Ketua LSM KPKN Angkat Bicara Besar Dugaan Kasus Pengoplosan Beras Oknum Bulog Aceh Tenggara Terlibat

WASPADA24

- Redaksi

Sabtu, 5 April 2025 - 13:19 WIB

50855 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane,waspada24.com-Tiem Polres Aceh Tenggara membongkar praktik pengoplosan dan pengemasan ulang beras menir menjadi beras serang di UD Kamsia Jaya Tani jalan Kutacane-Medan Desa Terutung Seprai Kecamatan Bambel Aceh Tenggara.Rabu.02/04/25 malam pukul.00.30 WIB dini hari.

Pelaku mengoplos beras dan supir truk tersebut sudah diamankan dipolres Aceh Tenggara. Beras menir dan beras serang di campur menjadi beras serang, kemudian dijual ke Bulog hingga mencapai ratusan ton sudah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Itulah besar dugaan Ketua Lsm KPK-N Kabupaten Aceh Tenggara, Junaidi adanya permainan oknum Bulog dengan UD Kamsia Jaya Tani, hal itu diungkapkannya jumat malam.04/04/25 sekitar pukul 22.30 WIB di kantor Sekretariat KPK-N Jalan Pasar Baru Desa Pulonas Baru Kecamatan Lawe Bulan Aceh Tenggara kepada wartawan.

Kata Junaidi, apakah orang buloq tidak melihat beras tersebut padahal didalam UUD pangan sudah jelas terlihat,Derajat sosoh 95% kadar Air maksimal 14%. Butir patah 25%.menir 2% kenapa semudah itu pihak buloq menerimanya.Aneh bin ajaib juga terlihat.Kok bisa beras oplosan masuk ke Bulog,jelas junaidi.wartawan Waspada24.com.

Apakah buloq Aceh Tenggara tidak ada mempunyai ukuran standar pembelian bahan seharusnya jika pun Bulog membeli beras dari luar, atau dari UD Kamsia Jaya Tani mendapatkan beras ini, jelas Junaidi.

“LSM KPKN mencurigai atau menduga adanya permainan oknum Bulog dengan UD Kamsia Jaya Tani. Dari siapa dia dapat beras ini, apakah semudah itu Bulog menerima atau membeli beras dari luar. Kita mintai pertanggung jawaban. kok bisa Bulog membeli beras dari luar tanpa ada pengujian untuk kualitas terlebih dahulu,” jelasnya

Apalagi kemudian beras menir yang dioplos dengan beras serang ini bakal dijual lagi oleh Bulog ke Masyarakat. Ini akan sangat merugikan.Negara dan masyarakat selaku konsumen.

Sebelumnya, gudang beras oplosan milik UD Kamsia Jaya Tani di Desa Terutung Seperai Kecamatan Bambel di gerebek,tiem Polres Aceh Tenggara. Sebanyak 21 ton beras oplosan didalam mobil truk puso nomor polisi BL 8302 H diamankan Pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Iptu Bagus Pribadi saat dikonfirmasi membenarkan adanya penggerebekan gudang beras oplosan di jalan Kutacane-Medan Desa Terutung Seprai Kecamatan Bambel Kabupaten Aceh Tenggara.

“Saat ini pelaku dan barang bukti beras oplosan sudah dibawa ke Polres Aceh Tenggara untuk dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut.” Jelas Iptu Bagus.

Iptu Bagus menyebut, beras yang dioplos yakni beras menir seberat 50 Kg dan beras serang 50 kg untuk dijadikan beras serang, setelah dioplos beras tersebut dijual ke Bulog.

Pelaku menjual beras oplosan tersebut ke bulog mulai dari bulan februari sampai maret 2025 lebih kurang 400 ton. Berarti untuk satu bulan pengoplosan beras menir menjadi beras serang lebih kurang 200 ton perbulan. Jelasnya.

Pinta ketua Lsm KPKN pada.Aparat penegak hukum(APH) Aceh Tenggara usud tuntus masalah kasus pengoplosan beras di UD kamsia jaya tani,karna pihak-pihak tersebut merugiakan uang Negara dan mencari keuntungan yang banyak,kami dari lsm tetap mengikuti kasus ini sampai tuntas.Jelas junaidi.( M jeni.)

Berita Terkait

Jumat Berkah, Sentuhan Kasih Kapolres Aceh Tenggara Hangatkan Hati Anak Yatim Piatu
Polres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Warakauri dan Purnawirawan Polri
DPRA Apresiasi Sinergi Satres Narkoba, Intelkam, dan Reskrim di Aceh Tenggara
Transaksi Sabu di Warung Tutup Terbongkar, Pria di Aceh Tenggara Diamankan Sat Resnarkoba Polres Agara
Pinta Masyarakat Empat Kecamatan Pada Pemerintah Pusat Segera Perbaiki Jembatan Putus di Terjang Banjir.
Pasca Banjir Bandang Warga Aceh Tenggara Minta Pemerintah Pusat Segera Perbaiki Jembatan Putus
Polres Agara Amankan Oknum Guru, Sabu 0,27 Gram Jadi Barang Bukti
Sat Resnarkoba Polres Agara Ungkap Kasus Sabu, 0,86 Gram Diamankan Dari Seorang Pria di Darul Hasanah

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 01:28 WIB

Dari Bantaran Sungai Brantas, TNI Hadir Bangun Jembatan Harapan Warga Malang

Jumat, 17 April 2026 - 20:25 WIB

Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62

Rabu, 15 April 2026 - 17:25 WIB

Kebenaran Akhirnya Terungkap: Mantan Warga Binaan Tegaskan Berita Negatif Sebuah Media Online Terhadap Lapas Narkotika Pematangsiantar Adalah Hoaks

Senin, 13 April 2026 - 18:53 WIB

Gelanggang Ayam “Vallas Arena” Rumbai Barat, Pengelola: Kami Tidak Menyediakan Tempat Untuk Berjudi

Senin, 13 April 2026 - 18:31 WIB

Marjani Ajukan Keberatan ke KPK, Kuasa Hukum Nilai Penetapan Tersangka Tidak Sah

Sabtu, 11 April 2026 - 20:01 WIB

Yudi Suseno Lantik Pejabat Administrator, Tekankan Komitmen Kerja dan Anti Zona Nyaman

Jumat, 10 April 2026 - 20:32 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Jumat, 10 April 2026 - 16:07 WIB

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!