Kasus Kekerasan Terhadap Anak Di Karo Meningkat, Dinas P3AP2 Karo Belum Ada Lakukan Pendampingan Terhadap Korban

REDAKSI SUMUT

- Redaksi

Sabtu, 8 Februari 2025 - 04:06 WIB

50425 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket.foto : Daris Kaban Ketua LSM Baladhika Adhyaksa Nusantara Kab.Karo.

 

KARO – Kinerja Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2) Kabupaten Karo disorot, Hal itu dipicu terkait jumlah kasus tindak pidana kekerasan terhadap anak dibawah umur di karo peningkatannya cukup signifikan,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menimbulkan keresahan ditengah tengah masyarkat termasuk dikalangan pelaku control social pemerhati kinerja aparatur pemeritah,

 

Terpantau, hingga saat ini Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2) Kabupaten Karo belum ada upaya memberikan pelayanan yang memadai dan bermanfaat terhadap para keluarga korban pelecehan sexual terhadap anak dibawah umur,

 

Hal itu diketahui berdasarkan keterangan Dr. Arjuna Wijaya, Sp.P yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana kabupaten karo. Kamis (6/2/2025) saat ditemui tim awak media dikantin kantor bupati karo

 

“Kasusnya masih diproses di Polres, anggaran juga belum ada, apalagi sekarang ini pemerintah pusat di era presiden prabowo mengeluarkan stadmen memangkas anggaran ke daerah. Kan gak mungkin uang pribadi saya, saya keluarkan untuk perjalanan dinas menemui mereka, karna sekali jalan aja gak cukup 600 ribu kesana,” kata mantan Dirut RSUD Kabanjahe ini enteng.

 

Menyikapi pernyataan dr Arjuna Wijaya tersebut, Daris Kaban Ketua LSM Baladhika Adiyaksa Nusantara Kab. Karo angkat bicara, menurutnya, pernyataan ataupun stadmen Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak itu hanya alasan mau buang badan, sangat tidak relevan, seperti gak ada niat peduli terhadap perlindungan anak, asbun alias asal bunyi, ucapnya

 

“Aneh, sekelas Kepala Dinas tidak paham akan tugas serta fungsinya, sudah jelas bahwa kasus ini menyangkut, perlindungan anak dan memperjuangkan hak hak anak bangsa, gak sedikit anak dibawah umur yang sudah jadi korban kekerasan sexsual sekarang ini. Menurut saya jawaban dan tanggapan bapak itu tidak bijak dan gak relevan, sepertinya gak ada kepedulian mengenai perlindungan terhadap masa depan anak, asbun alias asal bunyi. Kalau nunggu ada anggaran turun baru bergerak, berati beliau memang gak inisiatif dan gak tanggap menyikapi persoalan ditengah masyarakat,” ujar Daris.

 

“Baru baru ini mereka pelisiran ke IKN bisa nya tiba tiba brangkat, itu dari mana anggaran biaya perjalanan mereka kesana ? kalau untuk hal itu kok bisa tiba tiba ada anggarannya ? sementara kalau untuk masyarakat yang butuh perhatian serius alasannya gak ada anggaran dan harus nguras uang pribadi lah,

 

Ini bukan kasus kecil, namun cendrung sifatnya kemanusian karna dampaknya jika tidak segera ditangani dengan serius terhadap para korban, kita khawatir merusak mental psikis dan kejiwaan anak, kalau memang mereka gak paham akan tugas dan fungsinya, ada bagusnya dibubarkan saja Dinas nya, untuk apa kalau toh gak adanya manfaatnya ke masyarakat. Percuma pegawai ditempatkan didinas itu, tiap bulan negara membayar gaji pegawai disitu tapi gak punya rasa empati dan kepedulian. Jangan jangan mereka hanya tau kerjanya cuma bagi bagi kondom gratis aja ke masyarakat ?, ungkapnya

 

Lanjutnya lagi, “Semoga Bupati Karo yang baru nanti segera mengevaluasi kembali Jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2) Kabupaten Karo. Menempatkan pejabat (Kepala Dinas) yang benar benar berintegritas, mengutamakan kepentingan masyarakat dari kepentingan pribadinya, paham akan tugas pokok dan fungsinya sebagai pejabat publik,” Beber Daris Kaban.

 

Sekedar mengingatkan, pasca terungkapnya kasus exploitasi terhadap anak dibawah umur, ada 2 anak dibawah umur jadi korban dan 4 orang dewasa sudah ditetapkan sebagai tersangka,

 

Tidak lama kemudian publik dihebohkan lagi dengan kasus pencabulan sesama jenis (sodomi) dan oralsex terhadap anak dibawah umur, para korban diketahui seluruhnya masih duduk dibangku sekolah dasar (SD) disekitar kecamatan tiganderket.

 

Dari kejadian ini terdata sebanyak belasan anak diduga menjadi korban prilaku sex menyimpang yang dilakoni tersangka berinisial OSM 35 tahun. Saat ini tercatat masih satu orang korban yang resmi membuat laporan polisi. Namun tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat masih bertambah jumlah korban yang membuat laporan pengaduan ke Polres karo dengan kasus yang sama dampingi tim penasehat hukum korban.

 

( Riswan )

Berita Terkait

Warga Lega: Pemkab Karo Bergerak Cepat Atasi Genangan & Banjir Sepanjang Jalur Simpang Enam–Lau Dah  
Jalan Udara–Simpang Empat Terbengkalai Puluhan Tahun, Akhirnya Diperbaiki Pemkab Karo di Masa Kepemimpinan Bupati Antonius Ginting
Namanya Dicatut Tanpa Izin! Warga Berastepu Laporkan Orang yang Mengaku Wakili 165 KK Pengungsi Sinabung
​Uang Simpanan Tak Kunjung Dibayarkan, Anggota Koperasi Mega Gotong Royong Desa Siabang-Abang Gelar Aksi Spontanitas dan Tuntut Keadilan
Wakil Rektor II IT&B Indonesia Asprina Br Surbakti (38) Ditemukan Tewas di Kediaman Perumahan Je Khesain — Mobil Dibawa Kabur, Polisi Telusuri Jejak Pelaku
Bupati Karo Hadiri Ibadah Oikumene ASN dan Non-ASN: Tanamkan Nilai Iman dan Integritas dalam Pelayanan
Tanggapi Aksi Buruh Tani, Ketua DPC PDIP Karo Pastikan Panggil Lusia br Sukatendel Pekan Ini
Warga Desa Bintang Meriah Bersatu Menuntut: Dra Lusia br Sukatendel Harus Bertanggung Jawab & Segera Kembalikan Seluruh Simpanan Anggota Koperasi Mega Gotong Royong

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:49 WIB

How New Online Casino Canada 2026 rewards players: top promotions and Interac payout perks

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Dive into the world of online sportsbooks at best online casinos.ca: your ultimate betting

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Unlocking the excitement: Explore top games at Online Pokies NZ 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Malina Casino Polska: aplikacja mobilna, która zmienia sposób gry

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Alawin Casino w 2026 roku: odkryj najnowsze bonusy i promocje

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Kako započeti igru na Malina Casino Hrvatska: vodič za nove igrače

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Explore premium domains that elevate your casino branding in 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Mejores Casinos Online en México 2026: cómo elegir la app perfecta para jugar

Berita Terbaru