Kutacane.Waspada24.com- Empat SPBU se Aceh Tenggata untuk Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di tiga Kecamatan yakni Desa kampung Karo, Kecamatan Babul makmur, Desa Kuning dan Desa Lawe Kecamatan Bambel dan Desa Kampun Melayu, Kecamatan Babussalam Kabupaten Aceh Tenggara.
Dari hasil pantauan awak media beberapa hari yang lalu di empat SPBU, untuk pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) berjalan lancar tanpa kendala. Dimana setiap hari pasokan BBM yang diterima puluhan ton perharinya masuk.

Pasca banjir di Kabupaten Aceh Tenggara untuk Bahan Bakar Mesin sempat macet ada 2 hari BBM. Namun sekarang Bahan Bakar tesebut sudah lancar di setiap SPBU.Tapi kenyataannya di lapangan justru berbeda, sejak beberapa hari antrean masih juga terlihat panjang baik dia kendaraan bermotor mau pun mobil atau becak mesin. Hal tersebut menimbulkan pertanyaan dan kekecewaan dikalangan masyarakat.
Pantauan wartawan waspada.com,selasa.02/12/25 pukul 08.30 WIB. Di SPBU Desa Lawe Kihing. Salah seorang pengendara dari Desa Lawe Sumur, Japarudin, mengeluhkan dan heran kok bisa terjadi antrian setiap hari nya sepanjang jalan di SPBU, sebutnya.
Ia mengaku, dirinya harus mengantri hampir tiga jam untuk mendapatkan BBM subsidi.
“saya sudah hampir tiga jam mengantri baru bisa dapat BBM, tadi saya datang kesini Pukul 06.15 WIB sudah pagi tapi antrian sudah panjang, ini di duga ada di kalangan masyakat menimbun minyak untuk di jual ke Desa-desa,karna di desa penjual membandrol harga 20.000/liter sampai 30.000/liternya,” jelas japar kembali.

Ia berharap kepada Dinas terkait mau pun pada APH agar dapat mencari solusi masalah antrean BBM ini karena antrean ini terjadi hanya di SPBU Aceh Tenggara saja.Kata tokoh masyarakat dari seberang.”Rindu mengatakan ia justru bingung apa yang menjadi penyebab antrean panjang ini kembali terjadi dalam kurun waktu beberapa hari terakhir ini SPBU lancar setiap harinya Mobil Tangki masuk setiap di empat SPBU yang ada di Aceh Tenggara ini.
“Jujur kami bingung juga kenapa antrean kembali terjadi. Padahal pasokan BBM kita masuk setiap hari, Pertalite 16 ton/SPBU dan Pertamax 8 ton/SPBU juga. ataupun sebaliknya. Yang jelas pasokan kita lancar,” ungkapnya.
Laporan(M.Jeni)
Waspada24.com.


































