Bitung | Waspada24.com – Jajaran Polres Bitung menerjunkan sebanyak 225 personel ke berbagai penjuru jalan raya untuk menggelar pengamanan arus lalu lintas dan strong point pada Senin (19/10/26) pagi.
Aksi pengamanan lapangan yang berlangsung intensif sejak pukul 06.30 hingga 08.00 WITA tersebut dipimpin secara langsung oleh Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., S.H., M.H., bersama Wakapolres Bitung.
Langkah ini diambil kepolisian untuk mengantisipasi potensi kemacetan parah serta menekan angka kecelakaan di titik-titik yang mengalami lonjakan mobilitas warga saat memulai aktivitas harian.
Petugas menyebar dan bersiaga di lokasi-lokasi krusial, mulai dari persimpangan jalan utama, pusat keramaian warga, perlintasan menuju sekolah, kawasan pasar tradisional, hingga area sekitar pelabuhan.
Guna memastikan pengamanan menjangkau seluruh penjuru kota, skema penugasan dibagi ke dalam tiga area beat, yakni Beat 1 (Sagerat, Girian, kawasan sekolah, serta persimpangan utama), Beat 2 (Pinokalan, Girian, Kadoodan, pusat pemerintahan, dan simpang strategis), serta Beat 3 (pusat kota, sekolah, pelabuhan, Pateten, Aertembaga, dan Pasar Winenet).
Selama bertugas, para personel tidak hanya fokus mengurai antrean kendaraan, tetapi juga aktif membantu warga menyeberang jalan terutama anak-anak sekolah dan warga lanjut usia serta memandu pengguna jalan yang membutuhkan pertolongan.
Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho menegaskan bahwa penempatan ratusan personel ini merupakan bentuk pelayanan nyata kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Bitung.
“Kehadiran personel di jalan bukan hanya untuk mengatur arus lalu lintas, tetapi juga melindungi, membantu, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami ingin memastikan anak-anak dapat berangkat ke sekolah dengan aman, para lansia dan anak-anak mendapatkan bantuan saat menyeberang, dan seluruh pengguna jalan dapat beraktivitas dengan tertib dan nyaman,”
tegas Arie.
Arie menambahkan bahwa dirinya telah menginstruksikan seluruh jajaran agar menjalankan tugas dengan pendekatan humanis, disiplin, dan responsif, sembari mengajak masyarakat untuk terus mematuhi aturan lalu lintas serta mengutamakan keselamatan pejalan kaki.
“Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab kita bersama,”
pungkas Arie menutup penjelasannya usai memantau langsung kehadiran anggota dan perwira pengendali di lapangan hingga kegiatan berakhir dalam situasi aman serta kondusif. (74M)
































