On Air Pa’biritta BBPMP Sulsel, Bupati Takalar Daeng Manye Beberkan Kunci Lonjakan SPM Pendidikan Takalar

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026 - 00:17 WIB

50135 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – waspada24.com | Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Takalar justru mencatat capaian impresif di sektor pendidikan. Indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan mengalami lonjakan signifikan, menempatkan Takalar sebagai salah satu daerah dengan performa terbaik di Sulawesi Selatan.

Capaian tersebut menjadi sorotan dalam kegiatan On Air Pa’biritta yan

Redaksi laikang jaya grup

g digelar Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (20/4/2026), yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi BBPMP Sulsel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan bertema “Praktik Baik Strategi Peningkatan SPM Pendidikan” ini menghadirkan sejumlah pejabat penting, di antaranya Kepala BBPMP Sulsel Imran sebagai pembuka, serta Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye sebagai keynote speaker.

Turut hadir pula Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar Rifany, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Selayar.

Dalam pemaparannya, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak bisa dilakukan dengan cara biasa. Ia memilih pendekatan tegas berbasis data sebagai fondasi utama perubahan.

“Perubahan harus dimulai dari kepala sekolah. Mereka tidak boleh lagi hanya bergantung pada operator. Kepala sekolah harus memahami data sekolahnya sendiri dan menjadikannya dasar dalam mengambil keputusan,” tegas Daeng Manye.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi titik awal dalam membangun kepemimpinan pendidikan yang akuntabel dan berorientasi pada hasil nyata. Ia bahkan menerapkan pendekatan “shock therapy” untuk mendorong percepatan perubahan di lapangan.

“Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama. Harus ada keberanian untuk membongkar kelemahan secara terbuka, lalu diperbaiki secara sistematis. Fokus kita bukan administrasi, tapi dampak langsung ke siswa,” lanjutnya.

Daeng Manye menjelaskan, seluruh kebijakan pendidikan di Takalar kini berbasis pada data Rapor Pendidikan yang terintegrasi dengan perencanaan anggaran. Dengan demikian, setiap program yang dijalankan memiliki dasar yang jelas dan terukur.

Selain itu, pemerintah daerah juga membangun sistem pembinaan terstruktur melalui Dinas Pendidikan dan pengawas sekolah, dengan fokus pada peningkatan literasi, numerasi, serta iklim belajar yang aman dan inklusif.

“Ini bukan sekadar program, tapi gerakan perubahan. Kita ingin sekolah menjadi ruang refleksi dan perbaikan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar, Rifany, mengungkapkan bahwa capaian SPM merupakan hasil kerja konsisten seluruh pihak.

“Peningkatan capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan di Kabupaten Takalar bukanlah sesuatu yang instan, tetapi merupakan hasil dari upaya yang dilakukan secara konsisten dari waktu ke waktu,” kata Rifany.

Ia menyebutkan, indeks SPM pendidikan Takalar melonjak dari 16,64 pada 2025 menjadi kisaran 65,01 hingga 81,65 pada 2026. Capaian ini menggeser status Takalar dari kategori Tuntas Muda menjadi Tuntas Madya.

Menurut Rifany, keberhasilan tersebut didorong oleh berbagai strategi konkret, mulai dari instruksi langsung bupati kepada kepala sekolah untuk memahami Rapor Pendidikan, hingga penguatan komitmen melalui perjanjian kinerja.

“Seluruh jajaran, dari dinas hingga kepala sekolah, memiliki tanggung jawab yang jelas dalam pemenuhan SPM pendidikan,” jelasnya.

Tak hanya itu, intervensi terhadap Anak Tidak Sekolah (ATS) usia 7–18 tahun juga menjadi fokus utama dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk operator desa dan PKBM.

Upaya peningkatan kualitas pendidikan juga dilakukan melalui pelatihan guru, workshop, serta pembentukan komunitas belajar di 10 kecamatan. Di sisi lain, pendidikan nonformal diperkuat melalui peningkatan keterampilan hidup bagi peserta didik.

Rifany menambahkan, kolaborasi lintas sektor turut menjadi kunci, termasuk dengan Dukcapil, Dinas Sosial, dan PMD dalam validasi data pendidikan.

Dalam aspek karakter, Pemkab Takalar juga menggandeng aparat penegak hukum melalui program Polisi Masuk Sekolah dan Jaksa Masuk Sekolah guna menanamkan nilai anti perundungan dan anti korupsi sejak dini.

“Evaluasi dilakukan secara rutin dengan pendekatan identifikasi, refleksi, dan pembenahan berkelanjutan,” tambahnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis capaian pendidikan akan terus meningkat dan berkelanjutan.

Bupati Daeng Manye pun menegaskan bahwa keberhasilan saat ini bukanlah akhir, melainkan awal dari standar baru yang harus terus dijaga.

“Kita tidak boleh puas. Ini harus menjadi pijakan untuk melompat lebih jauh ke depan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Alumni SMANSAKA 1 Kabanjahe Angkatan 1996 Laksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pos Piket Sekolah
Polsek Tapung Hilir Hasilkan 4 Ton Jagung Pipil – Siap Dijual Ke Bulog Tandun Melalui Bulog Kampar
Kasus Mandek Berbulan-Bulan, Keluarga Satria Aritonang Sebut Janji Pengacara Tinggal Retorika
JEMBATAN PENGHUBUNG ANTARA DESA PINTU RIME DAN DESA PERTIK DI KECAMATAN PINING MEMBUTUHKAN PERHATIAN KITA
KELUARGA ALMARHUM SATRIA ARITONANG TUNTUT PENGEMBALIAN UANG JASA ADVOKAT SEBESAR RP 40 JUTA KARENA DINILAI WANPRESTASI
Tingkatkan Kualitas SDM, Lapas Labuhan Ruku Gelar Pembinaan Pendidikan Bersama PKBM Amanah Alwasliyah Indrapura
Usai Ikrar Pemasyarakatan, Lapas Labuhan Ruku Gerak Cepat Lakukan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Tes Urine Petugas dan Warga Binaan
Pemerintah Desa Lengkese Kawal Penyaluran Bantuan Pangan 2026, Warga Merasa Terbantu

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Menteri Imipas Agus Andrianto Audit Remisi dan Cabut PB, Aktivis Nasional: Sudah Sangat Tepat Agar Tidak Terulang Lagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Ahli Waris Bong Kon HO Gugat PT Sebatin, Persoalkan 2.375 Saham dan RUPS Sejak 2006

Kamis, 24 September 2026 - 02:04 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange

Kamis, 17 September 2026 - 21:28 WIB

Kabar Gembira! Febiona & Agnesia Korban Keracunan MBG di Karo Kondisi Membaik, Segera Pulang Akhir Pekan Ini RSCM Bantah Isu Hilang Ingatan & Gangguan Psikotik  

Sabtu, 12 September 2026 - 19:08 WIB

Banjir Melanda Aceh, Mualem Disorot karena Bolak-Balik Kuala Lumpur, Publik Pertanyakan Kepemimpinan

Rabu, 9 September 2026 - 17:35 WIB

Pengamat Apresiasi Polres Cimahi Bongkar Home Industry Tembakau Sintetis, Ratusan Ribu Jiwa Diselamatkan

Selasa, 8 September 2026 - 14:59 WIB

Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029

Senin, 7 September 2026 - 00:07 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!

Berita Terbaru