Tragis..!! Massa Aksi Unjuk Rasa di DPRD Sumut Mengalami Kejang-kejang Usai di Pukul Mundur Polisi

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 29 Agustus 2025 - 18:04 WIB

50237 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Waspada24.com Medan – Kericuhan kembali terjadi dalam unjuk rasa di DPRD Sumatera Utara,Sebagian massa dipukul mundur kepolisian ke arah Jalan Kejaksaan. Usai kericuhan itu, publik digegerkan oleh video seorang diduga salah seorang demonstran menjadi korban dugaan penganiayaan oleh polisi, Jum’at (29/8/25)

 

Salah satu massa pendemo yang terekam mengalami tindak kekerasan yang membuat tubuh seorang pria terkapar dan kejang-kejang diketahui aksi tersebut diduga tindak kekerasan kepolisian dalam memukul mundur massa aksi demo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Massa tersebut tergeletak dengan berlumur darah di bagian kepalanya. Kondisinya tengah kejang-kejang. “Jangan dipukul bang, jangan dipukul bang,Ambulans, ambulans mana” ujar suara perekam video berjaket ojek online.

 

Awalnya tidak ada yang berani memegang massa yang terkapar itu. Namun beberapa pengendara ojek online meminta polisi membawanya untuk mendapat perawatan medis.

 

Beberapa saat kemudian, di dalam video terlihat korban dugaan kekeraaan itu dibawa dengan sepeda motor oleh laki-laki berjaket ojek online. Aksi dugaan kekerasan itu terjadi di sekitar belakang Hotel Adi Mulia Medan. Belum diketahui bagaimana keadaan korban saat ini.

 

Dalam rekaman video tersebut terlihat jelas tindak kekerasan kepolisian terhadap massa telah melanggar peraturan dan SOP.

Berita Terkait

Profesor Dr Sutan Nasomal,SH,MH Harapkan Konferensi XXIII PGRI Cabang Pulau Banyak Tahun 2026: Perkuat Solidaritas Guru, Wujudkan Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas
Alumni SMANSAKA 1 Kabanjahe Angkatan 1996 Laksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pos Piket Sekolah
Polsek Tapung Hilir Hasilkan 4 Ton Jagung Pipil – Siap Dijual Ke Bulog Tandun Melalui Bulog Kampar
Kasus Mandek Berbulan-Bulan, Keluarga Satria Aritonang Sebut Janji Pengacara Tinggal Retorika
JEMBATAN PENGHUBUNG ANTARA DESA PINTU RIME DAN DESA PERTIK DI KECAMATAN PINING MEMBUTUHKAN PERHATIAN KITA
KELUARGA ALMARHUM SATRIA ARITONANG TUNTUT PENGEMBALIAN UANG JASA ADVOKAT SEBESAR RP 40 JUTA KARENA DINILAI WANPRESTASI
Tingkatkan Kualitas SDM, Lapas Labuhan Ruku Gelar Pembinaan Pendidikan Bersama PKBM Amanah Alwasliyah Indrapura
Usai Ikrar Pemasyarakatan, Lapas Labuhan Ruku Gerak Cepat Lakukan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Tes Urine Petugas dan Warga Binaan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:42 WIB

DPRD Jangan Jadi Stempel Pengusaha THM! Kami Datang Bukan Untuk Didengar, Tapi Untuk Dilaksanakan!

Senin, 21 September 2026 - 19:08 WIB

Lanal dan Bea Cukai Gorontalo Gagalkan Penyelundupan 3 Ton Sianida Asal Filipina

Jumat, 11 September 2026 - 21:35 WIB

Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Kasus Penyekapan dan Pelecehan di Sumedang, Upaya Intimidasi Pers Terungkap

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:24 WIB

Konsistensi Nur Bintang Qurahmi: Santri Asal Takalar Raih Dua Kali Juara 2 Tingkat Nasional

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:04 WIB

Pengukuhan Datuak Suku Malayu Rambai Manih Jadi Momentum Perkuat Persatuan Kaum

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:46 WIB

Warung di Wilayah Plered Ini Diduga Jadi Agen Rokok Ilegal, Aparat Diminta Bertindak

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:36 WIB

Taufik Hidayat (TH) Kembali Tenar, LP Dari Korban Lainnya “SAA” Ditangani Unit PPA Polresta Bandung

Berita Terbaru