.800.000, serta program pembinaan sosial dan pemberdayaan pertanian masyarakat.

Isu Diduga Dipicu Persaingan Politik Lama

Dari hasil penelusuran, isu viral ini diduga dipicu oleh lawan politik pada masa pemilihan kepala desa sebelumnya. Unggahan yang beredar dianggap sarat dengan muatan politik dan tidak mencerminkan kondisi lapangan sebenarnya.

“Yang membuat viral itu dulu lawan politik saat pemilihan pengulu. Padahal jalan itu juga menuju kebunnya sendiri,” ujar Ketua BPK dengan nada kecewa.

Ketua LKGSAI: “Kami Sudah Verifikasi Langsung, Tidak Ada Temuan Fiktif”

Ketua Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI), Saidul Amran, yang ikut meninjau lokasi bersama tim investigasi, turut memberikan tanggapannya. Ia memastikan bahwa pekerjaan rabat beton di Kute Lawe Mantik benar-benar ada dan sesuai dengan pelaporan anggaran desa.

“Kami dari LKGSAI sudah turun langsung ke lokasi bersama rekan media dan perangkat desa. Hasilnya, tidak ada kegiatan fiktif. Bahkan volume pekerjaan melebihi rencana awal. Tuduhan yang viral di media sosial tidak berdasar,” tegas Saidul Amran.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum diverifikasi.

“Transparansi itu penting, tapi kebenaran juga harus dijaga. Jangan sampai media sosial digunakan untuk menjatuhkan pihak tertentu dengan informasi yang belum tentu benar,” tambahnya.

Komitmen Pemerintah Desa untuk Transparansi

Sementara itu, Penjabat Pengulu Kute Lawe Mantik, Lusiana Tamba, menyatakan bahwa pihaknya akan terus menjaga transparansi pengelolaan Dana Desa dan siap diaudit kapan pun.

“Kami terbuka terhadap siapa pun, termasuk LSM dan media. Semua kegiatan tercatat dalam APBK dan dilaksanakan melalui musyawarah. Tidak ada yang ditutupi,” ujar Lusiana.

Total Anggaran APBK Kute Lawe Mantik Tahun 2025: Rp827.160.000
Sumber Dana: Dana Desa (DD) Tahun 2025
Pj. Pengulu: Lusiana Tamba
Kecamatan: Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara

Redaksi selalu membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pihak-pihak terkait. Keterbukaan informasi publik dan pengawasan masyarakat merupakan bagian penting dari tata kelola desa yang transparan dan bersih.

(Redaksi)

Berita Terkait

Jangan Biarkan Suara Rakyat Dirusak LSM Oportunis yang Menjadi Corong Bandar Narkoba
Menjerit 385 Kepala Desa Se Aceh Tenggara Siltap Belum di Banyarkan Tahun 2025.
Komitmen Berantas Narkoba, Polres Aceh Tenggara Ungkap 128 Kasus Penyalahgunaan Narkotika
Gelar Konferensi Pers Polres Aceh Tenggara di Akhir Tahun 2025, Paparkan Capaian Kinerja dan Penanganan Kasus Yang Menonjol.
Tinggal Satu Hari Lagi Berakhirnya Tahun 2025 Siltap Aparatur Desa di Aceh Tenggara Tak Kunjung Dibayarkan, Sudah 5 Bulan Apa Sebenarnya?.
Keluhan Aparatur Desa Siltap Sudah 5 Bulan Tak Kunjung Dibayarkan, Ada Apa Sebenarnya?
Rutin Dinas Triwulan Ke 4 Belum di Banyarkan Dan Siltap Aparatur Desa Juga di Aceh Tenggara, 5 Bulan Belum Dibayarkan,
Musrenbangdes Kampung Melayu Gabungan Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan 2026

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:01 WIB

Di Sela-Sela Rakernas APKASI, Bupati Madina Sempatkan Bersua Perantau di Batam

Minggu, 18 Januari 2026 - 22:04 WIB

Menusia dan Kewajiban Moral Tanpa Batas dalam Menjaga Keberlangsungan Peradaban

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:16 WIB

Lintasarta Pastikan Tertibkan Kabel Wifi Diduga Ilegal, Provider Lokal di Madina Terancam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Lawan Intimidasi dan Premanisme, AKPERSI: Tidak Ada Kompromi bagi Pembungkam Media

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:02 WIB

Proyek Drainase “Tak Bertuan” di Kelurahan Sabintang Tuai Sorotan, Warga Pertanyakan Transparansi Anggaran

Sabtu, 3 Januari 2026 - 12:14 WIB

KETUA LMP MADINA UCAPKAN SELAMAT dan SUKSES Atas KENAIKAN PANGKAT KAPOLSEK PANYABUNGAN AKP. DASTER SINULINGGA,S.H

Senin, 29 Desember 2025 - 22:01 WIB

Terlalu! Perusahaan BUMN Adhi Karya Nunggak Kepada Catering Rp 156.959.000 juta, Sang Pemilik Mengaku Merugi

Rabu, 24 Desember 2025 - 23:36 WIB

Diduga Ada 12 Rakit PETI Darat Beroperasi di Wilayah Hukum Polsek Benai

Berita Terbaru