Diduga Bandar Narkoba UH Kembali Beroperasi Polisi Setengah Hati Berantas Narkoba

WASPADA24

- Redaksi

Kamis, 6 Februari 2025 - 20:35 WIB

50287 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada Tgl 31/1 Poldasu merazia lokasi tempat narkoba beredar di Bajigur (Photo yang diamankan Poldasu)

Pematangsiantar | Setelah sempat lumpuh pasca penggerebekan sarang narkoba di Gang Bajigur oleh Polda Sumut beberapa waktu lalu, komplotan kartel narkoba UH kini kembali beroperasi. Namun, kali ini mereka berpindah lokasi ke Gang Puri, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar. Fakta ini memunculkan dugaan bahwa pemberantasan narkoba di Sumatera Utara, khususnya oleh Polres Pematangsiantar dan Polda Sumut, tidak dilakukan secara tuntas dan hanya menyentuh level bawah.

Kartel UH Kembali Beroperasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabar kembalinya aktivitas penjualan narkoba ini dibenarkan oleh seorang warga yang enggan disebut namanya, sebut saja Bolot. Kepada awak media, ia mengungkapkan bahwa aktivitas transaksi narkoba di lokasi baru sudah berlangsung selama tiga hari terakhir.

“Udah main lagi mereka, Bang, tiga hari ini. Tapi buka di tempat lama di Gang Puri,” ujar Bolot, Jumat (5/2/2025).

Menurut Bolot, sistem transaksi yang digunakan tetap sama seperti sebelumnya, yakni menggunakan kode tertentu untuk setiap paket narkoba yang dijual.

“Ada paketan 100 kodenya pulsa 10, paketan 150 kodenya pulsa 15,” ungkapnya.

Lokasi tempat narkoba beredar di Pematang Siantar

Bolot juga menyebut bahwa wajah-wajah lama dari jaringan UH tak lagi terlihat. Kini, orang-orang baru yang bertugas sebagai pengedar dan kurir lapangan.

“Yang jualan anggota UH juga, tapi sekarang udah wajah-wajah baru. Gak nampak orang lamanya, karena yang nganter barang becak (istilah untuk kurir),” terangnya.

Lebih lanjut, Bolot mengungkapkan keyakinannya bahwa jaringan UH mustahil diberantas tuntas karena diduga memiliki beking kuat.

 

“Gak mungkin bisa dibasmilah, Bang. Kuat beking orang itu. Kalo gak kuat ya udah tutup dari hari itulah,” bebernya.

Polisi Dituding Setengah Hati dalam Pemberantasan Narkoba

Penggerebekan di Gang Bajigur beberapa waktu lalu sempat menimbulkan harapan bahwa jaringan UH akan benar-benar dihancurkan. Namun, faktanya, yang tertangkap hanya anak buah dan kaki tangan kelas bawah. Para petinggi kartel UH tetap bebas dan tampaknya masih mengendalikan bisnis haram ini.

Polda Sumut dinilai setengah hati dalam menjalankan program Astacita yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, di mana salah satu poin utama adalah pemberantasan narkoba. Meski panglima tertinggi sudah memberikan instruksi tegas, tampaknya implementasi di lapangan, terutama oleh Polres Pematangsiantar dan Polda Sumut, masih jauh dari harapan.

Hasil penggerebekan sebelumnya yang hanya menangkap tiga orang terkesan tidak dikembangkan lebih lanjut. Tidak ada langkah nyata untuk memburu bandar besar maupun para petinggi jaringan UH. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa ada kekuatan besar yang melindungi mereka, sehingga bisnis narkoba tetap berlanjut meski telah dilakukan tindakan penegakan hukum.

Desakan Penindakan Serius

Masyarakat Pematangsiantar yang selama ini resah dengan peredaran narkoba di daerah mereka berharap agar aparat kepolisian lebih serius dalam menangani peredaran narkoba, terutama yang dikendalikan oleh kartel besar seperti UH. Mereka menuntut agar aparat penegak hukum tidak hanya menangkap kurir dan pengedar kecil, tetapi juga menindak para bandar besar yang selama ini masih bebas berkeliaran.

Lokasi Tempat Peredaran Narkoba Di belakang Pasar Horas Pematang Siantar di Duga Bandar Narkoba UH Kembali beroperasi setelah dirazia Poldasu

Jika kepolisian tidak segera bertindak tegas, bukan tidak mungkin peredaran narkoba di Kota Pematangsiantar akan semakin merajalela dan semakin sulit diberantas. Semua mata kini tertuju pada langkah selanjutnya dari aparat kepolisian: apakah mereka akan bertindak tegas sesuai arahan presiden atau tetap membiarkan jaringan UH terus beroperasi dengan nyaman?

Ketua Umum LSM Halilintar RI Provinsi Sumatera Utara SP Tambak SH mengatakan kepada awak media ini 5/2 meminta kepada pihak berwajib atau Poldasu agar turun ke Pematang Siantar merazia lokasi tempat narkoba beredar ujar Nya.
(S.Hadi Purba)

Berita Terkait

Andrew T. Panjaitan Terpilih Aklamasi Pimpin DPC PJS Kota Pematangsiantar
Aksi Gotong Royong Bersama Warga Kelurahan Kahean Sambut HUT Kota Pematangsiantar ke-154 Tahun
Langkah Berbenah, Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar Melaksanakan Razia Insidentil Kamar Hunian
Wartawan Yang Pro Aksi Pengrebekan Lokasi Peredaran Narkoba Oleh Polda Diancam Akan Dibunuh Sekelompok Orang Di Pematangsiantar

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Kampanye Akbar Sudomo Cibro Nomor Urut 1 Dibanjiri Masyarakat Desa Lae Mbersih, Serukan Pilkades Damai dan Bersatu

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf, S.I.K. Bangun Sinergi dengan Wartawan Lewat Ngopi Bersama

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Brimob Aceh Laksanakan Quick Respon Pemadaman Kebakaran Di Kota Subulussalam

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Ingkari Kesepakatan, CV Lae Saga Kembali Tuai Protes: Warga Minta APH Bongkar Legalitas HGU dan Warkah Perolehan Lahan

Kamis, 23 Juli 2026 - 01:15 WIB

Sekolah Rakyat Subulussalam Bukan Hasil Lobi, Melainkan Kebijakan Nasional Presiden Prabowo

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:02 WIB

SP2HP Terbit, Kasus Dugaan Pengeroyokan Suriati Naik Penyidikan; Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas dan Tangkap Seluruh Pelaku

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:53 WIB

“Rp800 Ribu per KK Dipalak! Skema Pungli JADUP Siperkas Diduga Terstruktur, Aparat Didesak Bertindak

Berita Terbaru