Karo| Waspada24.com – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, memimpin puncak kegiatan Gotong Royong Masyarakat sekaligus program “Sambang Warga” di Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Merdeka, pada Jumat (13/03/2026).
Kegiatan yang bertujuan mempererat silaturahmi pemerintah daerah dengan masyarakat ini juga diharapkan mampu menghidupkan kembali budaya gotong royong sebagai identitas luhur bangsa Indonesia.

Tak hanya sekadar acara simbolis, kehadiran Bupati turut membawa berbagai layanan jemput bola untuk kemudahan warga, dengan tiga fokus utama sebagai berikut:
– Pelayanan Administrasi Kependudukan: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) membuka gerai khusus untuk pengurusan KTP, Kartu Keluarga, dan Akta Kelahiran secara cepat dan mudah di lokasi kegiatan.
– Layanan Kesehatan Gratis: Berbekal latar belakang sebagai tenaga medis, Bupati menjadikan kesehatan masyarakat sebagai prioritas. Tim medis yang dikerahkan memberikan pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi dokter, serta pemberian obat-obatan bagi seluruh warga desa yang membutuhkan.
– Pasar Murah TIGA PEDAHI: Menjawab tantangan ekonomi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Karo menghadirkan Pasar Pengendalian Data dan Harga Inflasi (TIGA PEDAHI). Lewat program ini, warga dapat membeli bahan pangan pokok dengan harga subsidi untuk menjaga daya beli di tengah fluktuasi harga pasar.
“Gotong royong tidak hanya sebatas membersihkan lingkungan, melainkan lebih pada nilai kepedulian antarsesama. Hari ini kami ingin menunjukkan bahwa negara ada di tengah-tengah masyarakat – baik melalui kemudahan akses layanan administrasi maupun pemastian kondisi kesehatan warga,” ujar Bupati Antonius Ginting.

Dalam sesi Sambang Warga, Bupati turut berbaur langsung dengan siswa-siswi sekolah dasar, tokoh masyarakat, serta para petani setempat. Beliau secara intens mendengarkan berbagai aspirasi terkait pengembangan infrastruktur desa dan potensi sektor pertanian di Kecamatan Merdeka.
Kegiatan Gotong Royong dan Sambang Warga di Desa Cinta Rakyat diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Karo untuk terus mengedepankan semangat swadaya masyarakat dalam pembangunan daerah.
(Riswan)



































