Diduga Langgar UU dan Perda, Kafe R7 di Desa Jipang Bebas Sediakan LC dan Minuman Keras

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Selasa, 16 Desember 2025 - 22:34 WIB

50440 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – waspada24.com | Aktivitas Kafe R7 yang beroperasi di Desa Jipang, Dusun Pangkaje’ne, semakin menuai sorotan publik. Kafe tersebut diduga secara terang-terangan menyediakan minuman keras (miras) serta LC (Ladies Companion), yang dinilai melanggar hukum dan merusak ketertiban umum di wilayah pedesaan.

 

Sejumlah warga mengungkapkan, praktik penjualan miras dan keberadaan LC di Kafe R7 kerap berlangsung hingga larut malam tanpa pengawasan ketat. Kondisi ini memicu keresahan masyarakat, mengingat lokasi kafe berada di lingkungan yang menjunjung tinggi norma agama dan adat istiadat.Selasa(16/12/2025)-

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Jika dugaan tersebut benar, aktivitas Kafe R7 berpotensi melanggar Pasal 300 KUHP tentang larangan penjualan minuman memabukkan tanpa izin yang sah. Selain itu, penjualan miras tanpa izin juga bertentangan dengan Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2013 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol, yang secara tegas mengatur distribusi dan perizinan miras.

 

Tak hanya itu, keberadaan LC yang disediakan di dalam kafe juga disinyalir melanggar Peraturan Daerah (Perda) Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat, yang melarang aktivitas hiburan malam yang berpotensi menimbulkan gangguan sosial, keresahan warga, serta praktik-praktik yang mendekati eksploitasi dan perbuatan asusila.

 

Warga menilai lemahnya pengawasan dari pemerintah desa dan aparat penegak hukum membuat Kafe R7 seolah kebal aturan. “Kami minta Satpol PP, pemerintah kecamatan, dan kepolisian segera melakukan razia serta menutup kafe ini jika terbukti melanggar. Jangan tunggu terjadi konflik sosial,” tegas salah satu tokoh masyarakat setempat.

 

Masyarakat Desa Jipang mendesak agar aparat penegak hukum bertindak tegas sesuai aturan yang berlaku. Penegakan hukum dinilai penting demi menjaga moral generasi muda, ketertiban lingkungan, serta wibawa hukum di Kabupaten Takalar.

 

(JR…….)

Berita Terkait

Kasus Penyekapan dan Pelecehan di Sumedang, Upaya Intimidasi Pers Terungkap
Konsistensi Nur Bintang Qurahmi: Santri Asal Takalar Raih Dua Kali Juara 2 Tingkat Nasional
Pengukuhan Datuak Suku Malayu Rambai Manih Jadi Momentum Perkuat Persatuan Kaum
Warung di Wilayah Plered Ini Diduga Jadi Agen Rokok Ilegal, Aparat Diminta Bertindak
Taufik Hidayat (TH) Kembali Tenar, LP Dari Korban Lainnya “SAA” Ditangani Unit PPA Polresta Bandung
Pewarta Polrestabes Medan Salurkan Bantuan Beras Melalui Program Jumat Barokah
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Sergai Hidupkan Kegiatan Kearifan Lokal Lewat Gelar Festival Layang-Layang “Semarak Langit”
Program Penyetaraan Pendidikan Narapidana, Rutan Kelas I Medan Jalin Kerja Sama dengan PKBM Bina Tunas Muda Cakrawala

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 17:52 WIB

Beginner’s guide to Fast Withdrawal Casino Canada: fast payouts and crypto speeds explained

Kamis, 10 September 2026 - 16:53 WIB

casino N1: Ο απόλυτος προορισμός για online παιχνίδια στην Ελλάδα

Kamis, 10 September 2026 - 15:54 WIB

pin up-da canlı kazino: real vaxtda oyun təcrübəsi

Kamis, 10 September 2026 - 14:25 WIB

zazino casino: оюндарды салыштырып, эң жакшы оюндарды табуу

Kamis, 10 September 2026 - 03:49 WIB

Обзор безопасных способов пополнения счета в Pin Up casino

Kamis, 10 September 2026 - 03:14 WIB

Pin Up casino: лучшие игры и уникальные функции для увлекательного отдыха

Kamis, 10 September 2026 - 02:42 WIB

Pinco ilə canlı kazino: əyləncəni real vaxtda kəşf edin

Rabu, 9 September 2026 - 22:36 WIB

Discover why Instant Withdrawal Casino Canada is the top choice for crypto enthusiasts in

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB

REGIONAL

pin up-da canlı kazino: real vaxtda oyun təcrübəsi

Kamis, 10 Sep 2026 - 15:54 WIB