Jalan Nasional Kutacane – Batas Sumut Renggut Nyawa pelajar, APH Diminta usut Rutin Satker PPK 3.5 BPJN Aceh

WASPADA24.COM

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:44 WIB

50192 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane.Waspada24.com-Disinyalir Pihak Satker PPK 3.5 penanganan jalan Batas Gayo lues-Kutacane dan Sumut, Provinsi Aceh lakukan tambal sulam (patching) secara ugal ugalan dan terkesan asal jadi.

Pasalnya proyek patching sudah diperbaiki, kini kembali rusak disejumlah titik dan rawan kecelakaan dan pada Rabu 20/07/26 dua pelajar alami kecelakaan, satu korban meninggal dunia.

Berdasarkan hasil Observasi dilapangan, dugaan pekerjaan asal jadi terlihat banyak jalan sudah berlobang dan menganga. Dugaan kuat lemah pengawasan Kepala Balai Jalan Nasional BPJN Aceh wilayah Agara batas -Sumut itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal anggaran yang dialokasikan oleh pemerintah pusat mencapai miliaran rupiah dari tahun ke tahun guna untuk perbaikan jalan Nasional, tapi pekerjaan tidak tuntas-tuntas, Jika dihitung mulai dari tahun 2023 hingga tahun 2026.

Diminta APH secepatnya untuk mengusut seluruh penggunaan anggaran dana rutin sumber dana dari APBN mencapai belasan miliaran yang dikelola oleh Satker PPK 35 BPJN Aceh itu.

Saat di chek and richek di lapangan, tampaknya pekerjaan tambal sulam dilakukan terburu-buru dan asal asalan diduga tidak menggunakan aspal.

Ada beberapa titik, tidak dilakukan pengecatan batas area aspal yang rusak, tidak ada pemotongan serta pembongkaran lapisan lama.

Sehingga kondisi jalan akibat tambal sulam tidak rata dengan aspal yang lama,2025 di perbaiki ,kini sudah rusak dimana mana, baik di Kecamatan Bababussalam tepat di jantung kota kutacane Lampu merah.serta wilayah kecamatan Bambel.

Beberapa minggu yang lalu jalan lintas tepatnya dijantung kota kutecane sudah dicor memakai alat dengan semen.Tapi sayangnya hitungan hari jalan tersebut sudah rusak kembali.Itu lah contohnya pekerjaan BPJN wilayah 3.5 asal jadi.

Masih banyak titik Jalan Nasional terlihat berlubang dan kupak kapik Dikecamatan Semadam.Desa Titi pasir.Kecamatan Lawe sigala. Desa lawe Tua. Ketambe dan Badar serta Bukit Tusam dan Babul Makmur.

Dikecamatan Bambel. Mulai dari jembatan rangka baja desa biak moli sampai ke pusat kota kutacane Aceh Tenggara ruas jalan tersebut berlubang dan kupak kapik.

Jarak tempuh dari jembatan rangka baja biak moli sampai ke pusat kota kuta cane lebih kurang ada +5 Km,jalan tersebut terlihat berlubang dan bergelobang. Akibatnya membahayakan para pengemudi jalan dan merenggut nyawa seseorang.

Pantauan waspada24.com- pada Selasa 28/07/26 turun ke lokasi untuk melihat jalan yang berlubang dan kupak kapik ada beberapa titik, yang ditemukan di badan jalan Nasional yang sudah di patching di tahun yang silam sekarang kembali lagi rusak dan berlubang.

Dugaan mutu kwalitas rendah dari perkerjaan mengakibatkan kondisi ini dinilai berdampak langsung terhadap kenyamanan, keamanan, serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain persoalan teknis, itulah munculnya dugaan adanya penggelembungan volume pekerjaan dalam pelaksanaan tambal sulam yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Sementara itu,PPK BPJN wilayah 3,5 Agara Jaya Yuliadi dikonfirmasi Wartawan waspada24.com.baru baru ini , tidak ada jawaban, baik via WassApp dan SMS ,terkesan tertutup dan abai.

Kendati sudah berulangkali kita tayangkan kondisi jalan batas Agara Sumut, Galus Agara ,besar dugaan pekerjaan paching jalan batas Aceh Tenggara Sumut bermasalah.

Laporan(M.Jeni)

Berita Terkait

Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting
Kapolsek Bambel Kegiatan Dipompes Darul Iman
Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu di Lawe Alas, 30 Paket Diamankan
PAD Tahun 2025 Tidak Capai Target. LPP Bupati Aceh Tenggara
Empat Frakasi DPRK Setujui LPP APBK Aceh Tenggara Tahun 2025.
Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial
Kaukus Nusantara Desak Pemekaran ALA Dan ABAS Jadi Solusi Jaga Keutuhan NKRI Pasca-Kericuhan di Aceh
Kapolres Aceh Tenggara Kunjungi Lapas Kelas II B Kutacane Untuk Perkuat Antara Intansi

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 00:40 WIB

Beginner’s roadmap for no deposit bonus non Gamstop online casinos in UK: essential tips

Rabu, 16 September 2026 - 00:39 WIB

PPWI Ogan Ilir Datangi BPK Sumsel, Tantang Kejelasan Larangan Sekolah Bermitra dengan Media

Rabu, 16 September 2026 - 00:13 WIB

Comment bénéficier des free spins avec un casino bonus sans dépôt en 2026

Selasa, 15 September 2026 - 23:21 WIB

Best Online Pokies Australia 2026: Secure your payments with PayID and Neosurf today

Selasa, 15 September 2026 - 23:13 WIB

What to expect at PayID Pokies Australia: Top casino games and lucrative promotions in

Selasa, 15 September 2026 - 23:04 WIB

How to start winning at Neosurf Casino Australia: Your guide to secure payments and

Selasa, 15 September 2026 - 22:56 WIB

Willkommensbonus im Online Casino Echtgeld: So maximieren Sie Ihren Vorteil 2026

Selasa, 15 September 2026 - 22:48 WIB

Fast and reliable deposits at best online casinos.ca: a complete overview of payment methods

Berita Terbaru