Aceh Tenggara — Pemerintah Desa Kampung Melayu Gabungan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) sebagai langkah strategis dalam menyusun rencana pembangunan desa tahun anggaran mendatang. Kegiatan tersebut berlangsung di balai desa dan dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari Muspika, Inspektorat,Bapeda, pendamping desa, hingga tokoh masyarakat dan perwakilan warga. Senin(22/¹2/2025).
Suasana musyawarah tampak berlangsung tertib dan partisipatif. Warga diberikan ruang untuk menyampaikan usulan prioritas pembangunan yang sebelumnya telah dihimpun melalui Musyawarah Dusun (Musdus). Aspirasi tersebut kemudian dibahas bersama untuk disepakati sebagai program pembangunan desa.

Pengulu Kute Kampung Melayu Gabungan, Hajidinsah, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musrenbangdes merupakan agenda tahunan yang sangat penting dalam memastikan pembangunan desa berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Musrenbangdes ini rutin kita laksanakan setiap tahun. Seluruh usulan yang dibahas hari ini sudah dianggarkan dan merupakan hasil penyerapan aspirasi masyarakat yang sebelumnya disampaikan melalui Musdus,” ujar Hajidinsah.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Muspika, Inspektur, perwakilan Bapeda serta pendamping desa menjadi bentuk pengawasan dan pendampingan agar perencanaan pembangunan desa berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk kesepakatan bersama, sekaligus komitmen pemerintah desa dan seluruh pihak untuk mengawal hasil Musrenbangdes demi kemajuan Kampung Melayu Gabungan.
Peliput : Jamal B


































