Lebih Mudah Cari Mas Murni Dari Pada BBM Di Aceh Tenggara.

WASPADA24

- Redaksi

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:44 WIB

50289 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane.Waspada24.com-Memang aneh terlihat mobil tangki untuk pasokan minyak setiap hari masuk di empat SPBUnya, lain lagi di pertashop yang ada di Aceh Tenggara.

Diperhitungkan bahan bakar minyak BMM) puluhan ton masuk perharinya,namun terlihat jelas setiap hari roda dua,tiga,empat dan truk_truk antrian sejak pukul 17:00 WIB hingga di bukanya SPBU Pada pagi harinya, di perkirakan antrean kendaraan mencapai 1 KM yang terlihat di empat SPBU.Lain lagi di pertashop.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan waspasa24.com di pagi Senen,08/12/25 pukul 07.15 WIB,terlihat antrean Kendaraan sepanjang 1 KM mulai dari desa trt superai sampai ke SPBU Desa lawe kihing Kecamatan Bambel.

Jalan protokol dua jalur di punuhi kendaraan yang antri sehingga para pelajar,pekerja kantoran dan para pengguna jalan tidak bisa lewat dengan terpaksa mengambil jalan alternatif,demikian juga sebaliknya,

Ada kata pepatah orang tua jaman dahulu kala lebih mudah cari mas murni dari pada( BMM) Bahan bakar minyak.Kemana lenyapnya minyak tersebut mungkinkah di telan bumi, padahal setiap harinya mobil tangki dari medan ke kutacane masuk membawa minyak di empat SPBU yang ada di bumi Sepakat Segenep ini.

Kalau terus keadaan seperti ini, akan menambah kesulitan masyarakat, apalagi pasca dilanda bencana,” kita akan kha
watir dengan kelangkaan BBM ini dapat menyebabkan kenaikan harga sembako dan jenis barang lainnya,’ Gani warga Agara.

Sebenarnya(BMM),tidak langka di Aceh Tenggara di buat menjadi langka di duga ada oknum yang menibun minyak tersebut.Karna sekarang ini harga di pengeceran pertalit.25.000- 30.000-40.000 perliter dan pertamax 40.000-50.000 perlitenya itu pun aneh minyaknya tidak ada di jual terkecuali di pesan itu baru ada

Kata,” Alyas Spd yang mewakili masyarakat Aceh Tenggara,Anggota DPRK Dan pemerintah Daerah agar menyelesaikan permasalahan kelangkaan minyak ini agar masyarakat Tidak berlomba-lomba untuk antri bagaimana solusi yang terbaik lahirkanlah,mengingat susahnya mendapatkan satu liter minyak kalau pun ada di pengeceran harganya mencekik leher 25.000-40.000 perliter rakyat mu tidak sanggup membelinya, apa lagi rakyatmu di timpa bencana “jelas Aliyas pada waspada24.com.Senen,08/12/25 pukul 08.30 WIB.

Jangan di saat kalian perlu nanti pada masyarakat di bujuk rayu di sayang-sayang dan di sanjung, inilah saat kepentingan masyakat banyak, kalian selesaikan kelangkaan minyak sekarang ini pak Dewan yang terhormat.Seandainya kalian tidak sanggup minta bantu pada.TNI dan Polri yang ada di Aceh Tenggara ini.

Akibat terjadinya pasca banjir di malam kamis.26/11/25.Yang lalu.Terjadi pula kelangkaan minyak di Aceh Tenggara padahal di dalam dua hari cuman mobil tangki tidak masuk ke kota kutacane dari medan.

Setelah itu mobil tangki tersebut hapir setiap hari mengoperasi minyak ke Aceh Tenggara.Di timpal Aliyas,untuk pengaturan penggunaan jalan kepada Dinas perhubungan agar dapat menertibkan para yang antri sehingga para pengguna jalan dapat berlalulalang dengan tertib.

Laporan(M.Jeni)
Waspasa24.com.

Berita Terkait

Jumat Berkah, Sentuhan Kasih Kapolres Aceh Tenggara Hangatkan Hati Anak Yatim Piatu
Polres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Warakauri dan Purnawirawan Polri
DPRA Apresiasi Sinergi Satres Narkoba, Intelkam, dan Reskrim di Aceh Tenggara
Transaksi Sabu di Warung Tutup Terbongkar, Pria di Aceh Tenggara Diamankan Sat Resnarkoba Polres Agara
Pinta Masyarakat Empat Kecamatan Pada Pemerintah Pusat Segera Perbaiki Jembatan Putus di Terjang Banjir.
Pasca Banjir Bandang Warga Aceh Tenggara Minta Pemerintah Pusat Segera Perbaiki Jembatan Putus
Polres Agara Amankan Oknum Guru, Sabu 0,27 Gram Jadi Barang Bukti
Sat Resnarkoba Polres Agara Ungkap Kasus Sabu, 0,86 Gram Diamankan Dari Seorang Pria di Darul Hasanah

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 01:28 WIB

Dari Bantaran Sungai Brantas, TNI Hadir Bangun Jembatan Harapan Warga Malang

Jumat, 17 April 2026 - 20:25 WIB

Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62

Rabu, 15 April 2026 - 17:25 WIB

Kebenaran Akhirnya Terungkap: Mantan Warga Binaan Tegaskan Berita Negatif Sebuah Media Online Terhadap Lapas Narkotika Pematangsiantar Adalah Hoaks

Senin, 13 April 2026 - 18:53 WIB

Gelanggang Ayam “Vallas Arena” Rumbai Barat, Pengelola: Kami Tidak Menyediakan Tempat Untuk Berjudi

Senin, 13 April 2026 - 18:31 WIB

Marjani Ajukan Keberatan ke KPK, Kuasa Hukum Nilai Penetapan Tersangka Tidak Sah

Sabtu, 11 April 2026 - 20:01 WIB

Yudi Suseno Lantik Pejabat Administrator, Tekankan Komitmen Kerja dan Anti Zona Nyaman

Jumat, 10 April 2026 - 20:32 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Jumat, 10 April 2026 - 16:07 WIB

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!