Ketum Kabomania, Muhammad Yusuf Kiat: Supporter untuk Tidak Ikut Aksi yang Merusak Supporter Dunia Sepak Bola

WASPADA24

- Redaksi

Rabu, 17 Desember 2025 - 10:52 WIB

50181 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR || Dalam rangka memperingati Peringatan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Muhammad Yusuf Kiat, selaku Ketum Kabomani menyampaikan himbauan kepada seluruh anggota komunitas suporter, mahasiswa/pelajar dan elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga solidaritas, persaudaraan dan membangun komunikasi yang sehat antar sesama suporter. Perbedaan warna dan identitas bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk saling menguatkan

Hal tersebut ditegakan Ketum Kabomani, Muhammad Yusuf Kiat melalui keterangannya, Rabu (17/12).

“Pihaknya dengan tegas menolak segala bentuk tindakan negatif, seperti kekerasan, provokasi, perusakan fasilitas umum, ujaran kebencian, serta ajakan anarkisme dalam bentuk apa pun. Sepak bola harus menjadi ruang pemersatu, bukan sumber perpecahan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketum Kabomania mengajak, seluruh suporter untuk senantiasa menjaga solidaritas, persaudaraan, serta komunikasi yang sehat antaranggota.

Ia menyoroti pentingnya komunikasi yang baik dalam menyelesaikan setiap perbedaan yaitu dengan dialog yang santun, setiap potensi gesekan dapat diredam sebelum berkembang menjadi konflik.

Ketum juga menegaskan bahwa, budaya saling memahami adalah kunci untuk menjaga kekuatan internal komunitas.

Menjelang perayaan Natal dan Tahun baru, ia menolak keras segala bentuk tindakan negatif seperti kekerasan, provokasi, perusakan fasilitas, ujaran kebencian dan ajakan anarkisme. Ia juga menegaskan bahwa, suporter harus menghindari segala bentuk pelanggaran, seperti diskriminasi, intimidasi, perundungan, atau tindakan yang merendahkan martabat orang lain.

Menurutnya, menjaga kemanusiaan adalah bagian penting dari identitas suporter modern.

Ia juga turut mengimbau seluruh anggotanya, agar tidak terlibat dalam aksi apa pun yang dapat merusak masa depan generasi suporter sepak bola. Ia menekankan bahwa, dunia suporter Indonesia membutuhkan teladan yang mampu menunjukkan bahwa semangat mendukung tim dapat berjalan seiring dengan sikap damai dan bertanggung jawab.

“Saya juga mengajak seluruh suporter untuk saling menghargai satu sama lain, demi memupuk kesetiaan kepada bangsa dan negara. Jangan sampai kita terlibat dalam aksi-aksi yang dapat merusak masa depan dan citra generasi suporter di dunia sepak bola,” tandasnya.

Menutup pernyataanya, Ketum Kabomania mengajak seluruh supporter, pelajar, mahasiswa dan elemen masyarakat lainya untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah Bogor Raya. (Red).

Berita Terkait

Semangat Persatuan Menggema, Alumni dan Pelajar STM/SMK Kota Bogor Deklarasikan Komitmen Kebangsaan
Ketua Ultras Persikabo Curvasud (UPCS) Bogor Raya: Abaikan Flyer Ajakan Aksi yang Tidak Bertanggung Jawab
Aktivis Mahasiswa Pakuan Bogor, Antisipasi Kehadiran Kelompok Anarko Setiap Gerakan Aksi Massa
Habib Bahar bin Smith, Berkomitmen untuk Menjaga Persatuan dan Kesatuan NKRI
Bey Machmudin Jenguk Korban Kecelakaan Beruntun di RSUD Ciawi

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Polemik Lahan Singgersing: Warga Minta Musyawarah, Jangan Sampai Konflik Meledak di Tengah Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf, S.I.K. Bangun Sinergi dengan Wartawan Lewat Ngopi Bersama

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Brimob Aceh Laksanakan Quick Respon Pemadaman Kebakaran Di Kota Subulussalam

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Ingkari Kesepakatan, CV Lae Saga Kembali Tuai Protes: Warga Minta APH Bongkar Legalitas HGU dan Warkah Perolehan Lahan

Kamis, 23 Juli 2026 - 01:15 WIB

Sekolah Rakyat Subulussalam Bukan Hasil Lobi, Melainkan Kebijakan Nasional Presiden Prabowo

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:02 WIB

SP2HP Terbit, Kasus Dugaan Pengeroyokan Suriati Naik Penyidikan; Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas dan Tangkap Seluruh Pelaku

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:53 WIB

“Rp800 Ribu per KK Dipalak! Skema Pungli JADUP Siperkas Diduga Terstruktur, Aparat Didesak Bertindak

Berita Terbaru