Diduga Abaikan K3, Proyek Revitalisasi SMA Negeri 1 Lawe Alas Disorot — Kepala Sekolah WY Bisa Dijerat UU

WASPADA24

- Redaksi

Jumat, 26 September 2025 - 13:16 WIB

50203 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek revitalisasi SMA Negeri 1 Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara, yang dibiayai dari APBN Tahun 2025 senilai Rp 388.791.000 kini menuai sorotan publik. Program pembangunan yang mencakup laboratorium komputer dan toilet sekolah tersebut diperkirakan berlangsung selama 120 hari kalender, mulai 12 Agustus 2025.

Namun, pantauan langsung LSM DPD Wadah Generasi Anak Bangsa (WGAB) bersama wartawan menemukan dugaan pelanggaran serius di lapangan. Pekerja terlihat tidak menggunakan perlengkapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) seperti helm proyek, sepatu safety, maupun alat pelindung diri (APD) lainnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua WGAB, Samsul Bahri, menegaskan dugaan bahwa kelalaian ini berawal dari tidak adanya penyediaan peralatan K3 oleh pihak sekolah selaku pengelola anggaran. “Kami menduga peralatan K3 tidak diberikan oleh Kepala Sekolah WY sebagai pengguna anggaran. Saat kami konfirmasi ke pekerja, jawabannya jelas: ‘Ya pak, gak pakai sepatu soalnya sepatunya gak ada,’ kata salah seorang pekerja di lokasi,” ungkap Samsul Bahri.

Menurutnya, pengakuan pekerja ini memperkuat dugaan bahwa pihak sekolah lalai memenuhi kewajiban dalam mengalokasikan dana untuk perlengkapan keselamatan kerja.

Kepala Sekolah WY sebagai Pengguna Anggaran

Sebagai Pengguna Anggaran (PA), Kepala SMA Negeri 1 Lawe Alas berinisial WY bertanggung jawab penuh terhadap jalannya proyek. Hal ini ditegaskan dalam sejumlah regulasi:

1. PP Nomor 45 Tahun 2013 tentang Tata Cara Pelaksanaan APBN

Pasal 8 ayat (1): PA wajib melaksanakan kegiatan secara tertib, taat aturan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab.

Pasal 11 ayat (2): PA bertanggung jawab penuh terhadap teknis, administrasi, serta keselamatan kerja.

2. UU Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja

Pasal 3 ayat (1): Penanggung jawab wajib menyediakan APD bagi pekerja.

Pasal 14 ayat (1): Lalai menyediakan APD dapat dikenai sanksi pidana.

3. PP Nomor 50 Tahun 2012 tentang SMK3

Proyek bernilai di atas Rp 100 juta wajib menerapkan sistem manajemen K3. Dengan nilai Rp 388 juta, proyek ini jelas masuk kategori wajib.

4. UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

Pasal 45 ayat (1): Satuan pendidikan wajib menyediakan sarana prasarana yang aman dan nyaman.

5. KUHP Pasal 359

Kelalaian yang mengakibatkan orang lain luka atau meninggal dapat dijerat pidana.

Potensi Sanksi untuk WY

Jika terbukti benar, Kepala Sekolah WY dapat dikenakan:

Sanksi Administratif

Teguran, penghentian kegiatan, penundaan pencairan dana, hingga pencopotan jabatan (PP 45/2013 Pasal 12).

Audit khusus oleh Inspektorat, Dinas Pendidikan, hingga BPK.

Sanksi Pidana

UU No. 1 Tahun 1970 Pasal 15: Pidana kurungan 3 bulan atau denda jika lalai menyediakan K3.

Pasal 359 KUHP: Bisa dipidana jika kelalaian mengakibatkan kecelakaan kerja.

Bila ada penyalahgunaan anggaran, kasus ini dapat naik ke ranah Tipikor.

Desakan LSM dan Publik

Samsul Bahri menegaskan bahwa proyek dengan dana APBN tidak boleh dijalankan sembarangan. “WY sebagai pengguna anggaran wajib mempertanggungjawabkan hal ini. Tidak ada alasan pekerja dibiarkan tanpa perlengkapan K3. Ini pelanggaran serius,” katanya.

Masyarakat Lawe Alas juga meminta agar Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara segera turun tangan menyelidiki kasus ini. Menurut mereka, keterlibatan aparat penegak hukum sangat penting agar dana negara benar-benar digunakan sesuai aturan, bukan sebaliknya menjadi ajang kelalaian yang membahayakan nyawa pekerja.

Media akan terus mengawal perkembangan proyek ini, termasuk kemungkinan langkah hukum yang akan diambil Kejaksaan terhadap dugaan pelanggaran K3 yang menyeret nama Kepala Sekolah WY.

Berita ini telah di konfirmasi melalui via WhatsApp ceklis 2 tidak ada jawaban sama sekali.

(Tim)

Berita Terkait

Kapolres Aceh Tenggara Kunjungi Lapas Kelas II B Kutacane Untuk Perkuat Antara Intansi
Kapolres Aceh Tenggara Motivasi Pelajar di SMPN 1 Kutacane Gantungkan Cita-cita Setinggi Langit
CMA Batch 19: Melahirkan Profesional Akuntansi Manajemen Berkelas Dunia
Usai Dua Jam Diringkus Pengedar. Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Berhasil Meringkus Pemasok Sabu
Kapolres Aceh Tenggara Gelar Silaturahmi Dengan Generasi Muda.Temu Ramah Bersama OKP Cipayung Plus
Jalan Nasional Kutacane – Batas Sumut Renggut Nyawa pelajar, APH Diminta usut Rutin Satker PPK 3.5 BPJN Aceh
Kapolres Aceh Tenggara Perkuat Dunia Pendidikan Lewat Kunjungan ke SMP Negeri 1 Kutacane
BPJN Aceh Satker PPK 35 Patching Jalan Nasional Agara Batas Sumut Diduga Asal Jadi

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:58 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Simalungun Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial untuk 200 Warga

Selasa, 5 Mei 2026 - 02:51 WIB

Sigap Dan Humanis: Polsek Gunung Malela Amankan Odgj Yang Gali Kuburan, Koordinasi Lintas Instansi Untuk Penanganan Terbaik

Kamis, 23 April 2026 - 22:55 WIB

Polsek Gunung Malela Bongkar Jaringan Kriminal Serbabisa, Kapolres Simalungun Apresiasi Kerja Tim: “Salam Presisi!”

Jumat, 10 April 2026 - 23:33 WIB

Andres Siringo-ringo Tak Berkutik — Polsek Perdagangan Gerak Cepat Bekuk Tersangka Penggelapan Dump Truck Rp 200 Juta Dan Amankan Barang Bukti

Jumat, 10 April 2026 - 23:28 WIB

Polsek Gunung Malela Bantah Tuduhan Human Trafficking Di King Spa — Razia Resmi Buktikan Tidak Ada Pelanggaran, Kapolsek Minta Barahati Buat Laporan Resmi Bukan Konferensi Pers

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:05 WIB

Sapa Ramadhan Door To Door Kapolres Simalungun Berbuka Puasa Bersama Salurkan Tali Asih kepada Anak-anak Yatim Piatu serta Kaum Duafa

Sabtu, 22 November 2025 - 16:53 WIB

Petugas Lapas Narkotika Pematangsiantar Gagalkan Penyelundupan 10 Paket Sabu Lewat Kiriman Paket JNE

Selasa, 4 November 2025 - 15:53 WIB

Polres Simalungun Kian Tegas Perangi Narkoba, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan untuk Proses Hukum

Berita Terbaru

REGIONAL

TG.Casino: Schnelle Slots und Sofortgewinne für unterwegs

Rabu, 5 Agu 2026 - 00:06 WIB

REGIONAL

Coronavirus disease 2019

Selasa, 4 Agu 2026 - 22:14 WIB

REGIONAL

cw-check-https://test.com/

Selasa, 4 Agu 2026 - 22:09 WIB