Kutacane.Waspada24.co -pembangunan jembatan mbarung kedataran sudah dua hari tidak kerja,karna hujan mengguyuri Kabupaten Aceh Tenggara yang menyebabkan naiknya air sungai alas, Sebagian masyarakat Aceh Tenggara mendesak agar rekanan proyek cepat selesai pekerjaanya yang dikerja oleh CV karya Abadi.
Pembangunan jembatan mbarung kedataran panjang 45 M dan Lebar 8 M itu tidak mencapai kontrak pekerjaan yang di tentukan oleh konsultan.Terlihat dari papan plang proyek pekerjaan jembatan mbarung kedataran mati kontrak 31 desembar 2025 ini.

Proyek jembatan mbarung kedataran bersumber dari dana Otonomi Khusus Aceh senilai Rp7,8 (DOKA) 2025, pekerjaan itu dimulai di bulan Agustus yang lalu.
Waktu pekerjaan tersisa sekitar 34 hari lagi di akhir masa matinya kontrak pada akhir Desember 2025, pekerjaan tersebut baru mencapai 40%.penyebabnya karna kondisi cuaca di Aceh Tenggara dalam minggu ini diguyuri hujan setiap harinya.

Masyarakat Kecamatan Lawe Alas dan Kecamatan Darulhasanah menimbulkan kecemasan jembatan tersebut tidak selesai pekerjaan di akhir tahun 2025 ini karena jembatan tersebut penghubung ekonomi dan akses masyarakat ke pusat kota kutacane
Ketika di konfirmasi Kepala dinas PUPR Sadli ST. Rabu 26/11/25 Lewat Via Telopon gegam,”dia menjelaskan apabila cuaca terus menerus seperti keadaan sekarang di kwatirkan pelaksanaan pekerjaan tidak selesai sesuai dengan waktu kontrak dan dia akan berkoordinasi dengan pihak provensi Aceh.
Langkah – langkah yang di tempuh
dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut berdasarkan peraturan dan perundang undangan yang berlaku , hal ini berdasarkan surat keputusan bupati Aceh Tenggara No-300.2.1/362.2025.tentang perpanjangan status bencana. Sehubung dengan keadaan cuaca di wilayah Aceh Tenggara dan prediksi kondisi cuaca sebagaimana surat kepala pelaksanan badan penggulaangan bencana daerah Kabupaten Aceh Tenggara.

Dengan No.360/351/BPBD/IX/2025 Tanggal 6 November 2025 perlu menetapakan keputusan Bupati tentang perpanjangan status siaga darurat bencana banjir di Kabupaten Aceh Tenggara tahun 2025,”jelas Sadli ST.
Harapan masyakat seberang dan sekitarnya pada dinas PUPR akan desak pihak rekanan mau pun CV pelaksana agar secepat menyelesaikan pembangunan jembatan mbrung kedataran karna merupakan salah satu infrastruktur penghubung utama yang paling sering digunakan masyarakat di tiga kecamatan wilayah seberang.
Laporan(M.Jeni)
Waspada24.com.



































