Banjarnegara | Waspada24.com –Ketegangan menyelimuti wilayah Mandiraja setelah Kepala Desa Purwasaba, Hoho Alkaf, menjadi korban aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh puluhan anggota sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Kamis (12/03/26).
Insiden memprihatinkan ini terjadi tepat di area Aula Kecamatan Mandiraja, sesaat setelah agenda audiensi mengenai mekanisme penjaringan perangkat desa berakhir.
Peristiwa bermula ketika suasana audiensi yang membahas isu krusial desa tersebut memanas.
Begitu Hoho Alkaf melangkah keluar dari gedung aula, situasi mendadak tidak terkendali. Ia mengaku dikepung dan mendapat serangan fisik secara bertubi-tubi oleh massa dari LSM Harimau yang telah menunggu di luar ruangan.
Melalui unggahan video klarifikasi yang kini viral di media sosial, Hoho tampak tak mampu menyembunyikan kekecewaannya.
Dengan nada bicara yang bergetar penuh emosi, ia membeberkan kronologi pengeroyokan tersebut. Menurutnya, jumlah massa yang merundungnya mencapai puluhan orang, sehingga ia tidak memiliki ruang untuk membela diri.
Dampak dari tindakan anarkis tersebut sangat nyata secara fisik; Hoho melaporkan bahwa atribut kedinasan yang dikenakannya dilepas secara paksa oleh massa.
Selain pakaian yang robek akibat tarikan kasar, kacamata milik sang kepala desa juga dilaporkan hancur dalam kericuhan yang berlangsung singkat namun mencekam tersebut.
Menyikapi perlakuan yang dianggap sudah melampaui batas kewajaran tersebut, Hoho Alkaf mengambil langkah hukum yang serius. Ia secara terbuka melayangkan permohonan kepada Kapolda Jawa Tengah agar segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh dan memproses hukum para pelaku yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.
Kepala Desa yang dikenal nyentrik ini menegaskan bahwa tindakan premanisme berkedok organisasi tidak boleh dibiarkan mencoreng tatanan demokrasi di tingkat desa.
Ia berharap adanya penegakan hukum yang tegas guna memberikan efek jera dan memastikan keselamatan para pejabat publik saat menjalankan tugas administratif di lapangan. (74M)


































