LSM API Subulussalam Laporkan Dugaan Korupsi Dana Desa Rp2,4 Miliar di Kejari

WASPADA 24

- Redaksi

Senin, 14 April 2025 - 12:50 WIB

50475 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, Baranewsaceh.co. Aliansi Peduli Masyarakat Indonesia (API), sebuah LSM di Kota Subulussalam, resmi melaporkan dugaan penyimpangan anggaran Dana Desa senilai Rp2,4 miliar ke Kejaksaan Negeri Kota Subulussalam pada 14 April 2025. Laporan tersebut mengungkap sejumlah kejanggalan dalam penggunaan dana desa, khususnya terkait pelatihan warga.

LSM API menemukan beberapa indikasi penyimpangan, antara lain ketidakjelasan perencanaan pelatihan warga desa yang tidak diketahui oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) dan Koordinator Tenaga Ahli Pendamping Desa. Hal ini menimbulkan dugaan adanya program “siluman” yang tidak melalui musyawarah desa, namun diselipkan ke dalam APBDes tahun 2025.

Lebih lanjut, API mempertanyakan tingginya biaya pelatihan per orang yang mencapai Rp2,4 miliar. Menariknya, peserta pelatihan bukan warga yang berkaitan dengan usaha kelistrikan atau pertukangan, melainkan lima orang wartawan media online, BPG, dan beberapa perangkat desa. Pelatihan yang hanya berlangsung empat hari juga dinilai tidak memberikan manfaat maksimal bagi peserta. API berpendapat bahwa pelatihan serupa dapat dilakukan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Subulussalam dengan sumber daya dan peralatan yang memadai, sehingga pelatihan tersebut dinilai sebagai pemborosan anggaran.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita berharap Kejaksaan Negeri Kota Subulussalam segera mengusut tuntas kasus ini,” ujar Adi Subandi, pimpinan LSM API Kota Subulussalam. Ia menambahkan bahwa Kejaksaan Tinggi Aceh telah melarang kegiatan bimbingan teknis (bimtek) atau pelatihan di luar Aceh yang hanya menghabiskan anggaran dana desa. API juga menemukan indikasi adanya program titipan senilai Rp77 juta dari dana desa, yang berpotensi berlanjut jika program pelatihan ini tidak diusut.//inv. Wayang**

Berita Terkait

Ketakutan Menyelimuti Warga Lae Mbetar, Gangguan Keamanan Kian Meningkat
Surat Terbuka untuk Pemerintah Desa: Meminta Perlindungan dari Maraknya Keributan dan Ancaman di Tengah Warga
Mobil Wartawan Dirusak Usai Geber Knalpot dan Klakson Dini Hari, Polisi Diminta Usut Tuntas
LSM Desak Penegakan Hukum, Kasus Dugaan Korupsi Pulih Kombih Bisa Jadi Kuburan Integritas Aparat Subulussalam
Ibu Walikota Subulussalam dan Kades Sepadan laouncing Sekolah Lansia Kota Subulussalam
Klarifikasi Nurasiah: “Saya Tidak Pernah Gunakan Dana Desa untuk Kepentingan Pribadi”
Warung Kopi Sepi, Bu Suriani Menangis: “Apa Salah Saya?”
Difitnah Tanpa Bukti, Ibu Warung Subulussalam Seret Nama Kasatpol PP ke Proses Hukum

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:01 WIB

Di Sela-Sela Rakernas APKASI, Bupati Madina Sempatkan Bersua Perantau di Batam

Minggu, 18 Januari 2026 - 22:04 WIB

Menusia dan Kewajiban Moral Tanpa Batas dalam Menjaga Keberlangsungan Peradaban

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:16 WIB

Lintasarta Pastikan Tertibkan Kabel Wifi Diduga Ilegal, Provider Lokal di Madina Terancam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Lawan Intimidasi dan Premanisme, AKPERSI: Tidak Ada Kompromi bagi Pembungkam Media

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:02 WIB

Proyek Drainase “Tak Bertuan” di Kelurahan Sabintang Tuai Sorotan, Warga Pertanyakan Transparansi Anggaran

Sabtu, 3 Januari 2026 - 12:14 WIB

KETUA LMP MADINA UCAPKAN SELAMAT dan SUKSES Atas KENAIKAN PANGKAT KAPOLSEK PANYABUNGAN AKP. DASTER SINULINGGA,S.H

Senin, 29 Desember 2025 - 22:01 WIB

Terlalu! Perusahaan BUMN Adhi Karya Nunggak Kepada Catering Rp 156.959.000 juta, Sang Pemilik Mengaku Merugi

Rabu, 24 Desember 2025 - 23:36 WIB

Diduga Ada 12 Rakit PETI Darat Beroperasi di Wilayah Hukum Polsek Benai

Berita Terbaru