Jelang Pelantikan Kepala Daerah, Pagar Nusa Wilayah Jatim Gelar Silahturahmi dan Deklarasi Damai

WASPADA24

- Redaksi

Kamis, 13 Februari 2025 - 19:29 WIB

50326 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIM – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan di Jawa Timur, Pagar Nusa Wilayah Jawa Timur mengadakan silaturahmi dan deklarasi bersama keluarga besar Pagar Nusa wilayah Jatim. Kegiatan ini juga diikuti dengan pembacaan Deklarasi bersama untuk menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Dr. KH Shalahuddin Fathurahman, S.Ag, SH, MH selalu Ketua Pagar Nusa Wilayah Jawa Timur melalui keterangannya, Jum’at (14/2).

“Silaturahmi bersama Ketua Cabang dan anggota Pagar Nusa, perlu terus dilaksanakan. Para Ketua ini memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas keamanan di Jawa Timur,” ujar Dr. KH Shalahuddin Fathurahman.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dr. KH Shalahuddin Fathurahman S.Ag, SH, MH atau dikenal dengan panggilan Gus Amang, silaturahmi seperti ini penting untuk membangun komunikasi yang lebih baik antara ketua Cabang maupun anggota Pagar Nusa, untuk bisa saling berkoordinasi dalam menjaga stabilitas Kamtibmas.

“Untuk mempererat persaudaraan dan komitmen bersama dalam ciptakan Jawa timur yang rukun, aman dan damai khususnya jelang pelantikan kepala daerah pada 20 Februari 2025, perlu dilakukannya silahturahmi dan deklarasi damai sebagai bentuk komitmen bersama dan tanggung jawab setiap anggota Pagar Nusa di tingkat kabupaten/kota,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, Pagar Nusa akan meningkatkan kedisplinan dan patroli siber, dimana di era digital banyak provokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga dapat memicu terjadinya tindakan anarkis antar perguruan.

“Banyak insiden yang diawali dari media sosial yang sulit diawasi. Oleh karena itu, ketua cabang diharapkan segera mengklarifikasi dan bertindak jika ada informasi atau berita hoaks yang beredar,” tegas Gus Amang.

Gus Amang berharap, deklarasi yang dibuat tidak berhenti di sini dan perlu ditindaklanjuti dengan tindakan nyata.

“Perseteruan antar perguruan silat kini sudah jauh berkurang, dan Pagar Nusa Jatim telah menetapkan aturan pemberian punishment untuk anggotanya yang melanggar,” ungkapnya. (Red).

Berita Terkait

Ketua KAKI Jatim Kecam Pernyataan Eri Cahyadi: Jangan Diskreditkan Suku Madura Dengan Label Premanisme
Ketua KAKI Jatim: Sebaiknya Nurul Huda Anggota DPRD Jatim Minta Maaf Kepada Rakyat Atas Pernyataannya
Barack Obama: A Legacy of Progress and Change

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:56 WIB

Antisipasi Kriminalitas Malam Hari, Kodim 1310/Bitung Gelar Patroli Skala Besar

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

​TNI dan Warga Bersinergi Bersihkan Jalan Penghubung Kasawari-Makawidey

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:57 WIB

​Gelar Adat untuk Sang Komandan Satrol di Hari Kebangkitan Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:42 WIB

Terima Gelar Adat Tonsea di Hari Kebangkitan Nasional, Dandim 1310/Bitung Ajak Warga Jaga Harmonisasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:06 WIB

​Kala Jaket Adat Mengikat Sinergitas Kota Cakalang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:41 WIB

​Gerebek Kamar Kost di Aertembaga, Satresnarkoba Polres Bitung Ringkus Pengedar 130 Butir Trihexyphenidyl

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:08 WIB

Mengikat Retakan Sosial dari Pesisir Lembeh

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:41 WIB

Laporan Khusus: Bara di Pesisir Bitung, Saat Petani Terusir dari “Surga” Kelapa Leluhur

Berita Terbaru