LSM API Subulussalam Laporkan Dugaan Korupsi Dana Desa Rp2,4 Miliar di Kejari

WASPADA24

- Redaksi

Senin, 14 April 2025 - 12:50 WIB

50566 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, Baranewsaceh.co. Aliansi Peduli Masyarakat Indonesia (API), sebuah LSM di Kota Subulussalam, resmi melaporkan dugaan penyimpangan anggaran Dana Desa senilai Rp2,4 miliar ke Kejaksaan Negeri Kota Subulussalam pada 14 April 2025. Laporan tersebut mengungkap sejumlah kejanggalan dalam penggunaan dana desa, khususnya terkait pelatihan warga.

LSM API menemukan beberapa indikasi penyimpangan, antara lain ketidakjelasan perencanaan pelatihan warga desa yang tidak diketahui oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) dan Koordinator Tenaga Ahli Pendamping Desa. Hal ini menimbulkan dugaan adanya program “siluman” yang tidak melalui musyawarah desa, namun diselipkan ke dalam APBDes tahun 2025.

Lebih lanjut, API mempertanyakan tingginya biaya pelatihan per orang yang mencapai Rp2,4 miliar. Menariknya, peserta pelatihan bukan warga yang berkaitan dengan usaha kelistrikan atau pertukangan, melainkan lima orang wartawan media online, BPG, dan beberapa perangkat desa. Pelatihan yang hanya berlangsung empat hari juga dinilai tidak memberikan manfaat maksimal bagi peserta. API berpendapat bahwa pelatihan serupa dapat dilakukan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Subulussalam dengan sumber daya dan peralatan yang memadai, sehingga pelatihan tersebut dinilai sebagai pemborosan anggaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita berharap Kejaksaan Negeri Kota Subulussalam segera mengusut tuntas kasus ini,” ujar Adi Subandi, pimpinan LSM API Kota Subulussalam. Ia menambahkan bahwa Kejaksaan Tinggi Aceh telah melarang kegiatan bimbingan teknis (bimtek) atau pelatihan di luar Aceh yang hanya menghabiskan anggaran dana desa. API juga menemukan indikasi adanya program titipan senilai Rp77 juta dari dana desa, yang berpotensi berlanjut jika program pelatihan ini tidak diusut.//inv. Wayang**

Berita Terkait

Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga
Polemik Lahan Singgersing: Warga Minta Musyawarah, Jangan Sampai Konflik Meledak di Tengah Masyarakat
Kampanye Akbar Sudomo Cibro Nomor Urut 1 Dibanjiri Masyarakat Desa Lae Mbersih, Serukan Pilkades Damai dan Bersatu
Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf, S.I.K. Bangun Sinergi dengan Wartawan Lewat Ngopi Bersama
Brimob Aceh Laksanakan Quick Respon Pemadaman Kebakaran Di Kota Subulussalam
Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu
Ingkari Kesepakatan, CV Lae Saga Kembali Tuai Protes: Warga Minta APH Bongkar Legalitas HGU dan Warkah Perolehan Lahan
Sekolah Rakyat Subulussalam Bukan Hasil Lobi, Melainkan Kebijakan Nasional Presiden Prabowo

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:44 WIB

The best bonuses at Nagad88 Bangladesh: what every player should know this year

Minggu, 6 September 2026 - 15:13 WIB

Why choose Instant Withdrawal Casino Canada: The advantages of real money gaming and rapid

Minggu, 6 September 2026 - 04:03 WIB

Neosurf Casinos Australia: Your gateway to thrilling slots and live casino experiences

Minggu, 6 September 2026 - 03:29 WIB

Mastering withdrawals at Online Pokies NZ: Tips for quick and secure cashouts

Minggu, 6 September 2026 - 03:09 WIB

Payment security tips for players at Online Pokies NZ: stay safe while you play

Minggu, 6 September 2026 - 02:45 WIB

Discover the best bonuses at PayID Pokies Australia: Strategies for real money pokies

Minggu, 6 September 2026 - 02:20 WIB

1win en 2026: mejores estrategias para jugar al poker y ganar

Sabtu, 5 September 2026 - 22:15 WIB

Kasus Pemalsuan Tanda Tangan: Jejak AJB Bermasalah dan Dugaan Penguasaan Lahan Warga Lae Saga, Penyidik Diuji

Berita Terbaru