Proyek Drainase Diduga Dikerja Asal-Asalan, Ketahanan Konstruksi Dipertanyakan Meski Anggaran Capai Rp 28,9 Miliar

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:28 WIB

50107 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – waspada.com | Proyek drainase di Kelurahan Pat’têne menuai sorotan keras dari warga. Pengerjaan galian di lapangan dinilai jauh dari standar, bahkan terkesan asal-asalan, sehingga memunculkan dugaan bahwa kualitas pekerjaan tidak sebanding dengan besarnya anggaran yang digelontorkan.

 

Warga mempertanyakan kinerja PT Jaya Etika Beton, selaku kontraktor pelaksana proyek bernilai Rp 28,9 miliar yang bersumber dari APBN. Dengan nilai anggaran sebesar itu, masyarakat menilai tidak seharusnya muncul pekerjaan yang minim kualitas, terutama pada bagian galian yang menjadi fondasi utama ketahanan drainase,Sabtu(6/12/2025)-

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Di lapangan, warga menemukan indikasi ketidaksesuaian dalam kedalaman galian, kerapihan pengerjaan, hingga pemadatan tanah yang dinilai tidak memenuhi standar teknis. Kondisi tersebut membuat masyarakat khawatir proyek ini hanya akan bertahan sebentar sebelum kembali menimbulkan masalah baru seperti kerusakan saluran dan banjir.

 

Sorotan publik juga mengarah pada lemahnya pengawasan dari instansi terkait. Warga menegaskan bahwa pekerjaan dengan anggaran miliaran rupiah tidak boleh dibiarkan dikerjakan secara sembrono, karena menyangkut keselamatan dan kepentingan masyarakat luas.

 

Warga mendesak pihak pengawas, aparat terkait, hingga penegak hukum untuk turun memastikan pekerjaan sesuai spesifikasi. Mereka menekankan bahwa dana APBN adalah uang rakyat, sehingga setiap penyimpangan kualitas harus dibuka secara transparan dan dipertanggungjawabkan tanpa kompromi.

 

(Nakku JAGUAR)

Berita Terkait

Proyek Drainase Pat’têne Disoal: Galian Dinilai Asal-Asalan, K3 Diabaikan, Anggaran Rp 28,9 Miliar Dipertanyakan
Proyek Drainase Lingkungan Tala Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, Galian Tidak Digarap Maksimal

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 01:28 WIB

Dari Bantaran Sungai Brantas, TNI Hadir Bangun Jembatan Harapan Warga Malang

Jumat, 17 April 2026 - 20:25 WIB

Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62

Rabu, 15 April 2026 - 17:25 WIB

Kebenaran Akhirnya Terungkap: Mantan Warga Binaan Tegaskan Berita Negatif Sebuah Media Online Terhadap Lapas Narkotika Pematangsiantar Adalah Hoaks

Senin, 13 April 2026 - 18:53 WIB

Gelanggang Ayam “Vallas Arena” Rumbai Barat, Pengelola: Kami Tidak Menyediakan Tempat Untuk Berjudi

Senin, 13 April 2026 - 18:31 WIB

Marjani Ajukan Keberatan ke KPK, Kuasa Hukum Nilai Penetapan Tersangka Tidak Sah

Sabtu, 11 April 2026 - 20:01 WIB

Yudi Suseno Lantik Pejabat Administrator, Tekankan Komitmen Kerja dan Anti Zona Nyaman

Jumat, 10 April 2026 - 20:32 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Jumat, 10 April 2026 - 16:07 WIB

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!