Eks Napiter Roki Apris Dianto: Anak Jadi Target Mudah Kelompok Radikal, Peran Keluarga Harus Diperkuat

WASPADA24.COM

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:18 WIB

50123 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG || — Mantan narapidana terorisme sekaligus eks anggota NII, Roki Apris Dianto, menyampaikan pandangannya mengenai upaya pencegahan radikalisme pada anak dalam sebuah forum Focus Group Discussion (FGD).

Melalui keterangannya, Rabu (3/12), Roki menekankan bahwa, ancaman radikalisme terhadap pelajar masih perlu diwaspadai. Ia menyinggung kembali insiden ledakan bom di SMAN 72 yang menjadi salah satu bukti bahwa kelompok radikal dapat menyasar anak-anak.

Menurutnya, anak-anak merupakan target yang mudah dipengaruhi karena memiliki karakter yang tulus, mudah percaya, dan rentan terhadap doktrin. “Ketika saya masih berada di lingkaran radikal, kelompok kami memang menjadikan anak usia sekolah sebagai sasaran rekrutmen,” ungkap Roki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa, lingkungan pergaulan memiliki peran penting dalam membentuk cara pandang anak. Lingkungan yang positif akan mendorong anak mencari konten yang bermanfaat di internet. Sebaliknya, lingkungan yang buruk dapat menyeret anak ke konsumsi konten negatif di media sosial. Karena itu, ia menekankan pentingnya kepedulian orang tua dalam memantau pergaulan anak.

Roki juga menyoroti temuan tulisan tertentu pada senjata pelaku dalam kasus bom SMAN 72, yang menurutnya menunjukkan adanya pola ajaran terselubung.

Ia menduga pola-pola tersebut masih berkembang, termasuk pola penyamaran yang kerap diajarkan dalam jaringan NII.

“Terorisme itu seperti ketapel dan tsunami tidak terdeteksi, tapi ketika muncul dampaknya sangat besar,” ujar Roki.

Ia mengingatkan agar kewaspadaan terus ditingkatkan, khususnya untuk melindungi anak-anak dari paparan paham ekstrem.

Sebagai penutup, Roki menyampaikan pesan moral dengan mengutip ajaran Sultan Agung Hanyokrokusumo: “Mangasah mingising budi memasuh malaning bumi” Ia menjelaskan bahwa makna kalimat tersebut adalah pentingnya mengasah budi pekerti untuk membasuh melapetaka di bumi. (Red).

Berita Terkait

Kajian BEM FH UNISBA“Membaca Ulang Pasal-Pasal KUHAP Yang Simpang Siur
Diplomasi Ekonomi Indonesia Melalui BIMP-EAGA, Membangun Kawasan Perbatasan yang Seimbang dan Berdaya Saing
Kepala Rutan Manado Pimpin Jalan Sehat, Bangun Sinergi Kuat Lewat ‘Langkah Sehat, Kinerja Hebat’
FPNM Desak Kapolda NTB Buka Penyidikan Dana BTT Secara Transparan di Tengah Kecurigaan Perlindungan Terhadap Gubernur
Pengawasan Ketat Seleksi Calon Bintara Polri 2026 di Polres Bitung Dimulai

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Платежи в Пин Ап казино: быстрые выводы и надежные способы депозита

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Pinko kazino-nun mobil tətbiqi: harada və necə oynamaq olar?

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Pinko kazino-nun mobil tətbiqi: harada və necə oynamaq olar?

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Pinko kazino oyunçuları üçün ən yaxşı ödəniş üsulları

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Как начать играть в пин ап казино: полезные советы для новичков

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Пинко казино: жаңы оюндарды тандоо боюнча кыска нускамалар

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Как получить доступ к пин ап казино: секреты быстрой регистрации

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Топ игры в Пин Ап Казино: слоты, живые столы и лучшие функции

Berita Terbaru

REGIONAL

Pinko kazino-nun mobil tətbiqi: harada və necə oynamaq olar?

Selasa, 13 Okt 2026 - 21:45 WIB

REGIONAL

Pinko kazino-nun mobil tətbiqi: harada və necə oynamaq olar?

Selasa, 13 Okt 2026 - 21:45 WIB