Kelalaian Manajer BOS Dinas Pendidikan Dinilai Sebagai Pemicu Maraknya Penyalahgunaan Dana BOS di MADINA

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Senin, 23 Juni 2025 - 06:50 WIB

50171 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelalaian Manajer BOS Dinas Pendidikan Dinilai Sebagai Pemicu Maraknya Penyalahgunaan Dana BOS di MADINA

 

Madina Waspada24.Com– Maraknya Penyalahgunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kembali mencuat di sejumlah sekolah negeri di Kabupaten Mandailing Natal, Dugaan tersebut dinilai bukan omon – omon semata, pasalnya banyaknya pemberitaan/pemeriksaan pihak berwajib terkait Penyalahgunaan dana bos di Mandailing Natal yang menyeret beberapa oknum kepala sekolah merupakan satu bukti akan lalainya peran Dinas Pendidikan Daerah (Manager Bos ) sebagai pengawas dan pemberi arahan tentang penggunaan dana Bantuan operasional sekolah di Mandailing Natal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Salah satunya sorotan utama kini tertuju pada banyak sekolah dengan fasilitas sangat memprihatikan hingga tidak layak pakai serta penggunaan dana bos di hampir sekolah dimandailing Natal yang dinilai tidak transparan juga banyaknya titipan barang diduga kuat ada intervensi dari dinas pendidikan (Manager Bos), hal tersebut sejalan dengan hasil investigasi dilapangan ketika menjumpai beberapa kepala sekolah” sebut Hapsin di Panyabungan (23 Juni 2025).

 

Berdasarkan hal tersebut Hapsin Nasution menilai pihak Dinas Pendidikan MADINA khususnya manajer BOS dinilai lalai dalam melakukan pengawasan dan pembinaan Sekolah Sekolah yang ada di Kabupaten Mandailing Natal, Hal tersebut sangat memprihatinkan”. sebut Hapsin

 

“Selanjutnya berdasarkan hasil penelusuran banyak ditemukan indikasi penyalahgunaan dana BOS tahun anggaran 2024. Dana yang semestinya digunakan untuk keperluan operasional sekolah, seperti pengadaan alat tulis, perawatan fasilitas, hingga pembayaran honor guru honorer, justru banyak dugaan digunakan untuk keperluan pribadi dan tidak sesuai peruntukan”. Sebut Hapsin Melanjutkan Wawancara

 

“Kami menilai lemahnya sistem kontrol dan evaluasi dari pihak Dinas Pendidikan, terutama dari manajer BOS, menjadi faktor utama. Banyak laporan realisasi penggunaan diduga tidak diperiksa secara menyeluruh, dan kontrol maupun pengawasan ke sekolah-sekolah diduga hampir tidak dilakukan sesuai dengan Tufoksi Manager BOS itu sendiri “. lanjutnya

 

Praktik ini menimbulkan kekhawatiran dari masyarakat dan para pemerhati pendidikan. Hapsin mendesak agar Dinas Pendidikan maupun Bupati Mandailing Natal segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan dana BOS dan memberikan sanksi tegas maupun memecat manajer BOS yang dinilai lalai.

 

“Manajer BOS seharusnya menjadi garda terdepan dalam mengawal penggunaan dana ini. Ketika pengawasan lemah, maka celah penyimpangan akan terbuka lebar,” kata Hapsin (Pengurus DPD KNPI Madina ini)

 

Selanjutnya Kepala Dinas Pendidikan Mandailing Natal sebagai penjamin

terlaksannya proses pendidikan sekolah- sekolah yang ada diwilayahnya, Bupati maupun kadis pendidikan diminta segera mengevaluasi dan segera melakukan penataan ulang penggunaan dana BOS, tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merugikan generasi bangsa sebagai pilar masa depan khususnya di Mandailing Natal”.Sebut Hapsin menutup diskusinya dengan media

(Magrifatulloh).

Berita Terkait

Alumni SMANSAKA 1 Kabanjahe Angkatan 1996 Laksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pos Piket Sekolah
Polsek Tapung Hilir Hasilkan 4 Ton Jagung Pipil – Siap Dijual Ke Bulog Tandun Melalui Bulog Kampar
Kasus Mandek Berbulan-Bulan, Keluarga Satria Aritonang Sebut Janji Pengacara Tinggal Retorika
JEMBATAN PENGHUBUNG ANTARA DESA PINTU RIME DAN DESA PERTIK DI KECAMATAN PINING MEMBUTUHKAN PERHATIAN KITA
KELUARGA ALMARHUM SATRIA ARITONANG TUNTUT PENGEMBALIAN UANG JASA ADVOKAT SEBESAR RP 40 JUTA KARENA DINILAI WANPRESTASI
Tingkatkan Kualitas SDM, Lapas Labuhan Ruku Gelar Pembinaan Pendidikan Bersama PKBM Amanah Alwasliyah Indrapura
Usai Ikrar Pemasyarakatan, Lapas Labuhan Ruku Gerak Cepat Lakukan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Tes Urine Petugas dan Warga Binaan
Pemerintah Desa Lengkese Kawal Penyaluran Bantuan Pangan 2026, Warga Merasa Terbantu

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Menteri Imipas Agus Andrianto Audit Remisi dan Cabut PB, Aktivis Nasional: Sudah Sangat Tepat Agar Tidak Terulang Lagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Ahli Waris Bong Kon HO Gugat PT Sebatin, Persoalkan 2.375 Saham dan RUPS Sejak 2006

Kamis, 24 September 2026 - 02:04 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange

Kamis, 17 September 2026 - 21:28 WIB

Kabar Gembira! Febiona & Agnesia Korban Keracunan MBG di Karo Kondisi Membaik, Segera Pulang Akhir Pekan Ini RSCM Bantah Isu Hilang Ingatan & Gangguan Psikotik  

Sabtu, 12 September 2026 - 19:08 WIB

Banjir Melanda Aceh, Mualem Disorot karena Bolak-Balik Kuala Lumpur, Publik Pertanyakan Kepemimpinan

Rabu, 9 September 2026 - 17:35 WIB

Pengamat Apresiasi Polres Cimahi Bongkar Home Industry Tembakau Sintetis, Ratusan Ribu Jiwa Diselamatkan

Selasa, 8 September 2026 - 14:59 WIB

Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029

Senin, 7 September 2026 - 00:07 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!

Berita Terbaru