KARO | Waspada24.com – Berbagai elemen masyarakat di Tanah Karo menyatakan sikap tegas dan solid mendukung penuh Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo dalam menuntaskan kasus dugaan korupsi pembuatan video profil desa yang menjerat Amsal Sitepu. Langkah ini merupakan respons atas kekhawatiran publik terkait adanya kesan pembelaan atau upaya perlindungan terhadap tersangka oleh sejumlah oknum politisi tingkat pusat, serta rencana pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPR RI yang dinilai berpotensi melemahkan proses hukum di daerah.
Perwakilan tokoh masyarakat Karo menegaskan bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang tidak boleh dipolitisasi. “Kami sangat kecewa jika ada politisi di Senayan yang justru terkesan pasang badan untuk oknum yang diduga merugikan negara. Kasus ini adalah urusan hukum, bukan arena pertarungan politik. Biarkan proses berjalan murni dan independen di bawah wewenang Kejari Karo,” ujarnya.
Di tengah sorotan nasional dan potensi adanya tekanan politik, masyarakat Karo memberikan dukungan kuat sebagai suntikan motivasi bagi jajaran Korps Adhyaksa. Elemen kepemudaan hingga tokoh adat sepakat meminta Kepala Kejari Karo beserta jaksa penyidik untuk tidak gentar atau surut langkah.
“Jangan pernah ragu! Rakyat Karo mengawal penuh setiap proses yang dilakukan Kejari Karo. Hukum tidak boleh tunduk pada lobi politik atau opini sesaat. Tuntaskan perkara ini demi terwujudnya rasa keadilan di Bumi Turang,” seru perwakilan elemen kepemudaan dalam pernyataan sikap tersebut.
Masyarakat juga mengingatkan kembali makna integritas dan jati diri jaksa sebagai pengawal hukum. Kekuatan Kejari Karo tidak bersumber dari restu elite politik, melainkan dari kebenaran materiil perkara serta dukungan hati nurani seluruh rakyat Karo.
Dengan penuntasan kasus ini secara adil dan transparan, diharapkan anggaran dana desa—yang merupakan hak masyarakat—dapat kembali dialokasikan dan dimanfaatkan secara optimal untuk pembangunan serta kesejahteraan umum, bukan disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Sebagai penutup, seruan dari masyarakat Karo tetap tegas: “Kejari Karo, Tegakkan Keadilan Walau Langit Runtuh! Sikat Korupsi Tanpa Pandang Bulu.”
(Riswan)



































