Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

WASPADA24.COM

- Redaksi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:44 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus berulang di Indonesia memunculkan pertanyaan serius terkait penyebab kebakaran dan pengawasan terhadap pemanfaatan lahan.

Aktivis pemuda, Putri Nabila Damayanti, SH, dalam opininya di Jakarta, 22 Oktober 2026, menyoroti dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat, kerusakan ekosistem, serta ancaman hilangnya habitat satwa.

Ia mempertanyakan kemungkinan adanya pembakaran lahan untuk kepentingan perkebunan dan bisnis. Namun, menurutnya, dugaan tersebut harus ditelusuri melalui penyelidikan dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Putri mendesak pemerintah memperkuat pencegahan, meningkatkan pengawasan, serta menindak tegas pihak yang terbukti melanggar hukum tanpa pandang bulu.

“Jangan sampai masyarakat menanggung dampak, sementara keuntungan hanya dinikmati segelintir pihak.”

Menurutnya, penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan api. Pengungkapan penyebab, penegakan hukum, dan pemulihan lingkungan harus menjadi prioritas.

“Hutan adalah warisan kehidupan, bukan untuk diwariskan dalam bentuk abu,” tegasnya dalam pesan opini tersebut.

Berita Terkait

Wypłacalne kasyna internetowe 2026: porównanie najlepszych licencji dla graczy
PLN Perkuat Sinergi dengan DPRD Kepulauan Anambas untuk Tingkatkan Layanan Kelistrikan
Jamin Pasokan BBM Subsidi, Kapolres Bitung Kawal Langsung Distribusi Pertalite dari Terminal Integrated
Profesor Dr Sutan Nasomal,SH,MH Harapkan Konferensi XXIII PGRI Cabang Pulau Banyak Tahun 2026: Perkuat Solidaritas Guru, Wujudkan Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas
Alumni SMANSAKA 1 Kabanjahe Angkatan 1996 Laksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pos Piket Sekolah
Polsek Tapung Hilir Hasilkan 4 Ton Jagung Pipil – Siap Dijual Ke Bulog Tandun Melalui Bulog Kampar
Kasus Mandek Berbulan-Bulan, Keluarga Satria Aritonang Sebut Janji Pengacara Tinggal Retorika
JEMBATAN PENGHUBUNG ANTARA DESA PINTU RIME DAN DESA PERTIK DI KECAMATAN PINING MEMBUTUHKAN PERHATIAN KITA

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Kurir Sabu di Durin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:30 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Satgas PRR Wilayah II Aceh Serahkan 16 Alat Berat ke Pemkab Gayo Lues untuk Percepat Penanganan Dampak Banjir

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Kembali Berkunjungan ke SMA Negeri 1 Pining, Basri Kacabdin Gayo Lues Lakukan Visitasi dan Mengantarkan Sumbangan Buku Ke SMA Negeri 1 Pining

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:07 WIB

Bupati Gayo Lues Kunjungi Desa Ume Lah Blang Pegayon, Dialog Penuh Keakraban Bahas Masa Depan Kopi Gayo Lues

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan 957 Gram Ganja, Satu Pelaku Ditangkap Satu DPO

Rabu, 9 September 2026 - 22:37 WIB

Quick Respon Brimob Polda Aceh Pasca Kebakaran Rumah Warga di Desa Ulun Tanoh Gayo Lues

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:53 WIB

7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Berita Terbaru

REGIONAL

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:44 WIB