Polemik Dapur MBG di Takalar Memanas, DLHP-Dinkes Turun Tangan, Aktivis Desak Penutupan Sementara

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:23 WIB

50110 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKALAR – Waspada24.com | Polemik operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Takalar terus bergulir.

 

Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Takalar turun langsung melakukan pengawasan terhadap sejumlah dapur yang diduga belum memenuhi standar pengelolaan limbah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pada Rabu (4/3/2026), tim gabungan meninjau dua lokasi SPPG, masing-masing di Desa Lassang Barat, Kecamatan Polombangkeng Utara, dan di Kelurahan Sombalabella, Kecamatan Pattallassang.

 

Kabid Lingkungan Hidup DLHP Takalar, Rahmawati, mengungkapkan bahwa dapur di Lassang Barat telah memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), namun belum sesuai standar teknis.

 

“Ada IPAL, tetapi belum memenuhi ketentuan. Kami sudah memberikan rekomendasi agar segera dilakukan perbaikan,” jelas Rahmawati.

 

Sementara itu, dapur di Sombalabella disebut baru memiliki kolam penampungan yang menyerupai septic tank. Pengelola dapur, kata Rahmawati, berjanji akan membenahi sistem IPAL dalam waktu dekat.

 

DLHP, lanjutnya, saat ini masih mengedepankan pembinaan. “Kewenangan kami sebatas pembinaan dan memberikan rekomendasi. Kami akan menjadwalkan peninjauan dapur lainnya bersama Dinas Kesehatan,” tegasnya.

 

Aktivis Desak Tindakan Tegas

Di sisi lain, LSM Langkoraa HAM Sulsel mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pelaksana utama program MBG agar bertindak tegas. Mereka meminta dapur yang belum memenuhi standar lingkungan dan kesehatan ditutup sementara.

 

Adi Nusaid dari Langkoraa HAM Sulsel menilai, BGN memiliki kewenangan menghentikan operasional dapur yang berpotensi mencemari lingkungan atau membahayakan masyarakat.

 

“Seharusnya sebelum dapur dioperasikan dilakukan survei menyeluruh, termasuk memastikan IPAL tersedia dan sesuai standar. Kalau belum siap, sebaiknya dihentikan dulu sementara,” ujarnya.

 

Ia juga merujuk pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 yang mengatur kewajiban pengelolaan limbah dan perlindungan lingkungan hidup.

 

Sorotan menguat setelah muncul dugaan pembuangan limbah dapur langsung ke saluran irigasi tanpa proses pengolahan. Warga menyebut bau tak sedap kerap tercium, bahkan berdampak pada lahan pertanian.

 

Di Desa Lassang Barat, sejumlah petani mengaku tanaman padi mereka menguning, layu, bahkan mati. Salah satu perwakilan petani, Chaeril Anwar Daeng Lewa, mengatakan sawahnya yang berjarak sekitar 100 meter dari dapur MBG mengalami perubahan signifikan.

 

“Awalnya kami tidak curiga. Tapi setelah dicek, memang ada perubahan pada tanaman. Bau limbahnya juga cukup menyengat,” ungkapnya.

 

Keluhan serupa datang dari wilayah Sombalabella. Salah satu dapur di daerah tersebut disebut beroperasi tanpa Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan menyalurkan limbah ke selokan umum.

 

Pejabat fungsional DLHP Takalar, Ardiansyah, mengungkapkan bahwa secara administrasi baru dua dapur yang memiliki IPAL sesuai standar, yakni SPPG MBG dari Kementerian PUPR di Kelurahan Bajeng dan SPPG MBG Sinar Rezky di belakang Pasar Sentral Takalar.

 

“Kami akan terus melakukan pengawasan. Jika terbukti melanggar ketentuan pengelolaan limbah, dapat dikenakan sanksi administratif hingga penutupan,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Takalar, dr. Hj. Nilai Fauziah, menyebutkan hingga 20 Februari 2026 terdapat 40 titik SPPG di Takalar. Dari jumlah tersebut, 29 sudah beroperasi, namun baru 17 yang mengantongi SLHS.

 

SLHS mensyaratkan sistem pengelolaan limbah yang memenuhi standar kesehatan, termasuk keberadaan septic tank atau IPAL dan tempat sampah tertutup. Limbah cair tidak diperbolehkan dibuang langsung ke saluran umum tanpa proses pengolahan.

 

Program MBG sendiri merupakan inisiatif nasional yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

 

Warga Takalar berharap program pemenuhan gizi tetap berjalan karena dinilai membantu masyarakat.

 

Namun mereka menekankan pentingnya pengawasan ketat agar pelaksanaan

( bonny)

Berita Terkait

Pantastis! Biaya Perlengkapan Sekolah di SMPN1 Indralaya Jadi Sorotan Publik, Orang Tua Keluhkan Beban Hingga Rp2,5jt Terbukaan Rincian Harga Tak Ada?
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis
Periksa Jagung Pipil di Desa Tapung Makmur, Bhabinkamtibmas Tapung Hilir Dukung Program Ketahanan Pangan
Dorong Swasembada Pangan KSDM Polda Riau Panen Raya Jagung 4 Hektare Bersama Petani
Pin Up Casino Onlayn Azərbaycan
Program Ketahanan Pangan Berlanjut, Polsek KKH Cek Tanaman Jagung di Desa Simalinyang
Kapolda Irjen Herry Heryawan: Sebaik-baiknya Polisi Adalah yang Bermanfaat Bagi Sesama
DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:40 WIB

Pantastis! Biaya Perlengkapan Sekolah di SMPN1 Indralaya Jadi Sorotan Publik, Orang Tua Keluhkan Beban Hingga Rp2,5jt Terbukaan Rincian Harga Tak Ada?

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:10 WIB

Periksa Jagung Pipil di Desa Tapung Makmur, Bhabinkamtibmas Tapung Hilir Dukung Program Ketahanan Pangan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:58 WIB

Dorong Swasembada Pangan KSDM Polda Riau Panen Raya Jagung 4 Hektare Bersama Petani

Senin, 22 Juni 2026 - 05:45 WIB

Pin Up Casino Onlayn Azərbaycan

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:24 WIB

Program Ketahanan Pangan Berlanjut, Polsek KKH Cek Tanaman Jagung di Desa Simalinyang

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:46 WIB

Kapolda Irjen Herry Heryawan: Sebaik-baiknya Polisi Adalah yang Bermanfaat Bagi Sesama

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:59 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:21 WIB

Top Naale Limited Casino’s bonusgids: welkomstbonus, inzetvereisten en extra promoties voor Nederlandse spelers

Berita Terbaru