Puluhan Anak SD N Kecamatan Tiganderket Diduga Korban Pencabulan, Buat Laporan Ke Polres Tanah Karo

REDAKSI SUMUT

- Redaksi

Selasa, 4 Februari 2025 - 08:05 WIB

50410 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

filter: 0; jpegRotation: 90; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; 
hw-remosaic: 0; 
touch: (0.010185185, 0.010185185); 
modeInfo: ; 
sceneMode: Night; 
cct_value: 0; 
AI_Scene: (-1, -1); 
aec_lux: 0.0; 
hist255: 0.0; 
hist252~255: 0.0; 
hist0~15: 0.0;

filter: 0; jpegRotation: 90; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (0.010185185, 0.010185185); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 0.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

 

Karo – Puluhan Warga Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, di dampingi Kepala Desa Tanjung Merawa Robertus Singarimbun mendatangi Polres Tanah Karo, Senin 4 Peb 2025 pukul 10 WIB guna membuat Laporan dan menindak lanjuti terduga berinisial OS (30) pria, yang di duga melakukan pencabulan.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pencabulan terhadap puluhan anak – anak yang dilakukan oknum berinisial OS (30), di duga sudah berlangsung 10 Tahun. Korban yang di jadikan pemuas napsu setan nya itu semuanya anak laki – laki. Dan umur korban rata – rata di bawah umur 10 Tahun.

 

Semua aksi bejadnya itu di lakukan di Desa Tanjung Merawa. Dari keterangan Ibu korban, OS melakukan aksinya saat orang tua korban lagi bekerja di ladang orang.Dan rata – rata Korban nya anak dari Orang tua yang bekerja di ladang orang.

 

Menurut ibu korban, OS mengiming imingi dengan sejumlah uang kepada korban. sehingga korban mau melakukan apa yang disuruh oknum cabul itu. Bukan itu saja, OS mengancam korban agar aksi nya itu jangan sampai ada yang tau. Apalagi melaporkan ke orang tua nya. OS berikan uang servis kepada setiap korban. Jumlah nya beda – beda, ada yang 10 ribu, 15 ribu, 20 ribu tutur ibu korban dengan muka sedih.

 

Dari keterangan Kepala Desa Tanjung Merawa Robertus Singarimbun saat ditemui kru media waspada24 di lapangan Mapolres Tanah Karo, beliau mengatakan, (OS) merupakan warga Desa Tanjung Merawa, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo. Sehari harinya oknum OS ini bekerja sebagai buruh tani di ladang orang.

 

“Berawal dari adanya pengakuan seorang anak laki laki masih duduk dibangku SD, mengadu kepada neneknya bahwa dirinya (korban) telah disodomi oleh seseorang pria dewasa, warga desa yang sama. Pengakuan anak tersebut sontak membuat sang nenek dan keluarganya merasa terkejud. Kemudian oleh sang nenek korban, melaporkan kepada Pemerintah desa. Curiga kalau korban tidak hanya satu anak ini saja , kami pun dari pemerintahan desa berinsiatif mendatangi pihak sekolah untuk sama – sama menanyakan kepada anak anak didik, ingin mengetahui siapa saja sudah pernah jadi korban pencabulan oleh terduga pelaku cabul berinisial OSM. Nah dari situ kami dapatkan keterangan dan pengakuan dari para korban yang sudah pernah mengalami hal yang sama, dan ternyata jumlah ada berkisar 10 orang anak yang sudah mengaku diperlakukan sama,” ujar kades.

 

“Kami dari pemerintahan desa tanjung merawa, selanjutnya mendampingi orang tua dan anak anak yang diduga sebagai korban pencabulan terhadap anak dibawah umur , untuk membuat laporan pengaduan ke Polres Tanah Karo, saat ini para korban sedang dimintai keterangan di ruangan unit PPA , kami menduga masih banyak anak anak yang diduga telah jadi korban namun masih enggan atau malu untuk mengatakan jujur. Seluruh korban nya masih anak anak SD berjenis kelamin laki laki. Saat ini terduga pelaku berinisial OSM sejak hari jumat kemarin sudah melarikan diri dari desa, mungkin ia takut diamuk massa.” Ungkap kades tanjung merawaRobertus Singarimbun mengatakan, diatidak menyangka Oknum OS itu berbuat seperti itu. Sehari harinya OS bekerja sebagai Aron di ladang orang.

 

Sampai berita ini di tayangkan, puluhan Anak – anak dan orang tua korban, masih mengikuti tahapan pemeriksaan oleh penyidik PPA Polres Tanah Karo.

 

Penulis:Riswan Sembiring

Berita Terkait

Belum Dikembalikan! Rp130 Juta Simpanan Anggota KSU KMGR Paya Rentan Desa Kem-Kem Macet
Sinergi Wujudkan Masyarakat Sehat: Kapolsek Laubaleng AKP A. Nainggolan Tekankan Pentingnya Cegah Stunting
Satlantas Polres Karo di Bawah AKP Andita Sitepu Tegakkan Disiplin Lalu Lintas & Kesadaran Pajak Kendaraan
AKP Joni H. Pardede Pimpin Langkah Cepat: Satresnarkoba Polres Karo Amankan 20 Butir Ekstasi di Kabanjahe
Warga Lega: Pemkab Karo Bergerak Cepat Atasi Genangan & Banjir Sepanjang Jalur Simpang Enam–Lau Dah  
Namanya Dicatut Tanpa Izin! Warga Berastepu Laporkan Orang yang Mengaku Wakili 165 KK Pengungsi Sinabung
​Uang Simpanan Tak Kunjung Dibayarkan, Anggota Koperasi Mega Gotong Royong Desa Siabang-Abang Gelar Aksi Spontanitas dan Tuntut Keadilan
Wakil Rektor II IT&B Indonesia Asprina Br Surbakti (38) Ditemukan Tewas di Kediaman Perumahan Je Khesain — Mobil Dibawa Kabur, Polisi Telusuri Jejak Pelaku

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Menteri Imipas Agus Andrianto Audit Remisi dan Cabut PB, Aktivis Nasional: Sudah Sangat Tepat Agar Tidak Terulang Lagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Ahli Waris Bong Kon HO Gugat PT Sebatin, Persoalkan 2.375 Saham dan RUPS Sejak 2006

Kamis, 24 September 2026 - 02:04 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange

Kamis, 17 September 2026 - 21:28 WIB

Kabar Gembira! Febiona & Agnesia Korban Keracunan MBG di Karo Kondisi Membaik, Segera Pulang Akhir Pekan Ini RSCM Bantah Isu Hilang Ingatan & Gangguan Psikotik  

Sabtu, 12 September 2026 - 19:08 WIB

Banjir Melanda Aceh, Mualem Disorot karena Bolak-Balik Kuala Lumpur, Publik Pertanyakan Kepemimpinan

Rabu, 9 September 2026 - 17:35 WIB

Pengamat Apresiasi Polres Cimahi Bongkar Home Industry Tembakau Sintetis, Ratusan Ribu Jiwa Diselamatkan

Selasa, 8 September 2026 - 14:59 WIB

Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029

Senin, 7 September 2026 - 00:07 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!

Berita Terbaru