Pemerintah Pusat Tinjau Langsung Normalisasi Sungai Aih Bobo, 13 Alat Berat Dikerahkan untuk Atasi Banjir Berulang di Gayo Lues

WASPADA24.COM

- Redaksi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

5025 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Brigjen TNI (Mar) Dr. Guslin, S.H., M.H., selaku Kepala Koordinator Wilayah Aceh II, meninjau langsung lokasi pekerjaan normalisasi Sungai Aih Bobo di Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Rabu (21/10/2026). Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan penanganan banjir berjalan sesuai rencana, terutama setelah pemerintah pusat melalui bantuan Presiden Prabowo Subianto mengerahkan dukungan alat berat ke wilayah tersebut.

Dalam peninjauan itu, Guslin didampingi perwakilan Kementerian Dalam Negeri serta jajaran Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Dari unsur daerah, hadir Sekretaris Daerah Irwansyah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, serta sejumlah pejabat terkait yang selama ini terlibat dalam penanganan bencana dan pemulihan infrastruktur di Gayo Lues. Kehadiran rombongan gabungan pusat dan daerah itu menunjukkan bahwa penanganan Sungai Aih Bobo menjadi salah satu prioritas dalam upaya mengurangi dampak banjir berulang di kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, sekitar 13 unit ekskavator telah beroperasi di lokasi untuk mendukung pekerjaan normalisasi sungai. Alat berat tersebut dikerahkan untuk mengeruk endapan, memperbaiki alur sungai, dan membuka kembali kapasitas tampung air agar aliran menjadi lebih lancar ketika hujan deras turun. Normalisasi ini menjadi penting karena Sungai Aih Bobo selama beberapa waktu terakhir kerap meluap dan memicu gangguan pada aktivitas warga, termasuk ancaman terhadap akses transportasi dan permukiman di sekitarnya.

Banjir yang berulang di kawasan Blangkejeren dan wilayah lain di Gayo Lues selama ini bukan hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga mengganggu mobilitas masyarakat, distribusi barang, dan kegiatan ekonomi warga. Ketika sungai meluap, genangan air dapat melumpuhkan sejumlah ruas jalan dan membuat aktivitas harian warga terganggu. Karena itu, pekerjaan normalisasi dipandang sebagai langkah penting untuk menekan risiko bencana sekaligus menjaga kesinambungan aktivitas masyarakat di daerah rawan banjir.

Dukungan alat berat yang kini beroperasi disebut sebagai bagian dari bantuan Presiden untuk mempercepat penanganan bencana dan pemulihan daerah terdampak. Melalui pengerahan ekskavator tersebut, pekerjaan yang semula memerlukan waktu lebih lama diharapkan bisa diselesaikan lebih cepat dan lebih terukur. Pemerintah pusat menempatkan pekerjaan ini sebagai bagian dari strategi pemulihan yang tidak hanya menyasar penanganan darurat, tetapi juga pencegahan agar banjir tidak terus berulang dengan dampak yang sama dari waktu ke waktu.

Peninjauan langsung yang dilakukan Brigjen Guslin juga menjadi bentuk pemantauan terhadap efektivitas pemanfaatan bantuan. Di lapangan, keberadaan alat berat harus benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan, mulai dari titik-titik yang mengalami sedimentasi parah hingga bagian sungai yang berpotensi menjadi hambatan aliran air. Karena itu, koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaksana teknis di lapangan menjadi faktor penentu agar hasil pekerjaan benar-benar dirasakan masyarakat.

Selain untuk memperbaiki aliran Sungai Aih Bobo, normalisasi ini juga diharapkan dapat memberi rasa aman bagi warga yang tinggal di bantaran sungai maupun yang bergantung pada akses jalan di sekitarnya. Warga setempat berharap pekerjaan yang sedang berjalan tidak berhenti pada tahap pengerukan semata, tetapi juga diikuti dengan upaya pemeliharaan dan pengawasan agar kondisi sungai tetap stabil dalam jangka panjang. Dengan begitu, ancaman luapan air dapat ditekan dan masyarakat tidak lagi dihantui kekhawatiran setiap kali curah hujan meningkat.

Pemerintah daerah menaruh harapan besar pada dukungan pemerintah pusat ini. Bagi Gayo Lues, normalisasi Sungai Aih Bobo bukan hanya soal memperbaiki saluran air, tetapi juga bagian dari upaya melindungi keselamatan warga, menjaga konektivitas wilayah, dan memastikan kegiatan ekonomi masyarakat bisa kembali berjalan normal. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan terus berlanjut hingga seluruh pekerjaan penanganan bencana dan pemulihan infrastruktur di Gayo Lues benar-benar tuntas. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Satgas PRR Wilayah II Aceh Serahkan 16 Alat Berat ke Pemkab Gayo Lues untuk Percepat Penanganan Dampak Banjir
Kembali Berkunjungan ke SMA Negeri 1 Pining, Basri Kacabdin Gayo Lues Lakukan Visitasi dan Mengantarkan Sumbangan Buku Ke SMA Negeri 1 Pining
Bupati Gayo Lues Kunjungi Desa Ume Lah Blang Pegayon, Dialog Penuh Keakraban Bahas Masa Depan Kopi Gayo Lues
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan 957 Gram Ganja, Satu Pelaku Ditangkap Satu DPO
Quick Respon Brimob Polda Aceh Pasca Kebakaran Rumah Warga di Desa Ulun Tanoh Gayo Lues
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Temu Ramah Kapolres Gayo Lues Bersama Insan Pers, Ajak Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen “SIGAP”
Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:45 WIB

PLN Perkuat Sinergi dengan DPRD Kepulauan Anambas untuk Tingkatkan Layanan Kelistrikan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Prelievi rapidi e sicuri: tutto sui Migliori casinò online italiani non AAMS e le

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Lodur casino logga in: smidig åtkomst till dina favoritspel

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Jamin Pasokan BBM Subsidi, Kapolres Bitung Kawal Langsung Distribusi Pertalite dari Terminal Integrated

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:21 WIB

Profesor Dr Sutan Nasomal,SH,MH Harapkan Konferensi XXIII PGRI Cabang Pulau Banyak Tahun 2026: Perkuat Solidaritas Guru, Wujudkan Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Alumni SMANSAKA 1 Kabanjahe Angkatan 1996 Laksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pos Piket Sekolah

Senin, 18 Mei 2026 - 20:07 WIB

Polsek Tapung Hilir Hasilkan 4 Ton Jagung Pipil – Siap Dijual Ke Bulog Tandun Melalui Bulog Kampar

Senin, 18 Mei 2026 - 18:53 WIB

Kasus Mandek Berbulan-Bulan, Keluarga Satria Aritonang Sebut Janji Pengacara Tinggal Retorika

Berita Terbaru

REGIONAL

Lodur casino logga in: smidig åtkomst till dina favoritspel

Rabu, 21 Okt 2026 - 18:24 WIB