Hutan Gundul,Air Keruh,dan Ancam Bencana Bagi Masyarakat

WASPADA24.COM

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:01 WIB

50434 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane,waspada24.com-Warga yang tinggal di kaki Gunung kini hidup dalam bayang-bayang bencana. Hamparan hutan di Kabupaten Aceh Tenggara , yang dulu hutan terlihat rimbun dan sejuk, kini berubah jadi lahan gundul diduga akibat aktivitas penebang liar yang telah berlangsung lebih dari dua puluh tahun silam.

“Ada ratusan hektare hutan, dan hampir setengahnya sekarang gundul. Diperkirakan lebih dari ribuan batang pohon ditebang, hampir separuhnya itu (gundul), terlihat di gunung lawe kinga,dan hutan simpang semadam, hutan Lawe Dua (Bukit Tusam), hutan lawe sigala itu semua kayu besar habis di libas orang yanh tidak pertanggup jawab.Apabila hujan turun di empat Kecamatan tersebut masyarakat yang tinggal di bawah kaki gunung tidak pernah merasa tenang hidup karna takut banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Contoh kecilnya masyakat yang tinggal di bawah kaki gunung di kecamatan lawe sumur dan Kecamatan Bambel,apabila cuaca terlihat gelap di gunung lawe kinga masyakat buah pala dan masyarakat,kute lesung dan sekitar tidak tenang selalu,karna masyarakat dua kecamatan itu setiap Tahunya di timpa banjir.

Pohon-pohon bernilai tinggi seperti Mangong, Damar, Saninten, Pasah, hingga Puspa ditebang tanpa ampun. Bahkan pohon Pinus dan Damar hasil program penghijauan pun ikut dilibas.

Dampaknya sekarang mulai terasa.Oleh Masyarakat Aceh Tenggara,setiap hujan turun mengeluhkan penurunan debit air dan kualitasnya memburuk.Selalu setiap hujan turun,”Air yang dulu jernih, sekarang cepat keruh, bahkan kalau hujan sebentar. Kolam penampungan juga hanya terisi setengah,” jelas kaduk.

Selain itu, satu tahun lalu, tepatnya 6 Oktober 2024, banjir bandang melanda kawasan buah pala, lawe ijo puluhan Rumah hancur di hantam banjir, dan dampak nya ke desa Kuning I terendam badan jalan sekitar 50 cm sehingga kendaraan susah melintas di Jalan Nasional Kutacane – Medan.

Japar,mengatakan, sungai lawe kinga meluap, membawa lumpur dan batang pohon yang menghantam permukiman. Sungai itu sendiri mempertemukan dua aliran dari lawe kinga.

“Akar-akar pohon yang dulu menahan air sekarang sudah membusuk. Nggak ada lagi yang menahan limpasan air hujan,”jelasnya.

Ironisnya, japar menyebutkan,kawasan hutan ini dulunya rimbang dan saat sekarang ini hujan terlihat sudah gundul mengaakibatkan banjir setiap tahun di wilayajh dua Kecamatan Lawe Sumur dan kecamatan Bambel di Aceh Tenggara.kawasan hutan menjadi lahan kosong yang diduga siap dialihfungsi untuk kepentingan komersial.

“Dulunya tertutup, sekarang terbuka. Sudah ada jalan ke dalam, katanya mau dikomersialkan,” imbuhnya.

Warga yang tinggal di bawah kaki gunung,mangharapkan pada pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Aceh dan Pusat untuk segera turun tangan. “Kami hanya ingin pemerintah provinsi, Kabupaten dan Pusat datang .Melihat langsung bagaimana kondisi kami yang hidup dalam ancaman bencana,” ujar japar.

Laporan(M.Jeni)
Waspada24.com.

Berita Terkait

Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting
Kapolsek Bambel Kegiatan Dipompes Darul Iman
Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu di Lawe Alas, 30 Paket Diamankan
PAD Tahun 2025 Tidak Capai Target. LPP Bupati Aceh Tenggara
Empat Frakasi DPRK Setujui LPP APBK Aceh Tenggara Tahun 2025.
Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial
Kaukus Nusantara Desak Pemekaran ALA Dan ABAS Jadi Solusi Jaga Keutuhan NKRI Pasca-Kericuhan di Aceh
Kapolres Aceh Tenggara Kunjungi Lapas Kelas II B Kutacane Untuk Perkuat Antara Intansi

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:00 WIB

Mejores Casinos Online en México 2026: descubre los bonos más atractivos del año

Jumat, 18 September 2026 - 00:57 WIB

Секреты успешных ставок на спорт в Pin up: советы для новичков

Kamis, 17 September 2026 - 19:43 WIB

Pinco Casino promotions in 2026: everything you need to know to boost your play

Kamis, 17 September 2026 - 19:29 WIB

Best Online Casino Australia: a beginner’s roadmap to real money gaming success

Kamis, 17 September 2026 - 18:15 WIB

Wettanbieter Vergleich 2026: Die besten Casino-Spiele für schnelles Gewinnen

Kamis, 17 September 2026 - 17:52 WIB

Casinos sin licencia en España: guía de inicio para nuevos jugadores en 2026

Kamis, 17 September 2026 - 17:12 WIB

Vivaspin casino: accesso sicuro e veloce a una vasta gamma di giochi

Kamis, 17 September 2026 - 16:12 WIB

Explore the best payment methods at Bloodywin casino: A comprehensive overview for players

Berita Terbaru