Lebih Mudah Cari Mas Murni Dari Pada BBM Di Aceh Tenggara.

WASPADA24.COM

- Redaksi

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:44 WIB

50326 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane.Waspada24.com-Memang aneh terlihat mobil tangki untuk pasokan minyak setiap hari masuk di empat SPBUnya, lain lagi di pertashop yang ada di Aceh Tenggara.

Diperhitungkan bahan bakar minyak BMM) puluhan ton masuk perharinya,namun terlihat jelas setiap hari roda dua,tiga,empat dan truk_truk antrian sejak pukul 17:00 WIB hingga di bukanya SPBU Pada pagi harinya, di perkirakan antrean kendaraan mencapai 1 KM yang terlihat di empat SPBU.Lain lagi di pertashop.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan waspasa24.com di pagi Senen,08/12/25 pukul 07.15 WIB,terlihat antrean Kendaraan sepanjang 1 KM mulai dari desa trt superai sampai ke SPBU Desa lawe kihing Kecamatan Bambel.

Jalan protokol dua jalur di punuhi kendaraan yang antri sehingga para pelajar,pekerja kantoran dan para pengguna jalan tidak bisa lewat dengan terpaksa mengambil jalan alternatif,demikian juga sebaliknya,

Ada kata pepatah orang tua jaman dahulu kala lebih mudah cari mas murni dari pada( BMM) Bahan bakar minyak.Kemana lenyapnya minyak tersebut mungkinkah di telan bumi, padahal setiap harinya mobil tangki dari medan ke kutacane masuk membawa minyak di empat SPBU yang ada di bumi Sepakat Segenep ini.

Kalau terus keadaan seperti ini, akan menambah kesulitan masyarakat, apalagi pasca dilanda bencana,” kita akan kha
watir dengan kelangkaan BBM ini dapat menyebabkan kenaikan harga sembako dan jenis barang lainnya,’ Gani warga Agara.

Sebenarnya(BMM),tidak langka di Aceh Tenggara di buat menjadi langka di duga ada oknum yang menibun minyak tersebut.Karna sekarang ini harga di pengeceran pertalit.25.000- 30.000-40.000 perliter dan pertamax 40.000-50.000 perlitenya itu pun aneh minyaknya tidak ada di jual terkecuali di pesan itu baru ada

Kata,” Alyas Spd yang mewakili masyarakat Aceh Tenggara,Anggota DPRK Dan pemerintah Daerah agar menyelesaikan permasalahan kelangkaan minyak ini agar masyarakat Tidak berlomba-lomba untuk antri bagaimana solusi yang terbaik lahirkanlah,mengingat susahnya mendapatkan satu liter minyak kalau pun ada di pengeceran harganya mencekik leher 25.000-40.000 perliter rakyat mu tidak sanggup membelinya, apa lagi rakyatmu di timpa bencana “jelas Aliyas pada waspada24.com.Senen,08/12/25 pukul 08.30 WIB.

Jangan di saat kalian perlu nanti pada masyarakat di bujuk rayu di sayang-sayang dan di sanjung, inilah saat kepentingan masyakat banyak, kalian selesaikan kelangkaan minyak sekarang ini pak Dewan yang terhormat.Seandainya kalian tidak sanggup minta bantu pada.TNI dan Polri yang ada di Aceh Tenggara ini.

Akibat terjadinya pasca banjir di malam kamis.26/11/25.Yang lalu.Terjadi pula kelangkaan minyak di Aceh Tenggara padahal di dalam dua hari cuman mobil tangki tidak masuk ke kota kutacane dari medan.

Setelah itu mobil tangki tersebut hapir setiap hari mengoperasi minyak ke Aceh Tenggara.Di timpal Aliyas,untuk pengaturan penggunaan jalan kepada Dinas perhubungan agar dapat menertibkan para yang antri sehingga para pengguna jalan dapat berlalulalang dengan tertib.

Laporan(M.Jeni)
Waspasa24.com.

Berita Terkait

Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting
Kapolsek Bambel Kegiatan Dipompes Darul Iman
Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu di Lawe Alas, 30 Paket Diamankan
PAD Tahun 2025 Tidak Capai Target. LPP Bupati Aceh Tenggara
Empat Frakasi DPRK Setujui LPP APBK Aceh Tenggara Tahun 2025.
Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial
Kaukus Nusantara Desak Pemekaran ALA Dan ABAS Jadi Solusi Jaga Keutuhan NKRI Pasca-Kericuhan di Aceh
Kapolres Aceh Tenggara Kunjungi Lapas Kelas II B Kutacane Untuk Perkuat Antara Intansi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:08 WIB

Banjir Melanda Aceh, Mualem Disorot karena Bolak-Balik Kuala Lumpur, Publik Pertanyakan Kepemimpinan

Rabu, 9 September 2026 - 17:35 WIB

Pengamat Apresiasi Polres Cimahi Bongkar Home Industry Tembakau Sintetis, Ratusan Ribu Jiwa Diselamatkan

Selasa, 8 September 2026 - 14:59 WIB

Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029

Senin, 7 September 2026 - 00:07 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar

Selasa, 1 September 2026 - 21:51 WIB

Budi Arie Clear: Tak Ada Bukti Hukum Keterlibatan dalam Kasus Judi Online

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:19 WIB

“Budi Arie Clear”, Pengamat Minta Publik Tak Terjebak Narasi dan Spekulasi Kasus Judi Online

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Aktivis Nasional Dedi Siregar: Bendera Identitas di Samarinda Bukan Serta-Merta Simbol Separatisme, Apresiasi Respons Cepat Pangdam VI/Mulawarman

Berita Terbaru