BPJN Aceh Satker PPK 35 Patching Jalan Nasional Agara Batas Sumut Diduga Asal Jadi

WASPADA24.COM

- Redaksi

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:40 WIB

50261 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane.Waspada24.com – Pekerjaan tambal sulam (patching) pada ruas jalan nasional di Kabupaten Aceh Tenggara batas Sumatera Utara dibawah Satkker PPK35 terkesan asal jadi. Proyek patching sudah diperbaiki dan rusak kembali. Berdasarkan hasil Observasi lapangan Asal jadi. Hal ini akibat lemah pengawasan Kabalai BPJN Aceh.

Anggaran dialokasikan miliaran dari tahun ke tahun jalan Nasional tak tuntas. Jika dihitung mulai tahun 2023 hingga tahun 2025, kita minta usut dana rutin sumber APBN mencapai belasan miliaran dari anggaran APBN yang sikelola Satker PPK 35 BPJN Aceh.

Saat chek and richek di lapangan, tampak pekerjaan tambal sulam dilakukan terburu-buru dan asal asalan dan menggunakan aspal dingin. Ada beberapa titik, tidak dilakukan pengecatan batas area aspal yang rusak, tidak ada pemotongan serta pembongkaran lapisan lama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sehingga kondisi jalan akibat tambal sulam tidak rata dengan aspal yang lama padahal baru saja di sulam di tahun 2025 bahkan sekarang terlihat ruas jalan tersebut sudah rusak kembali di Kecamatan Bababussala, Bambel, Semadam, Lawe sigala, Ketambe dan Badar serta Bukit Tusam dan Babul Makmur.

Demikian kata Ketua LP2iM M.Sopyan Desky, SH. kepada Waspada24.com Selasa (21/7) di Kutacane.

Lebih jauh, Sopyan mengambarkan tambal sulam dilakulan BPJN di pusat kota kutacene area di lampu merah, tidak menggunakan Aspal, hanya di cor dengan semen lubang-lubang seolah-olah asal di tutup saja itulah sebabnya besar dugaan perkerjaan asal jadi.

Padahal metode untuk penambalan harus sesuai teknis, diantaranya menandai area jalan yang mengalami retak atau berlubang.Pembersihan dan Mengikis bagian tepi lubang dan membersihkan debu serta kotoran di area kerjaan.

Setelah itu di beri Perekat.Melapisi permukaan lubang dengan cairan pelekat aspal (tack coat) agar ikatan kuat.Penuangan dan pemadatan.

Memasukkan campuran aspal, lalu memadatkannya menggunakan alat pemadat sampai rata dengan permukaan jalan sekitar.Untuk melihat bagaimana proses patching aspal dilakukan secara cepat dan rapi di lapangan itulah semestinya.

Akibatnya, permukaan jalan tampak menggunduk, bergelombang, bertumpuk, dan tidak rata.Selain itu, meskipun di beberapa lokasi dilakukan pemotongan area tambalan, proses pengaspalan tidak disertai pemadatan menggunakan alat tandem roller atau baby roller.Jelas Sopyan dengan wajah serius.

Dugaan area juga tidak dibersihkan dari tanah dan pasir serta tidak dilakukan prime coat. Kondisi ini menyebabkan aspal baru tidak menyatu dengan aspal lama (existing).

Sehingga kualitas jalan semakin menurun dan cepat mengalami kerusakan.
Pada lapisan dasar tambalan, ditemukan penggunaan batu bujang berukuran sekitar 15 x 20 cm secara langsung di bawah lapisan aspal. Cara ini dinilai tidak sesuai prosedur karena mengakibatkan aspal tidak dapat melekat sempurna dan mudah hancur.
Dari sisi ketebalan

Tambal sulam yang semestinya memiliki ketebalan 4–6 cm, di lapangan hanya ditemukan sekitar 2–3 cm. Ketidaksesuaian ini diduga menjadi penyebab tambalan yang dikerjakan pada tahun 2025 sudah mengalami kerusakan kembali.

Diduga material yang digunakan tidak sesuai spesifikasi teknis. Campuran aspal terlihat mengandung banyak agregat kasar berukuran besar, sehingga memengaruhi daya rekat dan ketahanan lapisan permukaan.

Akibat kondisi tersebut, ruas jalan nasional di jalur dua di kota kutacene mengalami kerusakan berupa gelombang, tonjolan, penurunan badan jalan, dan tambalan yang terlupas. Pengguna jalan terpaksa berebut jalur yang relatif masih rata, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Pantauan waspada24.com- beberapa minggu yang lalu ada beberapa titik, ditemukan badan jalan sudah di patching di tahun yang silam sekarang kembali lagi rusak dan berlubang.

Tidak ada mutu kwalitas perkerjaan mengakibatkan kondisi ini dinilai berdampak langsung terhadap kenyamanan, keamanan, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain persoalan teknis, muncul dugaan adanya penggelembungan volume pekerjaan dalam pelaksanaan tambal sulam yang berpotensi merugikan keuangan negara.

“Kami berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait dapat melakukan penyelidikan secara menyeluruh mulai dari besaran anggaran pelaksanaan proyek tersebut serta menindak tegas pihak-pihak yang terbukti lalai kata Ketua LP2IM.

Sementara itu, saat dikonfirmasi pada Selasa (21/07/26) kepada pihak penanggung jawab pekerjaan PPK wilayah 3.5.Jaya Yuliadi lewat Via WassApp dia tidak mau angkat wa baik di sms tidak ada juga balasan Sms tersebut hingga berita ini diturunkan.

Laporan(M.Jeni)

Berita Terkait

Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting
Kapolsek Bambel Kegiatan Dipompes Darul Iman
Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu di Lawe Alas, 30 Paket Diamankan
PAD Tahun 2025 Tidak Capai Target. LPP Bupati Aceh Tenggara
Empat Frakasi DPRK Setujui LPP APBK Aceh Tenggara Tahun 2025.
Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial
Kaukus Nusantara Desak Pemekaran ALA Dan ABAS Jadi Solusi Jaga Keutuhan NKRI Pasca-Kericuhan di Aceh
Kapolres Aceh Tenggara Kunjungi Lapas Kelas II B Kutacane Untuk Perkuat Antara Intansi

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:41 WIB

Experience seamless gameplay at Vegas Hero: Payment methods explained

Rabu, 16 September 2026 - 14:34 WIB

Unlock rewards: how to maximize your experience at Best Betting Sites UK

Rabu, 16 September 2026 - 00:40 WIB

Beginner’s roadmap for no deposit bonus non Gamstop online casinos in UK: essential tips

Rabu, 16 September 2026 - 00:39 WIB

PPWI Ogan Ilir Datangi BPK Sumsel, Tantang Kejelasan Larangan Sekolah Bermitra dengan Media

Selasa, 15 September 2026 - 23:29 WIB

Discover the advantages of playing at New Online Casino Canada 2026: safety, speed, and

Selasa, 15 September 2026 - 23:21 WIB

Best Online Pokies Australia 2026: Secure your payments with PayID and Neosurf today

Selasa, 15 September 2026 - 23:13 WIB

What to expect at PayID Pokies Australia: Top casino games and lucrative promotions in

Selasa, 15 September 2026 - 23:04 WIB

How to start winning at Neosurf Casino Australia: Your guide to secure payments and

Berita Terbaru