​Sianida di Lambung Labuhan Haji

Tamrin L.

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:04 WIB

50205 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Waspada24.com — Sebuah truk ekspedisi berwarna hijau dengan nomor polisi DB 8958 DY menjadi sasaran utama tim gabungan saat kapal penumpang KMP Labuhan Haji merapat di dermaga Pelabuhan Ferry Bitung, Rabu malam, (4/03/26).


Di balik bak truk tersebut, petugas menemukan 29 koli sianida (CN) siap edar tanpa dokumen resmi.


​Operasi senyap ini merupakan hasil kolaborasi taktis antara Kodaeral VIII, Satuan Kapal Patroli (Satrol), Satgas Intelmar “Kerapu-8.26”, serta Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Utara.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penggagalan penyelundupan ini bermula dari informasi intelijen mengenai pergerakan bahan kimia berbahaya yang disusupkan melalui jalur transportasi laut publik.


​Diketahui, perburuan dimulai sejak pukul 18.00 WITA. Pusat Pengendalian Angkatan Laut (Puskodal) Kodaeral VIII mengunci posisi KMP Labuhan Haji melalui sistem Automatic Identification System (AIS) pada platform Sea Vision.


Kapal berbendera Indonesia dengan call sign PEOR itu terdeteksi merayap di koordinat 2^\circ 15′ 44” LU dan 125^\circ 43′ 45” BT dengan kecepatan 5,6 knot.

​Memastikan target tidak lepas, Tim QR-8 segera mengerahkan Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB) Satrol Kodaeral VIII untuk melakukan prosedur Penegakan Hukum di Laut (Jarkaplid).

Sementara itu, tim darat bergerak menuju titik cegat di Jalan Mohammad Hatta, Bitung Timur.

​Tepat pukul 22.00 WITA, sesaat setelah kapal sepanjang 55 meter itu bersandar, petugas gabungan langsung melakukan penggeledahan.

Fokus pemeriksaan tertuju pada truk hijau yang mencurigakan. Hasilnya, petugas menemukan tumpukan kemasan berisi sianida dengan berat masing-masing 50 kilogram per koli.

​”Total barang bukti yang diamankan mencapai 1.450 kilogram,”

tulis laporan resmi otoritas terkait. Dengan estimasi harga pasar, nilai komoditas berbahaya ini ditaksir mencapai Rp1,015 miliar.

​Pengiriman ini dinilai menabrak sejumlah aturan ketat mengenai pengangkutan barang berbahaya (dangerous goods).

Pihak berwenang menyatakan tindakan tersebut melanggar:

Permenhub Nomor PM 16 Tahun 2021 dan PM 103 Tahun 2017.

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, yang telah diperbarui melalui UU Nomor 66 Tahun 2024 (khususnya Pasal 44, 46, dan 117).

​Saat ini, seluruh barang bukti telah diboyong ke Mako Kodaeral VIII Manado. Penyidik tengah melakukan pendalaman guna membongkar jaringan di balik pengiriman bahan kimia yang kerap disalahgunakan untuk pertambangan ilegal maupun aktivitas perusakan lingkungan tersebut. (74M)

Berita Terkait

​Edukasi Politik di Markas Militer: KPU Bitung Ajak Anggota Persit Jadi Penggerak Demokrasi yang Cerdas
​Komitmen Polres Bitung: Polsek Matuari Jamin Keamanan Warga Lewat Patroli Rutin
​Dedikasi Teruji, Pegawai Lapas Bitung Raih Penghargaan Nasional di Hari Bakti Pemasyarakatan
Komplotan Spesialis Curanmor di Bitung Digulung: 13 Motor Digasak untuk Berfoya-foya
Pertegas Sinergi Maritim, Dan KRI Selar-879 Mewakili Dansatrol Kodaeral VIII Hadiri Peringatan Hari Kartini di Bitung
​Tak Butuh Waktu Lama, Polisi Bekuk Komplotan Preman yang Aniaya Pelajar di Kecamatan Maesa
​Pererat Sinergi, Satrol Lantamal VIII Fasilitasi Perayaan Paskah Jemaat GMIM Bitung
​Skenario Bitung Menjaga Pintu Ekonomi

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:31 WIB

Permudah Petani, TMMD Abdya Bangun Jalan 2,5 Km di Medan Pegunungan

Kamis, 30 April 2026 - 18:28 WIB

Kepala Desa Gunung Cut Puji Kepedulian TMMD Abdya terhadap Kesehatan Warga

Kamis, 30 April 2026 - 17:53 WIB

Warga Gunung Cut Bersyukur, TMMD Abdya Bangun Fasilitas MCK Layak di Dayah

Kamis, 30 April 2026 - 16:53 WIB

Dipercaya Satgas TMMD Jadi Kepala Tukang, Warga Gunung Cut Raup Upah Lebih Tinggi

Kamis, 30 April 2026 - 16:39 WIB

Dari Pembangunan ke Kebersamaan, TMMD Abdya Tunjukkan Kedekatan dengan Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 16:14 WIB

Rehab 5 RTLH Dikebut, Satgas TMMD Abdya Catat Progres 20 Persen

Kamis, 30 April 2026 - 15:38 WIB

Satgas TMMD Abdya Tunjukkan Empati, Ikut Tahlilan Malam ke-7 Warga Gunung Cut

Rabu, 29 April 2026 - 19:31 WIB

Satgas TMMD Bangun Akses Vital, Petani Gunung Cut Segera Nikmati Jalan Baru

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Permudah Petani, TMMD Abdya Bangun Jalan 2,5 Km di Medan Pegunungan

Kamis, 30 Apr 2026 - 18:31 WIB

error: Content is protected !!