Jangan Politisasi Pendidikan Aceh Selatan: Annadwi Angkat Bicara

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Selasa, 21 Januari 2025 - 01:22 WIB

50286 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jangan Politisasi Pendidikan Aceh Selatan: Annadwi Angkat Bicara

Aceh Selatan – Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Wilayah Aceh Selatan, Annadwi, membantah keras berbagai tuduhan yang dialamatkan kepadanya terkait dugaan praktik Koruptif, Kolutif, dan Nepotisme (KKN).

Ia menegaskan bahwa isu-isu yang beredar di sejumlah media online hanyalah opini yang belum memiliki bukti kuat dan cenderung diarahkan untuk menjatuhkan dirinya secara politik.

“Ini semua hanya dugaan tanpa dasar yang jelas. Jangan mudah terprovokasi dengan isu yang sengaja diembuskan untuk menggiring opini publik,” telusuran Media , Senin (20/01).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Annadwi juga mengingatkan agar pihak-pihak tertentu tidak mencoba menjadikan isu ini sebagai alat pembunuhan karakter demi kepentingan jabatan.

Tuduhan yang beredar menyebutkan Annadwi melakukan pemotongan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) serta meminta jatah 1% dari proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) di wilayahnya. Namun, Annadwi menegaskan bahwa informasi tersebut sama sekali tidak benar. “Isu tentang pemotongan dana BOS dan permintaan fee dari DAK hanyalah fitnah. Kami bekerja sesuai aturan dan tidak ada praktik seperti itu,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa total anggaran DAK untuk sekolah-sekolah di wilayah Aceh Selatan pada tahun 2024 mencapai Rp 20 miliar. Namun, tuduhan bahwa dirinya meminta 1% dari setiap pencairan dana dibantahnya tegas. “Semua anggaran dikelola dengan transparansi dan sesuai prosedur. Tidak ada permintaan setoran seperti yang dituduhkan,” tambahnya.

Selain itu, tuduhan lain yang mencuat adalah terkait istrinya yang disebut menerima perlakuan istimewa hingga lulus dalam seleksi tertentu. Menanggapi hal ini, Annadwi menjelaskan bahwa istrinya lulus murni berdasarkan kebutuhan dan telah memiliki pengalaman kerja sebagai tenaga honorer di sejumlah sekolah. “Kalau istri saya lulus, itu karena sesuai kebutuhan dan kualifikasi. Tidak ada kolusi seperti yang dituduhkan,” ungkapnya.

Annadwi juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap upaya politisasi dalam dunia pendidikan. Menurutnya, pendidikan seharusnya dijaga dari kepentingan-kepentingan tertentu yang dapat merusak tujuan mulia mencerdaskan generasi bangsa. “Pendidikan adalah amanah. Jangan digunakan untuk tujuan yang tidak baik. Mari kita bersama menjaga darma pendidikan ini,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum divalidasi. Annadwi meminta agar semua pihak berpikir jernih dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan berdasarkan isu yang berkembang. “Kita harus fokus pada pembangunan pendidikan, bukan terjebak pada opini-opini yang menyesatkan,” ujarnya.

Di tengah tuduhan yang menghampirinya, Annadwi memastikan bahwa dirinya tetap fokus pada tugas dan tanggung jawabnya sebagai Kacabdin. Ia berharap agar polemik ini dapat diselesaikan secara transparan dan tanpa memengaruhi jalannya pendidikan di Aceh Selatan.

“Bek kueh. Jangan prasangka buruk kepada orang lain. Kami pekerja pendidikan, dan kami tunduk serta patuh pada darma pendidikan,” tutup Annadwi.[Red]

Berita Terkait

DPRK Aceh Selatan Dinilai Mandul Fungsi Legislasi, GerPALA Sentil terkait Tata Tertib DPRK Belum Selesai
Bupati Aceh Selatan Diminta Evaluasi IUP Eksplorasi Pertambangan Minerba di Aceh Selatan
Kepemimpinan Mualem-Dekfad adalah Harapan Baru Mewujudkan Legalisasi Pertambangan Rakyat di Aceh
Lagi-lagi Akun Facebook Palsu Catut Nama dan Foto H Mirwan MS, Masyarakat Diminta Waspada
Ketua DPRK Aceh Selatan: Pelantikan Gubernur dan Kepala Daerah Aceh Harus Mengacu UUPA

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:57 WIB

Usai Ikrar Pemasyarakatan, Lapas Labuhan Ruku Gerak Cepat Lakukan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Tes Urine Petugas dan Warga Binaan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:58 WIB

Pemerintah Desa Lengkese Kawal Penyaluran Bantuan Pangan 2026, Warga Merasa Terbantu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:27 WIB

Lapas Kupang Gelar Razia Blok Hunian Gandeng TNI Polri dan BNN, Hasilnya Bersih Tanpa Barang Terlarang

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:38 WIB

Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Teguhkan Komitmen Zero Halinar melalui Apel Ikrar dan Penguatan Integritas

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:54 WIB

Kapten Inf Syarifuddin Pimpin Babinsa Galut & Warga Tamalate Bersihkan Pantai Soreang Dari Sampah

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:37 WIB

Sidang Prapid Wartawan Nangkap Maling Masuk Penjara Memanas di PN Medan, Saksi Putri Mutiara Diduga Berbohong

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:33 WIB

Verzet Menang, Ketua Lpm Rumbai Barat Bebas: Pn Pekanbaru Gugurkan Penuntutan Tipiring

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:22 WIB

Jaga Warisan Leluhur, Lamr Meranti Ajarkan Sastra Budaya Melayu Ke Siswa Man 2 Rangsang Barat

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Lima Rumah Warga Gunung Cut Direhab Melalui Program TMMD Ke-128

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:41 WIB