Kutacane – Pasca Banjir Bandang tahun 2025 yang melanda Kabupaten Aceh Tenggara pada beberapa waktu silam. Masyarakat meminta kepada Pemerintah Pusat dan Daerah untuk secepatnya melakukan pembangunan jembatan Mbrung Kedataran yang menghubungkan tiga Kecamatan dan jembatan natam menuju ke Kecamatan Darulhasanah.
Pasca Banjir bandang beberapa bulan yang lalu mengakibatkan terputusnya sejumlah jembatan di Aceh Tenggara dan beberapa jembatan gantung ikut juga terputus. Imbasnya jembatan terputus membuat perekonomian warga seperti mati suri.

Warga berharap pada pemerintah pusat melalui Pemda setempat secepatnya berkoordinasi dengan Kementrian PUPR atau Kepala Dinas PUPR pusat Agar menglokasikan anggara untuk jembatan yang putus di Aceh Tenggara.
Dari informasi yang diterima pada tanggal 28/03/26 kemarin, sejumlah masyarakat di empat Kecamatan Darul Hasanah bersama kepala Desa mendatangi Dinas PUPR Aceh Tenggara untuk meminta perbaikan dua jembatan yang terputus akibat di terjang banjir bandang beberapa bulan silam.

Ketika di konfirmasi Waspada24.com, Kepala Dinas PUPR.Sadli ST, menjelaskan memang sudah ada beberapa Kepala Desa yang datang ke Dinas PUPR untuk mengusulkan perbaiki masalah jembatan yang putus.
“Terkait permintaan masyarakat tersebut saya meminta waktu untuk berdiskusi kepada Pimpinan Daerah,” kata Sadli.
Laporan(M.Jeni)
Waspada24.com


































