GARNIZUN dan IMO Sumut Tegaskan Isu Peredaran Narkoba di Lapas Sibolga Adalah Hoaks

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Jumat, 11 Juli 2025 - 10:44 WIB

50202 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sibolga – Sejumlah mantan narapidana yang baru bebas angkat bicara terkait pemberitaan yang menyudutkan Lapas Kelas IIB Sibolga soal dugaan peredaran narkoba dan praktik penipuan berkedok “lodes”.

Mereka membantah keras tudingan tersebut dan menyebut berita itu tidak berdasar alias *hoaks.*

“Saya tiga tahun menjalani hukuman di sana. Selama itu, saya tidak pernah melihat atau mendengar praktik seperti yang dituduhkan media. Tuduhan itu fitnah kejam,” ujar salah satu eks warga binaan yang enggan disebut namanya kepada wartawan, Junat (11/07/2025)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengaku terkejut sekaligus prihatin karena berita tersebut justru menyakiti perjuangan banyak pihak yang telah berupaya memperbaiki citra lembaga pemasyarakatan.

Menurutnya, kehidupan di dalam lapas Sibolga selama ini berlangsung tertib dan diisi dengan banyak kegiatan pembinaan.

Ia berharap media lebih bijak dan tidak mencari sensasi dengan menyebar informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Ketua DPD Gerakan Anti Narkotika dan Zat Adiktif Nasional (GARNIZUN), H. Ardiansyah, S.H., M.H., melalui Humasnya, Aswani Hafit, juga menegaskan bahwa berita tersebut tidak benar.

“Kami justru mengapresiasi kinerja Kalapas Sibolga yang selama ini aktif melakukan pembinaan dan pengawasan ketat terhadap para warga binaan,” katanya.

Ia menilai, penyebaran isu miring semacam ini tidak hanya merusak reputasi institusi, tetapi juga menurunkan semangat para petugas dan warga binaan yang sedang berproses menuju perubahan.

“Hoaks seperti ini harus dilawan bersama. Jangan sampai publik tertipu dengan narasi yang disusun untuk menjatuhkan pihak tertentu,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPW Ikatan Media Online (IMO) Sumatera Utara, H. A. Nuar Rd, menyayangkan adanya media yang terkesan mengejar sensasi demi meningkatkan trafik pembaca, tanpa mempertimbangkan etika jurnalistik.

Ia menilai, media seharusnya menjadi penjernih informasi, bukan justru memperkeruh suasana dengan menyudutkan institusi resmi negara.

“Pemberitaan seperti itu tidak hanya mencemarkan nama baik Lapas Sibolga, tapi juga menciderai profesionalisme jurnalisme itu sendiri. Kami berharap media dapat kembali ke khitahnya sebagai pilar demokrasi yang berintegritas dan mengedepankan kebenaran,” tandasnya.(red)

Berita Terkait

Gencarkan Komsos dan Edukasi Hukum, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Terima Penyerahan Sukarela 1 Pucuk Senjata Api Rakitan Jenis Bowman dari Warga Perbatasan
DPRD Jangan Jadi Stempel Pengusaha THM! Kami Datang Bukan Untuk Didengar, Tapi Untuk Dilaksanakan!
Lanal dan Bea Cukai Gorontalo Gagalkan Penyelundupan 3 Ton Sianida Asal Filipina
Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba
Kasus Penyekapan dan Pelecehan di Sumedang, Upaya Intimidasi Pers Terungkap
Konsistensi Nur Bintang Qurahmi: Santri Asal Takalar Raih Dua Kali Juara 2 Tingkat Nasional
Pengukuhan Datuak Suku Malayu Rambai Manih Jadi Momentum Perkuat Persatuan Kaum
Warung di Wilayah Plered Ini Diduga Jadi Agen Rokok Ilegal, Aparat Diminta Bertindak

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 05:43 WIB

Fast Respon DPW Aceh Sampaikan Selamat kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas Persetujuan Komisi III DPR

Sabtu, 12 September 2026 - 23:51 WIB

Penunjukan Plt Inspektur Aceh Dinilai Sarat Pertanyaan, Konflik Kepentingan Mengemuka

Minggu, 6 September 2026 - 17:49 WIB

Perkuat Layanan Ibu & Anak, Muhammad Nur Dipercaya Pimpin RSIA Banda Aceh

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Pengadaan 71 Paket Buku dan Kitab Dana Otsus Aceh Dipertanyakan, Selisih Harga Capai Dua Kali Lipat

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:49 WIB

UIN Ar-Raniry Seleksi 53 Peserta Internasional dari 12 Negara untuk Penerimaan Mahasiswa Baru

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:18 WIB

Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:51 WIB

Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:29 WIB

Ketua Muhammadyah Aceh A. Malik Musa Sambut Menteri Pendidikan RI di Aceh, 2.000 Sepatu untuk Anak Korban Banjir Disalurkan

Berita Terbaru