Tambang Emas Ilegal di Pulo Padang Diduga Masih Marak, Penegakan Hukum Dipertanyakan

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Rabu, 10 September 2025 - 04:05 WIB

50216 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspada24.com Mandailing Natal – Aktivitas tambang emas ilegal di kawasan Pulo Padang, (Mtri) Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal, kembali menjadi sorotan publik. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kegiatan penambangan tanpa izin tersebut masih marak dan diduga dikendalikan oleh seorang pemain berinisial A.

 

Meski aktivitasnya sudah lama berlangsung, hingga kini belum terlihat adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum (APH). Hal ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat. Banyak yang menduga adanya “kebal hukum” yang dinikmati oleh pihak tertentu sehingga aktivitas tambang ilegal di lokasi tersebut seakan tidak tersentuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kalau tambang rakyat kecil biasanya cepat ditindak, tapi kalau yang besar-besar, kok seperti dibiarkan. Ada apa dengan APH kita di Madina? Jangan-jangan karena ada permainan atau suap,” ungkap salah seorang warga setempat yang enggan disebut namanya.

 

Padahal, aktivitas tambang emas ilegal berpotensi merusak lingkungan, meracuni sungai dengan bahan kimia berbahaya, serta mengancam kehidupan masyarakat sekitar.

 

Sejumlah aktivis lingkungan di Kabupaten Madina mendesak agar aparat kepolisian, kejaksaan, dan pemerintah daerah segera turun tangan menertibkan tambang ilegal tersebut. Mereka juga meminta agar dugaan adanya “main mata” antara pemain tambang dan oknum aparat benar-benar diusut tuntas.

 

“Kalau dibiarkan terus, masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada aparat. Kita butuh penegakan hukum yang adil tanpa pandang bulu,” tegas seorang aktivis.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait dari aparat penegak hukum belum memberikan keterangan resmi mengenai maraknya aktivitas tambang ilegal di Pulo Padang tersebut.

(Magrifatulloh).

Berita Terkait

Alumni SMANSAKA 1 Kabanjahe Angkatan 1996 Laksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pos Piket Sekolah
Polsek Tapung Hilir Hasilkan 4 Ton Jagung Pipil – Siap Dijual Ke Bulog Tandun Melalui Bulog Kampar
Kasus Mandek Berbulan-Bulan, Keluarga Satria Aritonang Sebut Janji Pengacara Tinggal Retorika
JEMBATAN PENGHUBUNG ANTARA DESA PINTU RIME DAN DESA PERTIK DI KECAMATAN PINING MEMBUTUHKAN PERHATIAN KITA
KELUARGA ALMARHUM SATRIA ARITONANG TUNTUT PENGEMBALIAN UANG JASA ADVOKAT SEBESAR RP 40 JUTA KARENA DINILAI WANPRESTASI
Tingkatkan Kualitas SDM, Lapas Labuhan Ruku Gelar Pembinaan Pendidikan Bersama PKBM Amanah Alwasliyah Indrapura
Usai Ikrar Pemasyarakatan, Lapas Labuhan Ruku Gerak Cepat Lakukan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Tes Urine Petugas dan Warga Binaan
Pemerintah Desa Lengkese Kawal Penyaluran Bantuan Pangan 2026, Warga Merasa Terbantu

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Menteri Imipas Agus Andrianto Audit Remisi dan Cabut PB, Aktivis Nasional: Sudah Sangat Tepat Agar Tidak Terulang Lagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Ahli Waris Bong Kon HO Gugat PT Sebatin, Persoalkan 2.375 Saham dan RUPS Sejak 2006

Kamis, 24 September 2026 - 02:04 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange

Kamis, 17 September 2026 - 21:28 WIB

Kabar Gembira! Febiona & Agnesia Korban Keracunan MBG di Karo Kondisi Membaik, Segera Pulang Akhir Pekan Ini RSCM Bantah Isu Hilang Ingatan & Gangguan Psikotik  

Sabtu, 12 September 2026 - 19:08 WIB

Banjir Melanda Aceh, Mualem Disorot karena Bolak-Balik Kuala Lumpur, Publik Pertanyakan Kepemimpinan

Rabu, 9 September 2026 - 17:35 WIB

Pengamat Apresiasi Polres Cimahi Bongkar Home Industry Tembakau Sintetis, Ratusan Ribu Jiwa Diselamatkan

Selasa, 8 September 2026 - 14:59 WIB

Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029

Senin, 7 September 2026 - 00:07 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!

Berita Terbaru