Proyek Drainase “Tak Bertuan” di Kelurahan Sabintang Tuai Sorotan, Warga Pertanyakan Transparansi Anggaran

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:02 WIB

50322 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKALAR – waspada24.com | 6 Januari 2026 ll Pelaksanaan proyek pembangunan drainase di Kelurahan Sabintang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, mulai memicu keresahan dan tanda tanya di tengah masyarakat. Proyek yang dikerjakan sejak tahun 2025 hingga memasuki awal tahun 2026 ini dinilai sebagai “proyek tak bertuan” karena tidak ditemukannya papan informasi di lokasi kegiatan.

 

Sesuai aturan keterbukaan informasi publik, setiap proyek yang menggunakan uang negara wajib memasang papan bicara yang memuat nilai kontrak, sumber dana, pelaksana, hingga masa pengerjaan. Namun, pantauan di lapangan menunjukkan drainase tersebut dibangun tanpa identitas yang jelas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Salah seorang warga setempat mengungkapkan kekhawatirannya terkait kualitas dan transparansi pengerjaan tersebut. “Kami tidak tahu ini proyek dari dinas mana, berapa anggarannya, dan siapa kontraktornya. Proyek ini dikerjakan sejak tahun lalu tapi papan informasinya tidak pernah ada. Ini jelas melanggar aturan transparansi,” ujarnya.

 

Ketiadaan papan informasi ini memicu dugaan adanya upaya penutupan informasi terkait spesifikasi teknis dan besaran anggaran. Warga khawatir kualitas bangunan tidak sesuai standar, mengingat drainase tersebut sangat vital untuk mengairi persawahan dan mencegah banjir di pemukiman sekitar.

 

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Presiden tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, pemasangan papan proyek adalah kewajiban mutlak sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kelurahan Sabintang maupun dinas terkait di Kabupaten Takalar mengenai asal-usul proyek tersebut. Masyarakat mendesak agar pihak pengawas lapangan dan instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan kroscek sebelum proyek selesai sepenuhnya.

 

Warga berharap agar penegak hukum dan Inspektorat Kabupaten Takalar melakukan audit terhadap proyek ini guna memastikan tidak adanya kerugian negara atau praktik korupsi di balik pengerjaan drainase di Kelurahan Sabintang tersebut.

Berita Terkait

Mobile Gaming im Online Casino ohne Verifizierung: Flexibel spielen, wo du willst
Başlayanlar üçün Pin Up Casino Azərbaycan: necə oynamağa başlamaq olar
Die besten Casinospiele 2026: Entdecken Sie die Top-Slots und Live-Optionen
Aksi Kemanusiaan Dua Personel Bitung Tuai Apresiasi Tinggi dari Kapolres
Safe and secure payments for real cash wins at Aviator Game India
The best bonuses at Nagad88 Bangladesh: what every player should know this year
Why choose Instant Withdrawal Casino Canada: The advantages of real money gaming and rapid
Neosurf Casinos Australia: Your gateway to thrilling slots and live casino experiences

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:52 WIB

Mobile Gaming im Online Casino ohne Verifizierung: Flexibel spielen, wo du willst

Senin, 7 September 2026 - 20:22 WIB

Başlayanlar üçün Pin Up Casino Azərbaycan: necə oynamağa başlamaq olar

Senin, 7 September 2026 - 18:01 WIB

Die besten Casinospiele 2026: Entdecken Sie die Top-Slots und Live-Optionen

Senin, 7 September 2026 - 16:30 WIB

Safe and secure payments for real cash wins at Aviator Game India

Senin, 7 September 2026 - 02:58 WIB

​Dipicu Cekcok Soal KTP, Nelayan di Bitung Tega Tikam Rekannya Pakai Pisau

Senin, 7 September 2026 - 02:17 WIB

Coba Kabur dan Buang Sajam, Remaja di Kompleks Nabati Diangkut Team Tarsius

Minggu, 6 September 2026 - 15:44 WIB

The best bonuses at Nagad88 Bangladesh: what every player should know this year

Minggu, 6 September 2026 - 15:13 WIB

Why choose Instant Withdrawal Casino Canada: The advantages of real money gaming and rapid

Berita Terbaru