Puluhan Anak SD N Kecamatan Tiganderket Diduga Korban Pencabulan, Buat Laporan Ke Polres Tanah Karo

REDAKSI SUMUT

- Redaksi

Selasa, 4 Februari 2025 - 08:05 WIB

50386 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

filter: 0; jpegRotation: 90; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; 
hw-remosaic: 0; 
touch: (0.010185185, 0.010185185); 
modeInfo: ; 
sceneMode: Night; 
cct_value: 0; 
AI_Scene: (-1, -1); 
aec_lux: 0.0; 
hist255: 0.0; 
hist252~255: 0.0; 
hist0~15: 0.0;

filter: 0; jpegRotation: 90; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (0.010185185, 0.010185185); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 0.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

 

Karo – Puluhan Warga Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, di dampingi Kepala Desa Tanjung Merawa Robertus Singarimbun mendatangi Polres Tanah Karo, Senin 4 Peb 2025 pukul 10 WIB guna membuat Laporan dan menindak lanjuti terduga berinisial OS (30) pria, yang di duga melakukan pencabulan.

 

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pencabulan terhadap puluhan anak – anak yang dilakukan oknum berinisial OS (30), di duga sudah berlangsung 10 Tahun. Korban yang di jadikan pemuas napsu setan nya itu semuanya anak laki – laki. Dan umur korban rata – rata di bawah umur 10 Tahun.

 

Semua aksi bejadnya itu di lakukan di Desa Tanjung Merawa. Dari keterangan Ibu korban, OS melakukan aksinya saat orang tua korban lagi bekerja di ladang orang.Dan rata – rata Korban nya anak dari Orang tua yang bekerja di ladang orang.

 

Menurut ibu korban, OS mengiming imingi dengan sejumlah uang kepada korban. sehingga korban mau melakukan apa yang disuruh oknum cabul itu. Bukan itu saja, OS mengancam korban agar aksi nya itu jangan sampai ada yang tau. Apalagi melaporkan ke orang tua nya. OS berikan uang servis kepada setiap korban. Jumlah nya beda – beda, ada yang 10 ribu, 15 ribu, 20 ribu tutur ibu korban dengan muka sedih.

 

Dari keterangan Kepala Desa Tanjung Merawa Robertus Singarimbun saat ditemui kru media waspada24 di lapangan Mapolres Tanah Karo, beliau mengatakan, (OS) merupakan warga Desa Tanjung Merawa, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo. Sehari harinya oknum OS ini bekerja sebagai buruh tani di ladang orang.

 

“Berawal dari adanya pengakuan seorang anak laki laki masih duduk dibangku SD, mengadu kepada neneknya bahwa dirinya (korban) telah disodomi oleh seseorang pria dewasa, warga desa yang sama. Pengakuan anak tersebut sontak membuat sang nenek dan keluarganya merasa terkejud. Kemudian oleh sang nenek korban, melaporkan kepada Pemerintah desa. Curiga kalau korban tidak hanya satu anak ini saja , kami pun dari pemerintahan desa berinsiatif mendatangi pihak sekolah untuk sama – sama menanyakan kepada anak anak didik, ingin mengetahui siapa saja sudah pernah jadi korban pencabulan oleh terduga pelaku cabul berinisial OSM. Nah dari situ kami dapatkan keterangan dan pengakuan dari para korban yang sudah pernah mengalami hal yang sama, dan ternyata jumlah ada berkisar 10 orang anak yang sudah mengaku diperlakukan sama,” ujar kades.

 

“Kami dari pemerintahan desa tanjung merawa, selanjutnya mendampingi orang tua dan anak anak yang diduga sebagai korban pencabulan terhadap anak dibawah umur , untuk membuat laporan pengaduan ke Polres Tanah Karo, saat ini para korban sedang dimintai keterangan di ruangan unit PPA , kami menduga masih banyak anak anak yang diduga telah jadi korban namun masih enggan atau malu untuk mengatakan jujur. Seluruh korban nya masih anak anak SD berjenis kelamin laki laki. Saat ini terduga pelaku berinisial OSM sejak hari jumat kemarin sudah melarikan diri dari desa, mungkin ia takut diamuk massa.” Ungkap kades tanjung merawaRobertus Singarimbun mengatakan, diatidak menyangka Oknum OS itu berbuat seperti itu. Sehari harinya OS bekerja sebagai Aron di ladang orang.

 

Sampai berita ini di tayangkan, puluhan Anak – anak dan orang tua korban, masih mengikuti tahapan pemeriksaan oleh penyidik PPA Polres Tanah Karo.

 

Penulis:Riswan Sembiring

Berita Terkait

IPK DPD Karo Lapor Polres Terkait Hoaks dan Pencemaran Nama Baik di Grup Facebook  
Hadiri Pemakaman Ketua LBH IPK Karo, Maha Sendi Sembiring Milala: Kami Tak Akan Kendor Membela Rakyat Kecil
Dua Kasus Penganiayaan Terkait Gunung Sibayak: 9 Orang Jadi Tersangka, Satu Remaja Meninggal Dunia Akibat Main Hakim Sendiri  
PEMKAB KARO TEGAS: UNGGAHAN TIKTOK CATUT NAMA BUPATI SOAL PUNGLI DAN WISATA ADALAH HOAKS
Resmi Dihapus! Tidak Ada Lagi Pungutan Masuk di Air Panas Semangat Gunung & Daulu
Buka Pasar Baru! 9 Hasil Pertanian Unggulan Karo Dikirim Perdana ke Palangka Raya
Bupati Karo Turun Langsung ke Merek: Dengar Keluhan Warga, Beri Layanan Kesehatan & Administrasi Gratis  
Donasi Rp21,5 Juta dari DPD IPK Karo & Korindo S. Milala untuk Evakuasi dan Pengobatan WNI di Kamboja  

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:25 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ungkap Kasus Narkotika Ganja, Seorang Perempuan Diamankan

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:59 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ungkap Kasus Narkotika Ganja, Seorang Perempuan Diamankan

Senin, 13 Juli 2026 - 21:49 WIB

Meriah dan Penuh Keakraban, SDN 4 Blangkejeren Sambut Murid Baru dalam MPLS

Senin, 13 Juli 2026 - 09:40 WIB

MPLS SMA Negeri 1 Pining Berlangsung Penuh Semangat di Tengah Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

Rabu, 24 Juni 2026 - 01:26 WIB

Bencana Banjir Putuskan Jalur Vital, Polri dan TNI Bersinergi Layani Masyarakat

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:39 WIB

Brimob Polda Aceh, Tangguh dan Tulus Mengayomi Masyarakat Gayo Lues

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:40 WIB

HK Kebut Pembersihan Material Longsor, Jalan Tetumpun Kembali Bisa Dilintasi

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:03 WIB

AKHIRNYA JEMBATAN GANTUNG DESA PINTU RIME SUDAH BISA DILALUI KEMBALI

Berita Terbaru