Bupati Madina Makan Bersama Warga Gunung Baringin Marpinggan Bulung

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:56 WIB

50205 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panyabungan Timur, Waspada24.com- Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution dan warga Kelurahan Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, makan bersama dengan menggunakan daun pisang sebagai pengganti piring (marpinggan bulung).

 

Suasana sederhan dan akrab itu terjadi di sela-sela acara panen raya yang berlangsung di kelurahan tersebut, tepatnya di sawah yang ada di sampaing SMAN 1 Panyabungan Timur pada Rabu, 27 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Marpinggan bulung merupakan salah satu kearifan lokal saat musim panen. Dulunya, masyarakat saling bantu ketika ada tetangga atau famili yang panen. Saat makan, biasanya tuan rumah akan menyajikan nasi dan lauk dengan daun pisang sebagai pengganti piring.

 

Bupati Saipullah menjelaskan, panen ini direncanakan tahun lalu saat pemerintah membagikan benih padi varietas Inpari 32 kepada kelompok tani yang ada di Panyabungan Timur.

 

“Alhamdulillah kita lihat hari ini serentak, bahkan mungkin ada yang memulai tapi secara simbolis kita lakukan hari ini dan memang kita lihat padinya juga cukup unggul dan mudah-mudahan hasilnya bisa menaikkan IP kita,” kata dia.

 

Lebih lanjut, Bupati Saipullah menjelaskan, pemerintah juga menyalurkan pupuk kepada kelompok tani (poktan) penerima bibit. Ini merupakan langkah pemerintah memotong mata rantai penyaluran sehingga tidak menyulitkan petani.

 

“Dengan memotong mata rantai yang begitu panjang, maka produktivitas hasil pertanian meningkat, kemudian jadwal panennya juga akan bisa terlaksana sesuai dengan yang kita rencanakan,” ujar dia.

 

Di sisi lain, meskipun ada sekitar 8.000 hektare lahan sawah yang terdampak banjir, Saipullah optimistis kebutuhan beras saat Ramadan dan Idulfitri nanti terpenuhi. Terlebih, secara statistik Madina surplus beras. “Nah, harapan kita surplus itu bisa menutupi di masa kita yang sulit ini,” tutup dia.

 

Plt. Kepala Dinas Pertanian Madina Taufik Zulhandra Ritonga menjelaskan, varietas Inpari 32 bisa juga ditanam untuk lahan kering atau yang sering disebut padi gogo. “Waktu itu ada bantuan untuk 143 hektare, enam desa, dengan jumlah 3,7 ton. Dari luasan itu, 48 hektare ada di Gunung Baringin,” kata dia.

 

Taufik juga mengaku optimistis ketersediaan beras pada masa Ramadan dan Idulfitri terpenuhi. Sebab, tiga bulan ke depan secara berurutan Kecamatan Panyabungan Timur, Kecamatan Siabu, dan kawasan Mandailing Julu masuk masa panen.

 

Darwin, tokoh masyarakat setempat mengaku bangga melihat kedekatan Bupati Saipullah dengan masyarakat. Dia pun berharap bantuan pada sektor pertanian dan perkebunan terus berlanjut.

 

“Kalau boleh minta, kami ingin mendapat bantuan lagi, baik itu bibit durian, manggis, atau yang lainnya karena itu sangat bermanfaat bagi masyarakat,” kata dia.

 

Perwakilan Poktan Sapadan berterima kasih atas respons cepat Pemkab Madina membangun bendungan dan irigasi sehingga sawah yang selama ini dimanfaatkan untuk kebun bisa digunakan kembali menanam .

(Magrifatulloh).

Berita Terkait

Profesor Dr Sutan Nasomal,SH,MH Harapkan Konferensi XXIII PGRI Cabang Pulau Banyak Tahun 2026: Perkuat Solidaritas Guru, Wujudkan Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas
Alumni SMANSAKA 1 Kabanjahe Angkatan 1996 Laksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pos Piket Sekolah
Polsek Tapung Hilir Hasilkan 4 Ton Jagung Pipil – Siap Dijual Ke Bulog Tandun Melalui Bulog Kampar
Kasus Mandek Berbulan-Bulan, Keluarga Satria Aritonang Sebut Janji Pengacara Tinggal Retorika
JEMBATAN PENGHUBUNG ANTARA DESA PINTU RIME DAN DESA PERTIK DI KECAMATAN PINING MEMBUTUHKAN PERHATIAN KITA
KELUARGA ALMARHUM SATRIA ARITONANG TUNTUT PENGEMBALIAN UANG JASA ADVOKAT SEBESAR RP 40 JUTA KARENA DINILAI WANPRESTASI
Tingkatkan Kualitas SDM, Lapas Labuhan Ruku Gelar Pembinaan Pendidikan Bersama PKBM Amanah Alwasliyah Indrapura
Usai Ikrar Pemasyarakatan, Lapas Labuhan Ruku Gerak Cepat Lakukan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Tes Urine Petugas dan Warga Binaan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:42 WIB

DPRD Jangan Jadi Stempel Pengusaha THM! Kami Datang Bukan Untuk Didengar, Tapi Untuk Dilaksanakan!

Senin, 21 September 2026 - 19:08 WIB

Lanal dan Bea Cukai Gorontalo Gagalkan Penyelundupan 3 Ton Sianida Asal Filipina

Jumat, 11 September 2026 - 21:35 WIB

Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Kasus Penyekapan dan Pelecehan di Sumedang, Upaya Intimidasi Pers Terungkap

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:24 WIB

Konsistensi Nur Bintang Qurahmi: Santri Asal Takalar Raih Dua Kali Juara 2 Tingkat Nasional

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:04 WIB

Pengukuhan Datuak Suku Malayu Rambai Manih Jadi Momentum Perkuat Persatuan Kaum

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:46 WIB

Warung di Wilayah Plered Ini Diduga Jadi Agen Rokok Ilegal, Aparat Diminta Bertindak

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:36 WIB

Taufik Hidayat (TH) Kembali Tenar, LP Dari Korban Lainnya “SAA” Ditangani Unit PPA Polresta Bandung

Berita Terbaru