Tiga Lembaga Mempertanyakan Terkait Pemboman Ikan di Kepulauan Tanakeke,

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:31 WIB

50432 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar  waspada24.com | Adanya Pemberitaan tentang praktik penangkapan ikan dengan cara pemboman di Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar, yang beredar di media sosial hingga kini belum mendapatkan tindakan konkret maupun hasil yang jelas dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum (APH) setempat. Hal ini membuat tiga ketua lembaga di Kabupaten Takalar mengangkat suara dan meminta tanggapan resmi dari pihak terkait.

Rahman Suwandi, ketua LSM Pemantik Kabupaten Takalar, menyampaikan rasa prihatinnya terhadap ketidakjelasan kasus ini. “Dimanakah peran dan tanggung jawab pemerintah Kabupaten Takalar serta aparat penegak hukum? Saya menduga ada hal yang tidak beres dan perlu diteliti lebih dalam, sehingga kasus ini harus diikuti dan ditindaklanjuti sampai tuntas,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Haris Ombel, ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Cabang Kabupaten Takalar, menyatakan bahwa pihaknya akan mengawal proses penanganan kasus pemboman ikan. Tindakan ini bertujuan menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat yang bergantung pada sumber daya alam perikanan di Kepulauan Tanakeke. “Kita perlu mengajukan pertanyaan tentang tindakan apa yang telah diambil oleh pemerintah dan APH dalam menangani kasus yang menimbulkan kekhawatiran ini,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tempat terpisah, Adi Silele, kepala divisi hukum DPP Lembaga Generasi Nusantara Pengabdi Masyarakat (GNPM), menyampaikan bahwa pihaknya siap mengambil langkah yang diperlukan, termasuk melaporkan pemerintah atau APH jika ditemukan keterlibatan mereka dalam kasus ini. “Saya akan mengirimkan anggota tim investigasi untuk melakukan penyelidikan dan mengumpulkan informasi akurat mengenai peristiwa pemboman ikan di Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar,” ujarnya dengan tegas.(tim/red)

Berita Terkait

Kasus Penyekapan dan Pelecehan di Sumedang, Upaya Intimidasi Pers Terungkap
Konsistensi Nur Bintang Qurahmi: Santri Asal Takalar Raih Dua Kali Juara 2 Tingkat Nasional
Pengukuhan Datuak Suku Malayu Rambai Manih Jadi Momentum Perkuat Persatuan Kaum
Warung di Wilayah Plered Ini Diduga Jadi Agen Rokok Ilegal, Aparat Diminta Bertindak
Taufik Hidayat (TH) Kembali Tenar, LP Dari Korban Lainnya “SAA” Ditangani Unit PPA Polresta Bandung
Pewarta Polrestabes Medan Salurkan Bantuan Beras Melalui Program Jumat Barokah
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Sergai Hidupkan Kegiatan Kearifan Lokal Lewat Gelar Festival Layang-Layang “Semarak Langit”
Program Penyetaraan Pendidikan Narapidana, Rutan Kelas I Medan Jalin Kerja Sama dengan PKBM Bina Tunas Muda Cakrawala

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 17:52 WIB

Beginner’s guide to Fast Withdrawal Casino Canada: fast payouts and crypto speeds explained

Kamis, 10 September 2026 - 16:53 WIB

casino N1: Ο απόλυτος προορισμός για online παιχνίδια στην Ελλάδα

Kamis, 10 September 2026 - 15:54 WIB

pin up-da canlı kazino: real vaxtda oyun təcrübəsi

Kamis, 10 September 2026 - 14:25 WIB

zazino casino: оюндарды салыштырып, эң жакшы оюндарды табуу

Kamis, 10 September 2026 - 03:49 WIB

Обзор безопасных способов пополнения счета в Pin Up casino

Kamis, 10 September 2026 - 03:14 WIB

Pin Up casino: лучшие игры и уникальные функции для увлекательного отдыха

Kamis, 10 September 2026 - 02:42 WIB

Pinco ilə canlı kazino: əyləncəni real vaxtda kəşf edin

Rabu, 9 September 2026 - 22:36 WIB

Discover why Instant Withdrawal Casino Canada is the top choice for crypto enthusiasts in

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB

REGIONAL

pin up-da canlı kazino: real vaxtda oyun təcrübəsi

Kamis, 10 Sep 2026 - 15:54 WIB