Pedagang Enggan Pindah, Bupati Gratiskan Sewa Los Pasar Tapanuli 

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Sabtu, 27 September 2025 - 02:41 WIB

50171 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang Enggan Pindah, Bupati Gratiskan Sewa Los Pasar Tapanuli

 

Waspada24.com, Panyabungan – Masih banyaknya pedagang yang enggan pindah berjualan dari jalan lingkar Pasar Lama (Pasar Kuliling) ke Pasar Tapanuli di Kelurahan Kayujati, Panyabungan, membuat Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengambil langkah strategis dengan menggratiskan biaya sewa los di pasar yang baru beroperasi sekitar tiga bulan itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pembebasan biaya sewa itu disampaikan Bupati Saipullah dalam acara dialog pedagang dengan pemerintah di Pasar Kuliling, Panyabungan, pada Jumat, 26 September 2025. Dalam kesempatan itu, para pedagang menyampaikan beberapa kondisi yang mereka hadapi sehingga memilih tidak pindah.

 

“Sewa los bagi pedagang sayur dan kue-kue basah gratis sampai akhir tahun. Pembayaran sewa baru dimulai Januari tahun depan,” kata bupati.

 

Secara persuasif, Bupati Saipullah kembali mengajak para pedagang agar pindah dan menempati Pasar Tapanuli. Sebelumnya, Pemkab Madina sudah beberapa kali melakukan dialog dengan pedagang dalam upaya pemindahan ke tempat baru.

 

“Kami akan tetap memelihara lingkungan ini agar tetap nyaman. Kami mohon kerelaannya,” sebut dia.

 

Bupati yang hadir bersama Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Pj. Sekda Drs. M. Sahnan Pasaribu, dan Kepala Dinas Perindag Parlin Lubis itu, mengingatkan bahwa berjualan di pinggir jalan lingkar itu melanggar RTRW dan tata ruang kota.

 

Meski demikian, bupati mengingatkan tidak ada larangan berjualan bagi yang memiliki ruko di sepanjang jalan itu. “Yang hendak dipindahkan itu pedagang sayur. Kami ingin para pedagang pindah ke pasar yang baru supaya kami bisa menambah fasilitas-fasilitas yang lebih baik,” ungkap dia.

 

Sementara itu, Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis meminta para pedagang untuk mengikuti aturan yang dikeluarkan pemerintah terkait penataan kota Panyabungan.

 

“Saran saya, pindah dulu ke sana. Seiring berjalannya waktu, Pak Bupati sudah berjanji akan menambah fasilitas Pasar Tapanuli, kalau nanti tidak berjalan baik ini pasti akan dievaluasi,” kata dia.

 

Di sisi lain, ketua DPRD juga mengingatkan para pemilik ruko di jalan lingkar itu agar tidak menyewakan halaman gedung kepada para pedagang. Dia meyakini ketika seluruh pedagang pindah, maka pembeli pun akan ramai di Pasar Tapanuli.

 

Hamidah, salah satu pedagang, mengutarakan pemindahan pedagang harus keseluruhan. Sebab, selama ini yang terjadi tidak demikian dan akhirnya pasar terbagi menjadi dua. “Kalau mau dipindahkan, semuanya dipindahkan jangan ada dua pasar,” kata dia.

 

Lebih lanjut, Hamidah menerangkan kondisi pasar yang terbagi dua itu menyebabkan banyak pedagang yang terutang di lokasi yang lama dan mengalami hal serupa di lokasi yang baru. “Kami yang jualan di sana terutang, jualan di sini pun terutang,” pungkas dia.

 

Penjual lain berharap Pemkab Madina tetap memberi ruang bagi mereka untuk berjualan di jalan lingkar itu. Menurut dia, kalaupun semua pedagang dipindahkan, los yang tersedia tidak mencukupi. Terkait ini, bupati menegaskan jumlah los lebih banyak dari jumlah pedagang sesuai dengan data milik pemerintah

(Magrifatulloh).

Berita Terkait

Profesor Dr Sutan Nasomal,SH,MH Harapkan Konferensi XXIII PGRI Cabang Pulau Banyak Tahun 2026: Perkuat Solidaritas Guru, Wujudkan Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas
Alumni SMANSAKA 1 Kabanjahe Angkatan 1996 Laksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pos Piket Sekolah
Polsek Tapung Hilir Hasilkan 4 Ton Jagung Pipil – Siap Dijual Ke Bulog Tandun Melalui Bulog Kampar
Kasus Mandek Berbulan-Bulan, Keluarga Satria Aritonang Sebut Janji Pengacara Tinggal Retorika
JEMBATAN PENGHUBUNG ANTARA DESA PINTU RIME DAN DESA PERTIK DI KECAMATAN PINING MEMBUTUHKAN PERHATIAN KITA
KELUARGA ALMARHUM SATRIA ARITONANG TUNTUT PENGEMBALIAN UANG JASA ADVOKAT SEBESAR RP 40 JUTA KARENA DINILAI WANPRESTASI
Tingkatkan Kualitas SDM, Lapas Labuhan Ruku Gelar Pembinaan Pendidikan Bersama PKBM Amanah Alwasliyah Indrapura
Usai Ikrar Pemasyarakatan, Lapas Labuhan Ruku Gerak Cepat Lakukan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Tes Urine Petugas dan Warga Binaan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:42 WIB

DPRD Jangan Jadi Stempel Pengusaha THM! Kami Datang Bukan Untuk Didengar, Tapi Untuk Dilaksanakan!

Senin, 21 September 2026 - 19:08 WIB

Lanal dan Bea Cukai Gorontalo Gagalkan Penyelundupan 3 Ton Sianida Asal Filipina

Jumat, 11 September 2026 - 21:35 WIB

Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Kasus Penyekapan dan Pelecehan di Sumedang, Upaya Intimidasi Pers Terungkap

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:24 WIB

Konsistensi Nur Bintang Qurahmi: Santri Asal Takalar Raih Dua Kali Juara 2 Tingkat Nasional

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:04 WIB

Pengukuhan Datuak Suku Malayu Rambai Manih Jadi Momentum Perkuat Persatuan Kaum

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:46 WIB

Warung di Wilayah Plered Ini Diduga Jadi Agen Rokok Ilegal, Aparat Diminta Bertindak

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:36 WIB

Taufik Hidayat (TH) Kembali Tenar, LP Dari Korban Lainnya “SAA” Ditangani Unit PPA Polresta Bandung

Berita Terbaru