Habib Bahar Mengajak Rakyat Indonesia Bersatu di Atas Perbedaan Agama dan Suku

WASPADA24

- Redaksi

Kamis, 4 September 2025 - 01:32 WIB

50202 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA || Kerusuhan Demo Anarkis hingga Penjarahan yang terjadi pada tanggal 25, 28, 29, 30 & 31 Agustus di Jakarta dan beberapa daerah, diharapkan tidak akan terjadi apabila para Pejabat Pemerintahan dan DPR RI, bisa menjaga sikap dan perkataannya terhadap rakyat dan Mahasiswa.

Hal tersebut diungkapkan Habib Bahar Bin Al Smit melalui video yang beredar di medsos, Kamis (4/9).

“Saya mengajak dan menghimbau, serta menyerukan seluruh masyarakat & rakyat Indonesia, apapun agamanya, sukunya & etnisnya. Mari bersama-sama untuk mencegah demo anarkis seperti kejadian tanggal 25, 28, 29, 30 & 31 Agustus 2025 kemarin diseluruh daerah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, ini menjadi pelajaran & momentum dimana semua harus bersatu untuk keutuhan bangsa Indonesia. “Bagi pejabat Pemerintah, khususnya anggota DPR RI harus hati-hati dalam bersikap dan berucap, jangan perkataannya menyinggung perasaan rakyat dan jangan sekali-kali meremehkan rakyat,” tandasnya.

Habib Bahar melihat, kejadian kerusuhan demo kemarin, yang rugi pasti bangsa & kita semua. Bagi korban yang meninggal seorang driver Ojol, Mahasiswa di Yogyakarta, serta 4 masyarakat di Makassar, semoga diampuni dosa-dosanya & bagi keluarganya yang ditinggalkan, diberikan kesabaran. Begitu juga bagi korban luka dari masyarakat, aparat Polri & TNI, segera sembuh.

Ditegaskannya, massa dalam menyampaikan aspirasi tidak boleh anarkis. Begitu juga dengan Polri dan TNI, harus Humanis dan mengawal dengan baik. Bagi pelaku demo yang anarkis dan melakukan penjarahan, aparat Polri harus mengusut dengan tuntas & menindak dengan tegas sesuai hukum yang berlaku.

“Mari wujudkan bersama-sama Indonesia yang aman, tentram, sejahtera. Jiwa yang Merah Putih, berdasarkan Pancasila, UUD 45 & dalam NKRI,” pungkasnya. (Red).

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia
Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM
Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP
Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Mantan Ketua Komite 1 DPD RI Desak Reformasi Total Imigrasi
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, DMI Bogor Siap Gelar Gerakan Ekonomi Masjid Preneur
Polda Riau Raih IKPA Terbaik Nasional Kategori Pagu Sedang Di Rakernis Polri 2026
​Kapal Pengangkut Sianida Terdampar di Gorontalo Utara, Polda Buru Pemilik Barang Berinisial LP
​Gubernur Sherly Tjoanda Tinjau Patani Barat: Memulihkan Luka dan Merajut Kembali Fagogoru

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:01 WIB

PP GPA Sikapi Ancaman Demo BEM SI: Ajak Semua Pihak Jaga Persatuan dan Stabilitas Nasional

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:35 WIB

Senior Wartawan PWI Kecewa Kebijakan Humas Kementerian Desa Tolak Tugas Liputan Jurnalis dan Surat Kerjasama Publikasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:11 WIB

Prof. Sutan Nasomal SH MH Penanggungjawab Timpas1 Apresiasi Langkah Rajudin Sagala Anggota DPRD Sumut Bantu Pasien Operasi Caesar Di RS Medan Mengharukan !!!

Senin, 25 Mei 2026 - 22:13 WIB

Pelatihan Bersama Antara Prajurit TNI AU Dengan Personel US Air Force

Senin, 18 Mei 2026 - 16:04 WIB

Surat Gerakan Pemuda Kebangsaan Desak Pemerintah Usut Legalitas Bahan Baku Industri di Aceh

Senin, 18 Mei 2026 - 14:10 WIB

Aktivitas PT Rosin Masih Berlangsung Meski Dibekukan, Publik Pertanyakan Siapa yang Membekingi Perusahaan

Senin, 11 Mei 2026 - 22:40 WIB

Kecam Pernyataan Amien Rais Soal Teddy, Ketum GP Alwashliyah: Narasi Tidak Etis dan Memecah Belah!

Senin, 11 Mei 2026 - 18:16 WIB

Kasus PT Rosin di Gayo Lues Dinilai Tidak Sekadar Administratif, Tapi Sudah Menyentuh Ranah Pidana

Berita Terbaru