Lima Orang Anggota DPRD Beberkan Polemik Kabupaten Madina, Diduga Kurang Mengetahui Kondisi Madina, DPRD Minta Bupati Belajar Kembali

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Selasa, 29 April 2025 - 11:31 WIB

501,147 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Orang Anggota DPRD Beberkan Polemik Kabupaten Madina, Diduga Kurang Mengetahui Kondisi Madina, DPRD Minta Bupati Belajar Kembali

Madina -Waspada24.Com Ada lima orang anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) kabupaten Mandailing natal (Madina) Provinsi Sumatera utara (Sumut) beberkan polemik yang harus ditanggapi bupati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertama banyaknya problematika perusahaan yang ada dipantai barat Madina khusunya, seperti tak guna usaha (HGU) perkebunan sawit yang diduga tak kunjung bisa dituntaskan hingga penggunaan CSR jadi ini PR penting Saudara Bupati Madina,” Ungkap Muhahriddin Umpan, Anggota DPRD Madina dari Fraksi P.Demokrat kepada wartawan, selasa (29/04/2025).

 

Selain Muharuddin Umpan, ada empat orang lagi anggota DPRD Madina lainnya yang juga memiliki pandangan yang sama terhadap ketertinggalan kabupaten Mandailing natal seperti H.Ali Makmur (Jaganding) dari Partai Perindo, Zainal Arifin Simbolon dari Partai Hanura, Khairul Anwar Hasibuan,S.Ip dari Hanura dan Tasmil Nasution dari Partai Nasdem.

 

“Selain problematika perusahaan di Madina ini, mengenai pertambangan yang rakyat saudar Bupati juga harus memikirkan pengalihan tempat masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup didunia mencari butiran emas jangan hanya menutup tambang artinya bukan kita mendukung yang ilegal akan tetapi rakyat butuh solusi,” Beber Umpan.

 

Ditambahkan H.Ali Makmur (Jaganding) dari Partai Perindo, dirinya meminta agar segera pemerintah melakukan evaluasi birokrasi kabupaten Mandailing natal saat ini bahkan meminta pemerintah Daerah Madina segera mengukur kembali lahan perkebunan sawit yang diduga luas tanahnya sudah melebihi HGU yang dikeluarkan.

 

“Kalau CSR perusahaan yang ada di Madina sampai saat ini juga tidak memenuhi kebutuhan infrastruktur Ganti Kepala dinas yang menggunakan anggaran itu dan kami minta Pihak pemerintah Daerah agar mengevaluasi ukuran tanah seluruh perkebunan sawit yang kami duga sudah melebihi dari HGU yang ada saat ini,”tambah Jaganding.

“Artinya jika pemerintah daerah Madina menemukan kelebihan luas tanah yang dikuasai perusahaan dari izin HGU kami harap itu bisa disita dan dipergunakan untuk badan usaha milik daerah (BUMD) untuk meningkatkan pendapatan asli daerah,” Ujar Jaganding.

 

“Mengenai pertambangan seperti yang ada di Huta Bargot, Bupati Madina seharusnya melakukan re negosiasi kepada pihak PT.Sorik Mas Mining jangan kita membuat kebijakan yang nantinya menimbulkan masalah baru kepada masyarakat,” ucapnya.

 

Dilanjutkan Zainal Arifin Simbolon, ” Sepertinya saudara Bupati Madina belum mengetahui situasi dan kondisi Madina jadi banyak polemik di Madina yang musti diselesaikan seperti pengurusan izin tambang rakyat yang seharusnya bupati ketahui dimana lokasi yang diinginkan rakyat dan lokasi yang memiliki kandungan emasnya agar rakyat tidak mendapat polemik baru nantinya,” papar Zainal.

 

“Bahkan penempatan para guru PPK yang hari ini dilantik dan yang sebelumnya sudah dilantik juga ini suatu menjadi permasalahan yang baru dimana seorang Guru yang lulus PPPK ditempatkan yang sangat jauh dari dia bertempat tinggal jadi ini nantinya bisa menimbulkan perceraian dirumah tangga karena berjauhan dari keluarga artinya penugasan yang kami anggap kurang tepat,” tukasnya.

 

“Jadi kami tau Bupati Madina yang baru ini memang asli kelahiran Madina akan tetapi dia lama diperantauan sehingga kami lihat masih kurang mengerti tentang Madina sehingga bupati Madina ini perlu banyak belajar mengetahui kondisi madina saat ini,” Tegasnya.

 

Khairul Anwar Hasibuan dari Hanura juga menyampaikan hal senada dari rekannya sebelumnya, bahwa polemik di Madina hingga saat ini masih perlu dituntaskan dan para Forkopimda dan seluruh lapisan agar duduk bersama memikirkan bagaimana madina ini bisa bakit dari keterpurukan saat ini.

 

“Kita tidak bisa diam kita harus terlibat semuanya stek holder Madina segera duduk bersama menuntaskan polemik di madina saat ini mulai dari tambang rakyat, Rumah sakit Natal, Perusahaan Perkebunan sawit, Hingga Perusahaan Panas Bumi yang ada di bumi gordang sambilan ini,”timpalnya.

 

“Seperti kami di pantai barat saat ini, rumah sakit umum daerah Husni Thamrin Natal baru baru ini SIO abis ini juga suatu permasalahan yang patal harusnya buati Madina mengevaluasi Dirut RS tersebut dan kadis kesehatan Madina,”tutupnya.

(Magrifatulloh).

Berita Terkait

Polsek Tapung Hilir Hasilkan 4 Ton Jagung Pipil – Siap Dijual Ke Bulog Tandun Melalui Bulog Kampar
Kasus Mandek Berbulan-Bulan, Keluarga Satria Aritonang Sebut Janji Pengacara Tinggal Retorika
JEMBATAN PENGHUBUNG ANTARA DESA PINTU RIME DAN DESA PERTIK DI KECAMATAN PINING MEMBUTUHKAN PERHATIAN KITA
KELUARGA ALMARHUM SATRIA ARITONANG TUNTUT PENGEMBALIAN UANG JASA ADVOKAT SEBESAR RP 40 JUTA KARENA DINILAI WANPRESTASI
Tingkatkan Kualitas SDM, Lapas Labuhan Ruku Gelar Pembinaan Pendidikan Bersama PKBM Amanah Alwasliyah Indrapura
Usai Ikrar Pemasyarakatan, Lapas Labuhan Ruku Gerak Cepat Lakukan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Tes Urine Petugas dan Warga Binaan
Pemerintah Desa Lengkese Kawal Penyaluran Bantuan Pangan 2026, Warga Merasa Terbantu
Lapas Kupang Gelar Razia Blok Hunian Gandeng TNI Polri dan BNN, Hasilnya Bersih Tanpa Barang Terlarang

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Belum Dikembalikan! Rp130 Juta Simpanan Anggota KSU KMGR Paya Rentan Desa Kem-Kem Macet

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Satlantas Polres Karo di Bawah AKP Andita Sitepu Tegakkan Disiplin Lalu Lintas & Kesadaran Pajak Kendaraan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:23 WIB

AKP Joni H. Pardede Pimpin Langkah Cepat: Satresnarkoba Polres Karo Amankan 20 Butir Ekstasi di Kabanjahe

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Warga Lega: Pemkab Karo Bergerak Cepat Atasi Genangan & Banjir Sepanjang Jalur Simpang Enam–Lau Dah  

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:25 WIB

Namanya Dicatut Tanpa Izin! Warga Berastepu Laporkan Orang yang Mengaku Wakili 165 KK Pengungsi Sinabung

Rabu, 30 September 2026 - 01:31 WIB

​Uang Simpanan Tak Kunjung Dibayarkan, Anggota Koperasi Mega Gotong Royong Desa Siabang-Abang Gelar Aksi Spontanitas dan Tuntut Keadilan

Minggu, 27 September 2026 - 04:13 WIB

Wakil Rektor II IT&B Indonesia Asprina Br Surbakti (38) Ditemukan Tewas di Kediaman Perumahan Je Khesain — Mobil Dibawa Kabur, Polisi Telusuri Jejak Pelaku

Sabtu, 26 September 2026 - 00:13 WIB

Bupati Karo Hadiri Ibadah Oikumene ASN dan Non-ASN: Tanamkan Nilai Iman dan Integritas dalam Pelayanan

Berita Terbaru