Asam Garam Sekolah Luar Biasa MADINA : Kekurangan Dana Hambat Prodes Belajar dan Pengaktifan Asrama Murid

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Selasa, 24 Juni 2025 - 09:31 WIB

50189 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asam Garam Sekolah Luar Biasa MADINA : Kekurangan Dana Hambat Prodes Belajar dan Pengaktifan Asrama Murid

 

Mandailing Natal- Waspada24.Com. Harapan untuk memaksimalkan proses belajar Siswa di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Mandailing Natal kembali terganjal oleh persoalan klasik : kekurangan dana, Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Mandailing Natal hingga kini belum mampu mengaktifkan asrama, gedung sudah tersedia. Tapi dikarenakan belum ada anggaran, gedung tersebut belum dapat dioperasikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pada Tahun 2025 Sekolah Luar Biasa Negeri yang memiliki 140 siswa berkebutuhan khusus dari berbagai wilayah Panyabungan maupun pedesaan ini sebenarnya telah memiliki bangunan asrama sejak didirikan Namun, tidak adanya biaya operasional membuat asrama tersebut belum bisa difungsikan.

 

“Kami sangat ingin mengaktifkan asrama agar anak-anak yang tinggal jauh dari lokasi sekolah bisa fokus belajar tanpa harus menempuh perjalanan jauh setiap hari,” ujar Kepala Sekolah SLB Negeri Panyabungan, Rabu (24/6/2025).

 

“Bahkan yang lebih memperhatikan banyak orang tua yang sebelumnya komunikasi dengan pihak sekolah yang berasal dari daerah Pantai barat Maupun Mandailing julu harus mengurungkan niat untuk menyekolahkan anaknya di SLBN Madina dikarnakan ketidaksediaan asrama maupun tempat tinggal, tidak mungkin setiap hari harus pulang pergi dari daerah jauh tersebut.” Tambahnya

 

Lain hal tersebut bahkan siswa yang terdaftar saat ini beberapa siswa harus menempuh perjalanan lebih dari 20 kilometer setiap hari. Kondisi ini sering membuat mereka kelelahan, datang terlambat, bahkan terkadang terpaksa absen.

 

“Bayangkan anak-anak tunarungu atau autistik menempuh perjalanan panjang naik ojek atau becak motor. Ini sangat melelahkan bagi mereka. Padahal pembelajaran butuh fokus dan kondisi fisik yang stabil,” jelasnya.

 

“Asrama Ada, Tapi karna keterbatasan, Bangunan asrama yang telah dibangun saat ini hanya menjadi bangunan kosong. Sudah ada kasur, dapur, atau perabot dasar lainnya. Kebutuhan hari- hari seperti makanan harian, minuman serta petugas asrama lah yang belum tersedia karena belum ada anggaran.” Tambahnya

 

“Kami sudah sering diskusi dengan berbagai pihak, Mungkin belum Rezeki anak anak Sekolah, Padahal dengan diaktifkannya asrama, proses belajar mengajar bisa jauh lebih efektif dan lebih efesien” sebutnya kemudian

 

Pengaktifan asrama dinilai penting untuk mendukung perkembangan siswa SLB secara menyeluruh. Dengan tinggal di lingkungan sekolah, siswa bisa mendapatkan pendampingan lebih intensif, terapi rutin, serta waktu belajar yang lebih terstruktur.

 

Pihak sekolah dan orang tua berharap pemerintah maupun perusahaan yang ada di kabupaten Mandailing Natal melalui dana CSR kiranya dapat memperhatikan SLBN anak-anak berkebutuhan khusus yang membutuhkan perhatian lebih.

 

“Kami mohon kepada pemerintah daerah, Provinsi dan para dermawan agar ikut peduli. Jangan biarkan anak-anak luar biasa ini tertinggal hanya karena dana,” tutup kepala sekolah penuh harap.

 

Di tengah keterbatasan, guru dan siswa SLB terus berjuang. Asrama yang seharusnya menjadi rumah kedua masih terkunci karena persoalan anggaran. Kini, mereka hanya bisa berharap akan datangnya perhatian nyata. Sebutnya menutup diskusi.

(Magrifatulloh).

Berita Terkait

Alumni SMANSAKA 1 Kabanjahe Angkatan 1996 Laksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pos Piket Sekolah
Polsek Tapung Hilir Hasilkan 4 Ton Jagung Pipil – Siap Dijual Ke Bulog Tandun Melalui Bulog Kampar
Kasus Mandek Berbulan-Bulan, Keluarga Satria Aritonang Sebut Janji Pengacara Tinggal Retorika
JEMBATAN PENGHUBUNG ANTARA DESA PINTU RIME DAN DESA PERTIK DI KECAMATAN PINING MEMBUTUHKAN PERHATIAN KITA
KELUARGA ALMARHUM SATRIA ARITONANG TUNTUT PENGEMBALIAN UANG JASA ADVOKAT SEBESAR RP 40 JUTA KARENA DINILAI WANPRESTASI
Tingkatkan Kualitas SDM, Lapas Labuhan Ruku Gelar Pembinaan Pendidikan Bersama PKBM Amanah Alwasliyah Indrapura
Usai Ikrar Pemasyarakatan, Lapas Labuhan Ruku Gerak Cepat Lakukan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Tes Urine Petugas dan Warga Binaan
Pemerintah Desa Lengkese Kawal Penyaluran Bantuan Pangan 2026, Warga Merasa Terbantu

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Menteri Imipas Agus Andrianto Audit Remisi dan Cabut PB, Aktivis Nasional: Sudah Sangat Tepat Agar Tidak Terulang Lagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Ahli Waris Bong Kon HO Gugat PT Sebatin, Persoalkan 2.375 Saham dan RUPS Sejak 2006

Kamis, 24 September 2026 - 02:04 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange

Kamis, 17 September 2026 - 21:28 WIB

Kabar Gembira! Febiona & Agnesia Korban Keracunan MBG di Karo Kondisi Membaik, Segera Pulang Akhir Pekan Ini RSCM Bantah Isu Hilang Ingatan & Gangguan Psikotik  

Sabtu, 12 September 2026 - 19:08 WIB

Banjir Melanda Aceh, Mualem Disorot karena Bolak-Balik Kuala Lumpur, Publik Pertanyakan Kepemimpinan

Rabu, 9 September 2026 - 17:35 WIB

Pengamat Apresiasi Polres Cimahi Bongkar Home Industry Tembakau Sintetis, Ratusan Ribu Jiwa Diselamatkan

Selasa, 8 September 2026 - 14:59 WIB

Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029

Senin, 7 September 2026 - 00:07 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!

Berita Terbaru