Karo | Waspada24.com – Sepanjang ruas Jalan penghubung antar Desa Kutabuluh Simole sampai ke Desa Kuta Male dan Desa Amburidi, Kecamatan Kutabuluh Simole, Kabupaten Karo rusak parah.
Kerusakan jalan ini sudah berlangsung sejak lama. Paktor uamanya karna tidak adanya perawatan dan pembangunan jalan mulai dari tahun 2019.
Minimnya perbaikan infrastruktur jalan penghubung di 3 desa tersebut tentunya menghambat mobilitas penduduk dan distribusi barang serta jasa, memperlambat arus komoditas, dan meningkatkan biaya transportasi salah satunya dalam memasarkan komoditi hasil pertanian warga.
Warga Desa Lau buluh, kuta male dan amburidi berharap kepada Pemerintah daerah kabupaten karo dibawah kepemimpinan Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) DR. dr. Antonius Ginting Sp.OG M.Kes dan Wakil Bupati Karo Komando Tarigan SP dan jajaran memproritaskan pembagunan jalan ini, untuk pemerataan pembangunan jalan di pedesaan berdasarkan prinsip otonomi daerah dan peraturan perundang-undangan di Indonesia. Merancang kebijakan dan program pembangunan daerah yang mendukung pemerataan infrastruktur, termasuk jalan pedesaan
Muslim Sembiring, salah seorang warga setempat mengatakan,” kondisi jalan rusak ini sangat membahayakan bagi pengendara, apalagi saat melintas di malam hari atau musim hujan.
“Sepanjang jalan menuju Desa Kuta Male, Desa Amburidi mulai dari Desa Kutabuluh Simole rusak parah, dipenuhi lubang – lubang besar dan batu berserakan.
“Tambah muslim, mau bawa hasil pertanian dari ladang pun susah,” ujar muslim.Kami sangat memohon kepada Pemerintah Kabupaten Karo untuk memperhatikan Jalan kami. Kondisi ini sudah berlangsung lama, Kata Muslim Sembiring, ” Selasa (2/12/2025).
Ia menyebutkan, jalan ini digunakan masyarakat Desa Lau Buluh, Desa Kuta Male dan Desa Amburidi setiap harinya. Ini satu – satunya akses jalan kami,” ujarnya.
Sepanjang jalan tersebut sering terjadi kerusakan kendaraan yang kami bawa. Sehingga banyak kerugian yang di alami masyarakat di sini akibat lubang dan Batu – batu besar yang berserak di sepanjang jalan.
Ia meminta, agar Pemerintah Kabupaten Karo segera memperbaiki jalan tersebut, sehingga mudah di lalui masyarakat.
(Riswan Sembiring)



































