Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

WASPADA24.COM

- Redaksi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:44 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus berulang di Indonesia memunculkan pertanyaan serius terkait penyebab kebakaran dan pengawasan terhadap pemanfaatan lahan.

Aktivis pemuda, Putri Nabila Damayanti, SH, dalam opininya di Jakarta, 22 Oktober 2026, menyoroti dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat, kerusakan ekosistem, serta ancaman hilangnya habitat satwa.

Ia mempertanyakan kemungkinan adanya pembakaran lahan untuk kepentingan perkebunan dan bisnis. Namun, menurutnya, dugaan tersebut harus ditelusuri melalui penyelidikan dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Putri mendesak pemerintah memperkuat pencegahan, meningkatkan pengawasan, serta menindak tegas pihak yang terbukti melanggar hukum tanpa pandang bulu.

“Jangan sampai masyarakat menanggung dampak, sementara keuntungan hanya dinikmati segelintir pihak.”

Menurutnya, penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan api. Pengungkapan penyebab, penegakan hukum, dan pemulihan lingkungan harus menjadi prioritas.

“Hutan adalah warisan kehidupan, bukan untuk diwariskan dalam bentuk abu,” tegasnya dalam pesan opini tersebut.

Berita Terkait

Online o terrestre dove si trova l'ottimale esperienza di gioco con app Superbet
Wypłacalne kasyna internetowe 2026: porównanie najlepszych licencji dla graczy
PLN Perkuat Sinergi dengan DPRD Kepulauan Anambas untuk Tingkatkan Layanan Kelistrikan
Jamin Pasokan BBM Subsidi, Kapolres Bitung Kawal Langsung Distribusi Pertalite dari Terminal Integrated
Profesor Dr Sutan Nasomal,SH,MH Harapkan Konferensi XXIII PGRI Cabang Pulau Banyak Tahun 2026: Perkuat Solidaritas Guru, Wujudkan Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas
Alumni SMANSAKA 1 Kabanjahe Angkatan 1996 Laksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pos Piket Sekolah
Polsek Tapung Hilir Hasilkan 4 Ton Jagung Pipil – Siap Dijual Ke Bulog Tandun Melalui Bulog Kampar
Kasus Mandek Berbulan-Bulan, Keluarga Satria Aritonang Sebut Janji Pengacara Tinggal Retorika

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Online o terrestre dove si trova l'ottimale esperienza di gioco con app Superbet

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Wypłacalne kasyna internetowe 2026: porównanie najlepszych licencji dla graczy

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Jamin Pasokan BBM Subsidi, Kapolres Bitung Kawal Langsung Distribusi Pertalite dari Terminal Integrated

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:21 WIB

Profesor Dr Sutan Nasomal,SH,MH Harapkan Konferensi XXIII PGRI Cabang Pulau Banyak Tahun 2026: Perkuat Solidaritas Guru, Wujudkan Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Alumni SMANSAKA 1 Kabanjahe Angkatan 1996 Laksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pos Piket Sekolah

Senin, 18 Mei 2026 - 20:07 WIB

Polsek Tapung Hilir Hasilkan 4 Ton Jagung Pipil – Siap Dijual Ke Bulog Tandun Melalui Bulog Kampar

Senin, 18 Mei 2026 - 18:53 WIB

Kasus Mandek Berbulan-Bulan, Keluarga Satria Aritonang Sebut Janji Pengacara Tinggal Retorika

Berita Terbaru

REGIONAL

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:44 WIB