Oprit Jembatan Natam Ambruk, Aktivitas Ekonomi Warga Darul Hasanah Melemah

WASPADA24

- Redaksi

Senin, 26 Mei 2025 - 04:38 WIB

50316 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, Waspada24.com – Ambruknya oprit Jembatan Natam di Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, berdampak serius terhadap aktivitas perekonomian masyarakat setempat. Warga kini harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh, sehingga biaya transportasi meningkat, harga kebutuhan pokok melonjak, dan nilai jual hasil pertanian menurun tajam.

Oprit jembatan tersebut dilaporkan ambruk beberapa bulan lalu akibat banjir besar yang melanda wilayah itu pada akhir tahun 2024. Hingga kini, belum ada perbaikan dari pihak pemerintah daerah, sehingga akses utama warga menuju pusat kota Kutacane menjadi terganggu.

Imum Mukim Kotan, Muhammad Bahri, mengungkapkan bahwa ambruknya oprit jembatan itu telah menyebabkan lonjakan harga kebutuhan pokok di Kecamatan Darul Hasanah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semenjak oprit jembatan Natam ambruk, harga bahan pokok melonjak. Gas Elpiji misalnya, sebelumnya Rp25.000 per tabung, kini naik menjadi Rp30.000 hingga Rp35.000. Ini sangat memberatkan masyarakat,” ujar Bahri kepada Waspada24.com, Sabtu (24/05/2025).

Selain itu, harga jual hasil pertanian warga pun mengalami penurunan. Salah seorang warga, Hendri, yang berdomisili di Dusun Trt Kute, mengatakan bahwa harga buah-buahan seperti alpukat, mangga, dan kweni menurun drastis.

“Dulu, harga buah bisa mencapai Rp5.000 per kilogram. Sekarang hanya laku Rp4.000. Itu pun sulit terjual karena angkutan terbatas. Lewat jembatan darurat tidak bisa membawa muatan lebih dari satu ton,” jelas Hendri.

Ia juga menambahkan, sebelum oprit jembatan ambruk, masyarakat tak perlu repot menjual hasil kebun karena para pedagang (toke) biasanya datang langsung ke desa-desa untuk membeli. Kini, akibat rusaknya akses, para petani harus mencari cara sendiri untuk mengangkut hasil panen ke kota dengan biaya lebih tinggi dan waktu tempuh yang lebih lama.

“Sekarang kami harus putar arah melalui jalur alternatif seperti Jalan Mbarung yang jaraknya jauh lebih panjang. Itu sangat memberatkan warga, terutama petani kecil,” tambahnya.

Hendri bersama warga lainnya berharap agar Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara segera mengambil langkah konkret memperbaiki oprit jembatan Natam.

“Harapan seluruh masyarakat Kecamatan Darul Hasanah sangat besar. Sudah berbulan-bulan kami menunggu perbaikan, tapi belum ada perhatian dari pemerintah. Kami merasa seolah-olah ditelantarkan,” pungkas Hendri dengan nada kecewa.

Saat ini, masyarakat berharap agar pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap kesulitan yang dialami warga akibat terputusnya jalur vital tersebut. Infrastruktur transportasi yang layak sangat penting untuk mendukung mobilitas dan perekonomian masyarakat di wilayah terpencil seperti Darul Hasanah. (M. Jeni)

Berita Terkait

CMA Batch 19: Melahirkan Profesional Akuntansi Manajemen Berkelas Dunia
Usai Dua Jam Diringkus Pengedar. Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Berhasil Meringkus Pemasok Sabu
Kapolres Aceh Tenggara Gelar Silaturahmi Dengan Generasi Muda.Temu Ramah Bersama OKP Cipayung Plus
Jalan Nasional Kutacane – Batas Sumut Renggut Nyawa pelajar, APH Diminta usut Rutin Satker PPK 3.5 BPJN Aceh
Kapolres Aceh Tenggara Perkuat Dunia Pendidikan Lewat Kunjungan ke SMP Negeri 1 Kutacane
BPJN Aceh Satker PPK 35 Patching Jalan Nasional Agara Batas Sumut Diduga Asal Jadi
Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM
Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 02:42 WIB

Spybet Casino: Quick Mobile Wins for the On-the-Go Player

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Cazeus Casino: Rapid Play e Vincite Immediate per i Giocatori Moderni

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:49 WIB

Keberhasilan Polres Bireuen Ungkap 10,6 Kg Sabu, 2 Tersangka Diciduk dan Pemasok Diburu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Resmi Pimpin Polres Cimahi, AKBP Moh. Faruk Rozi Langsung Tancap Gas: Pelaku Penganiayaan Anak yang Viral Berhasil Ditangkap

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Gransino Casino – Rychlé Slots a Blesková Akce pro Moderního Hráče

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 00:37 WIB

Kfc Casino Online: Lightning‑Fast Slots & Quick‑Fire Gameplay

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Lazybar – Quick‑Hit Slots and Live Games for Short‑Burst Gamers

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 00:13 WIB

Spinjo: Quick Wins and Rapid Play for the Modern Gambler

Berita Terbaru

REGIONAL

Spybet Casino: Quick Mobile Wins for the On-the-Go Player

Senin, 3 Agu 2026 - 02:42 WIB