On Air Pa’biritta BBPMP Sulsel, Bupati Takalar Daeng Manye Beberkan Kunci Lonjakan SPM Pendidikan Takalar

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026 - 00:17 WIB

50121 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – waspada24.com | Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Takalar justru mencatat capaian impresif di sektor pendidikan. Indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan mengalami lonjakan signifikan, menempatkan Takalar sebagai salah satu daerah dengan performa terbaik di Sulawesi Selatan.

Capaian tersebut menjadi sorotan dalam kegiatan On Air Pa’biritta yan

Redaksi laikang jaya grup

g digelar Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (20/4/2026), yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi BBPMP Sulsel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan bertema “Praktik Baik Strategi Peningkatan SPM Pendidikan” ini menghadirkan sejumlah pejabat penting, di antaranya Kepala BBPMP Sulsel Imran sebagai pembuka, serta Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye sebagai keynote speaker.

Turut hadir pula Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar Rifany, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Selayar.

Dalam pemaparannya, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak bisa dilakukan dengan cara biasa. Ia memilih pendekatan tegas berbasis data sebagai fondasi utama perubahan.

“Perubahan harus dimulai dari kepala sekolah. Mereka tidak boleh lagi hanya bergantung pada operator. Kepala sekolah harus memahami data sekolahnya sendiri dan menjadikannya dasar dalam mengambil keputusan,” tegas Daeng Manye.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi titik awal dalam membangun kepemimpinan pendidikan yang akuntabel dan berorientasi pada hasil nyata. Ia bahkan menerapkan pendekatan “shock therapy” untuk mendorong percepatan perubahan di lapangan.

“Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama. Harus ada keberanian untuk membongkar kelemahan secara terbuka, lalu diperbaiki secara sistematis. Fokus kita bukan administrasi, tapi dampak langsung ke siswa,” lanjutnya.

Daeng Manye menjelaskan, seluruh kebijakan pendidikan di Takalar kini berbasis pada data Rapor Pendidikan yang terintegrasi dengan perencanaan anggaran. Dengan demikian, setiap program yang dijalankan memiliki dasar yang jelas dan terukur.

Selain itu, pemerintah daerah juga membangun sistem pembinaan terstruktur melalui Dinas Pendidikan dan pengawas sekolah, dengan fokus pada peningkatan literasi, numerasi, serta iklim belajar yang aman dan inklusif.

“Ini bukan sekadar program, tapi gerakan perubahan. Kita ingin sekolah menjadi ruang refleksi dan perbaikan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar, Rifany, mengungkapkan bahwa capaian SPM merupakan hasil kerja konsisten seluruh pihak.

“Peningkatan capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan di Kabupaten Takalar bukanlah sesuatu yang instan, tetapi merupakan hasil dari upaya yang dilakukan secara konsisten dari waktu ke waktu,” kata Rifany.

Ia menyebutkan, indeks SPM pendidikan Takalar melonjak dari 16,64 pada 2025 menjadi kisaran 65,01 hingga 81,65 pada 2026. Capaian ini menggeser status Takalar dari kategori Tuntas Muda menjadi Tuntas Madya.

Menurut Rifany, keberhasilan tersebut didorong oleh berbagai strategi konkret, mulai dari instruksi langsung bupati kepada kepala sekolah untuk memahami Rapor Pendidikan, hingga penguatan komitmen melalui perjanjian kinerja.

“Seluruh jajaran, dari dinas hingga kepala sekolah, memiliki tanggung jawab yang jelas dalam pemenuhan SPM pendidikan,” jelasnya.

Tak hanya itu, intervensi terhadap Anak Tidak Sekolah (ATS) usia 7–18 tahun juga menjadi fokus utama dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk operator desa dan PKBM.

Upaya peningkatan kualitas pendidikan juga dilakukan melalui pelatihan guru, workshop, serta pembentukan komunitas belajar di 10 kecamatan. Di sisi lain, pendidikan nonformal diperkuat melalui peningkatan keterampilan hidup bagi peserta didik.

Rifany menambahkan, kolaborasi lintas sektor turut menjadi kunci, termasuk dengan Dukcapil, Dinas Sosial, dan PMD dalam validasi data pendidikan.

Dalam aspek karakter, Pemkab Takalar juga menggandeng aparat penegak hukum melalui program Polisi Masuk Sekolah dan Jaksa Masuk Sekolah guna menanamkan nilai anti perundungan dan anti korupsi sejak dini.

“Evaluasi dilakukan secara rutin dengan pendekatan identifikasi, refleksi, dan pembenahan berkelanjutan,” tambahnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis capaian pendidikan akan terus meningkat dan berkelanjutan.

Bupati Daeng Manye pun menegaskan bahwa keberhasilan saat ini bukanlah akhir, melainkan awal dari standar baru yang harus terus dijaga.

“Kita tidak boleh puas. Ini harus menjadi pijakan untuk melompat lebih jauh ke depan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Ketua Presidium FPII Dra Kasihhati Hadiri Pelantikan Kalapas Musi Banyuasin dan Kalapas Lahat di Sumsel
Kepanikan Warnai Smansa Simpang Kiri, Api Sudah Mengenai Resplang dan Seng RKB, Damkar dan TNI Turun Tangan
Ketua DPRK: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kepedulian dan Kebersamaan
Haji Affan Alfian Bintang SE dan Hj. Mariani Harahap, Sosok Dermawan dan Rendah Hati di Tengah Semarak HUT RI ke-81
Prof. Sutan Nasomal Minta Kapolda Sultra Perintahkan Kapolres Kolaka Usut Transparan Dugaan Penganiayaan di Lingkungan PT MPP
Pesan Kapolda Riau “Green Policing” Diabaikan”, Galian C “Ilegal” KM 18 Kulim di Wilkum Polsek Tenayan Raya Diduga Milik Timbul Pdd.“Kebal Hukum”, Dua Nama Oknum Aparat Mencuat
Ketika Kreativitas Bertemu Kemerdekaan, Lapas Binjai Hadirkan Kreasi Tumpeng
AviaMasters Crash Game – Kako Hitro‑igralci Lahko Poleti do Hitrih Zmag

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Kampanye Akbar Sudomo Cibro Nomor Urut 1 Dibanjiri Masyarakat Desa Lae Mbersih, Serukan Pilkades Damai dan Bersatu

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf, S.I.K. Bangun Sinergi dengan Wartawan Lewat Ngopi Bersama

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Brimob Aceh Laksanakan Quick Respon Pemadaman Kebakaran Di Kota Subulussalam

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Ingkari Kesepakatan, CV Lae Saga Kembali Tuai Protes: Warga Minta APH Bongkar Legalitas HGU dan Warkah Perolehan Lahan

Kamis, 23 Juli 2026 - 01:15 WIB

Sekolah Rakyat Subulussalam Bukan Hasil Lobi, Melainkan Kebijakan Nasional Presiden Prabowo

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:02 WIB

SP2HP Terbit, Kasus Dugaan Pengeroyokan Suriati Naik Penyidikan; Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas dan Tangkap Seluruh Pelaku

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:53 WIB

“Rp800 Ribu per KK Dipalak! Skema Pungli JADUP Siperkas Diduga Terstruktur, Aparat Didesak Bertindak

Berita Terbaru