Apakah Kami Orang Gayo “Ditinggalkan”

WASPADA24.COM

- Redaksi

Kamis, 20 Maret 2025 - 21:30 WIB

50269 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGAH | Sepertinya orang Gayo akan selalu menjadi masyarakat kelas 2 (dua) di Tanoh rencong. Dan sejarah telah mencatat itu, namun sepertinya hal yang sama akan kembali dirasakan oleh orang Gayo dalam 5 tahun kedepan.

Diawal pemerintahan baru Aceh, mualem sebagai gubernur Aceh telah menunjuk saudara Alhudri sebagai PLT Sekda Aceh. Penunjukan itu seperti membawa angin segar bagi masyarakat Gayo. Harapan orang Gayo untuk mengirimkan putra nya untuk turut terlibat dalam mengambil kebijakan strategis demi pembangunan Aceh kedepan sepertinya akan terwujud. Hal ini dirasakan tidak terlalu berlebihan karena toh di tanah Gayo dan Alas Mualem mendapatkan kemenangan besar di Pilkada 2024 kemarin.

Namun harapan itu serasa sirna dalam sekejap mata. Mualem kembali “berkhianat” kepada urang Gayo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baru 28 hari setelah penunjukan Alhudri sebagai PLT sekda, tiba² pada Senin 17 Maret 2025 beliau diganti tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Perlu digaris bawahi, ini bukan tentang saudara Alhudri, tapi ini tentang cara mualem sebagai gubernur Aceh yg memiliki hak penuh terkait itu memperlakukan orang Gayo.

Kecewa? Pasti. Namun apa mau dikata, Mualem dan orang² disekelilingnya bagaikan kacang yang lupa pada kulitnya. Beliau lupa bagaimana memperlakukan manusia Gayo sebagai manusia.

Kalau begini terus, maka sangat layak ide ALA (Aceh lauser Antara) kita diskusikan lagi.

Sekali lagi kami mengharap mualem sebagai orang di dipilih oleh masyarakat Gayo sebagai gubernur Aceh dapat menjelaskan ini kepada masyarakat Gayo secara khusus dan Masyarakat Aceh secara umum. Jangan hanya bisa berlindung dibalik tembok pendopo.

Uwet mi ko urang Gayo.

By. Tgk Muhammad muslim alhaitami
(Putra Gayo alumni Dayah)

Berita Terkait

Polres Aceh Tengah Amankan 300 Karung Material Diduga Mengandung Emas dari Lokasi PETI
Razia Gabungan di Aceh Tengah: Mesin Dompeng dan Asbuk Penyaring Dimusnahkan, Bekas Aktivitas Tambang Emas Ilegal Masih Terlihat
Membangun Generasi Cerdas dan Berkarakter, TK IT Az-Zahra Takengon Wisuda Angkatan XIII dengan Rangkaian Pentas Seni
Ibnu Hasyim : Provinsi ALA Pasti Terwujud
Bupati Aceh Tengah Haili Yoga Sosok Pemimpin Mengikuti Jejak Rasulullah
Hidupkan Ramadhan KAMMI Daerah Gayo gelar kegiatan berbagi.
Pangdam IM : Penangkapan Pengedar sabu sebagai wujud komitmen Kodam dalam pemberantasan Narkoba di Aceh.
Yayasan Arziqi Zumara Gelar Acara Mukhayyam Al Qur’an untuk SDM Az-Zahra Selama Tiga Hari

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 02:58 WIB

​Dipicu Cekcok Soal KTP, Nelayan di Bitung Tega Tikam Rekannya Pakai Pisau

Senin, 7 September 2026 - 02:17 WIB

Coba Kabur dan Buang Sajam, Remaja di Kompleks Nabati Diangkut Team Tarsius

Selasa, 1 September 2026 - 16:09 WIB

Menguak Sejarah Kota Bitung: Dari Markas Perompak Menjadi Kota Administratif Pertama di Indonesia

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Sebut Polri Tak Bisa Kerja Sendiri, AKBP Arie Sulistyo Ajak Tiga Ormas Bitung Perkuat Sinergi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:40 WIB

Sabet Juara Utama Kategori TNI/Polri, Aipda Irfan Harumkan Nama Polres Bitung di Muscle War 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:59 WIB

Kapolres Bitung Tekankan Respons Cepat dan Tindak Tegas Pelaku Karhutla

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:37 WIB

​Peringati Maulid Nabi 1448 H, Polres Bitung Salurkan Bansos ke Panti Asuhan Karunia Allah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:50 WIB

​Sidak SPBU di Bitung: Wakapolres Temukan Plat Nomor Ganda dan Dugaan Penyalahgunaan BBM

Berita Terbaru