Ribuan Lubang Tambang Emas Ilegal dan Peredaran Air Raksa Disorot, Pejabat Pusat Didesak Turun ke Geumpang

WASPADA24.COM

- Redaksi

Sabtu, 12 September 2026 - 17:30 WIB

5059 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIDIE – Aktivitas lubang tambang emas ilegal di kawasan Geumpang, Kabupaten Pidie, Aceh, kembali menjadi sorotan. Keberadaan lubang-lubang tambang di sepanjang kawasan Jalan Pameu–Takengon, khususnya sekitar KM 12 dan KM 14, dinilai membutuhkan perhatian serius pemerintah pusat.

Koordinator Aceh Policy Watch (APW), Muhadi, mendesak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kapolri, serta Panglima TNI turun langsung ke Geumpang untuk melihat kondisi kawasan yang disebut telah lama menjadi lokasi aktivitas tambang emas ilegal.

“Jangan hanya melihat laporan di atas meja. Menteri ESDM, Kapolri dan Panglima TNI perlu turun langsung ke Geumpang, khususnya kawasan Jalan Pameu–Takengon KM 12 dan KM 14, untuk melihat sendiri kondisi lubang tambang emas ilegal di lapangan,” ujar Muhadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, persoalan tersebut bukan hanya mengenai aktivitas penambangan tanpa izin, tetapi juga menyangkut keselamatan manusia dan potensi kerusakan lingkungan akibat banyaknya lubang tambang yang dibuat di kawasan pegunungan.

Muhadi mengatakan informasi masyarakat menyebut jumlah lubang tambang emas ilegal di kawasan Geumpang mencapai ribuan. Namun, angka tersebut menurutnya perlu diverifikasi melalui pemetaan resmi.

“Kalau memang jumlahnya mencapai ribuan, pemerintah harus melakukan pendataan secara terbuka. Berapa lubang yang masih aktif, berapa yang sudah ditinggalkan dan berapa luas kawasan yang terdampak,” katanya.

Selain lubang tambang, Muhadi juga menyoroti peredaran air raksa atau merkuri yang berkaitan dengan aktivitas pengolahan emas di Geumpang.

Menurutnya, penggunaan merkuri dalam pengolahan emas merupakan persoalan lama yang harus mendapat perhatian serius karena berpotensi mencemari lingkungan.

“Geumpang memiliki sejarah panjang persoalan penggunaan merkuri dalam pengolahan emas. Karena itu, pemerintah harus memastikan dari mana air raksa diperoleh, siapa pemasoknya dan bagaimana bahan tersebut bisa sampai ke lokasi tambang,” ujar Muhadi.

Ia meminta aparat tidak hanya menindak pekerja yang berada di dalam lubang tambang.

“Jangan hanya orang yang berada di lubang yang ditangkap. Rantai pasokan air raksa dan pihak yang membiayai aktivitas tambang juga harus ditelusuri apabila memang ditemukan bukti pelanggaran,” tegasnya.

Muhadi juga mendesak pemerintah melakukan uji laboratorium terhadap air, tanah dan sedimen sungai di sekitar kawasan Geumpang untuk memastikan ada atau tidaknya pencemaran merkuri.

“Kalau negara serius memberantas tambang emas ilegal, maka lubang tambang harus ditertibkan dan peredaran air raksa harus diputus. Jangan sampai masyarakat menjadi korban dari pencemaran yang baru diketahui bertahun-tahun kemudian,” katanya.

Menurut Muhadi, kunjungan langsung pejabat pusat diperlukan agar persoalan Geumpang tidak hanya menjadi laporan berulang tanpa penyelesaian permanen.

“Menteri ESDM, Kapolri dan Panglima TNI kami desak turun langsung ke Geumpang Pidie. Lihat sendiri kondisi lubang tambang emas ilegal di Jalan Pameu–Takengon KM 12 dan KM 14. Negara harus hadir dan memastikan persoalan ini benar-benar diselesaikan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dugaan Pelecehan Seksual di Jabal Ulum Pidie, Aktivis Desak Aparat Usut Tuntas dan Negara Hadir Rehabilitasi Korban
Kongkalikong Alat Berat, Setoran, dan Tambang Emas Geumpang: Warga Pertanyakan Ketimpangan Penertiban
Dugaan Setoran kepada Oknum Berseragam Jadi Pertanyaan Besar, Aliansi Pulo Loih Soroti Tambang Cina yang Disebut Masih Berjalan
Keadilan Dipertanyakan di Tengah Penertiban Tambang Geumpang, Rakyat Kehilangan Alat Kerja dan Pemerintah Dituntut Buka Data
Setoran Rp32 Juta per Alat Berat Disebut Mengalir Tiap Bulan, Tambang Emas Ilegal Geumpang Dipertanyakan Siapa yang Mengawal
Tambang Geumpang Dipersoalkan dari Sisi Lingkungan dan Hukum, Wakil Bupati Masuk Sorotan Warganet, APW Desak Aktor Utama Ditelusuri
Tambang Emas Ilegal Geumpang Pidie dan Deru Ekskavator Jadi Sorotan, LLA Akan Laporkan Dugaan Jaringan ke Polda Aceh
Dugaan Pungli SIM C di Pidie, Pemohon Disebut Bisa Lewati Ujian dengan Bayaran Rp600 Ribu

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:35 WIB

Jak začít hrát v online casinu: krok za krokem pro nové hráče

Kamis, 5 November 2026 - 21:03 WIB

JugaBet Argentina: los mejores juegos en vivo que no te puedes perder este 2026

Kamis, 5 November 2026 - 18:54 WIB

Jelang Hari Bakti Kemenimipas ke- 2, Kanwil Ditjenpas Riau, Salurkan Bantuan Sosial Ke Panti Asuhan Al-Ikhlas

Kamis, 5 November 2026 - 18:43 WIB

Quelle application mobile pour jouer sur les nouveaux casinos en ligne en 2026 ?

Kamis, 5 November 2026 - 17:51 WIB

Kasyna z szybką wypłatą: jak porównać metody płatności i maksymalne limity?

Rabu, 4 November 2026 - 21:09 WIB

Kako odabrati savršene opcije za igru u tuffpuff tuffpuff casinu

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WIB

Sichere Online-Casino-Zugänge: So findest du die besten Boni und Spiele

Rabu, 4 November 2026 - 18:40 WIB

Explore the official online casino site: secure access and exciting game options

Berita Terbaru