Warga Arcamanik Endah lakukan aksi Spontan menolak alih fungsi GSG menjadi Gereja Katholik.

WASPADA24.COM

- Redaksi

Senin, 3 Maret 2025 - 20:09 WIB

50392 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minggu, 2Februari 2025. |  Puluhan warga Arcamanik Endah lakukan aksi spontanitas pemasangan Spanduk Penolakan alih fungsi GSG menjadi Gereja Katholik di hari Minggu, 2 Februari 2025.
Hal ini dilakukan mengingat keberatan akan pengalihan fungsi GSG ( Gedung Serba Guna ) di jalan Ski Air No : 19 sekarang sudah tidak berfungsi lagi sebagaimana mestinya , terutama di hari Minggu karena GSG beralih fungsi menjadi Gereja dan tiap Minggu ada kebaktian disana. Padahal saat sebelumnya merupakan tempat beraktifitas bersama, baik olah raga, pertemuan masyarakat, atau hal – hal yang bersifat birokrasi kemasyarakatan. Saling berbagi kebutuhan gedung untuk beraktifitas melalui pengelola GSG, akan tetapi beberapa tahun terakhir malah lebih dominan ke acara gereja, dan nyaris semua aktifitas yang lain seolah dihentikan.

Hal ini menjadi kegusaran masyarakat disana, karena tujuan mereka memilih berdomisili disana adalah memiliki hunian yang baik, sudah tertata dengan Pasilitas yang bisa digunakan bersama ( PASUM ), jalan yang baik, tentunya aturan yang baik pula, tapi pada faktanya beberapa tahun terakhir ini GSG yang biasa kami gunakan bersama sekarang hanya dipakai Gereja saja.

Hal inilah yang menyebabkan penolakan terhadap dominasi pengelola GSG, Pihak Gereja ataupun kepada Developer PT. Bale Endah karena kerap melarang kegiatan di GSG dengan alasan : GSG udah dijual, ada pemiliknya, atau apapun alasannya, yang pasti GSG adalah milik warga bukan milik sebagian , tetapi bukan Gereja pula tetapi Gedung Serba Guna.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perlu dicatat juga kami pernah menyurati, melaporkan kejadian yang ada, ke semua dinas yang terhubung dengan kejadian ini, Yang terakhir kami didampingi advokat di DPRD Kota Bandung kami dipertemukan dengan pihak gereja katholik Santo Cordelia tanggal 24 Desember 2024, di BAKESBANGPOL Kota Bandung tanggal 30 Januari 2025. Sampai hari ini belum ada realisasi penyelesaian permasalahan, harusnya kan di stop dulu aktifitas Gerejanya, ini malah mau nambah jadual di setiap Rabu. ujar beberapa warga yang sedang istirahat selesai memasang spanduk penolakan.

Prof. Anton Minardi, membenarkan apa yang di sampaikan oleh beberapa warga yang kebetulan berada dekat dengan warga yang sedang beristirahat.
Pada dasarnya mereka merasa kelelahan dengan proses yang seharusnya sudah bisa tertanggulangi oleh Pemkot Bandung, karena mereka sudah mengajukan sejak lama sebelum warga bertemu dengan tim kami.
Ironisnya malah ada permohonan penambahan jadual di hari Rabu, hal inilah yang makin menambah kegelisahan di warga Arcamanik Endah, dan memacu warga untuk melakukan penolakan alih fungsi GSG jl. Ski Air no : 19 ini.
Sebaiknya Pemkot Bandung, melalui berbagai Dinas dan stake holder yang ada segera memutuskan tentang permasalahan ini, karena sebagai advokat kami dari Anshorullah mempunyai data signifikan terkait keberadaan GSG tersebut, dan hendaknya pihak Developer PT. Bale Endah, Asset kota Bandung, Dinas terkait segera memahami, menyadari apa yang sebenarnya terjadi, Karena kami Anshorullah sebagai Lembaga Advokasi Ummat akan selalu mendampingi.

Berita Terkait

24. Diduga Didorong Saat Hendak Naik Lantai Dua, Anggota LSM KOREK Lapor Polisi
Peduli Kesehatan Masyarakat, PT MBK Ventura Salurkan Bantuan Alat Kesehatan untuk Posyandu di Pasirjambu
PKC PMII Jawa Barat Soroti Paradoks Pembangunan, Angka Anak Tidak Sekolah hingga Program MBG
BADKO HMI Jawa Barat Gelar HMI GEMBIRA, Tebar Kebahagiaan Lewat Aksi Sosial
Pemasangan Gateway Parking Pasar Cipeundeuy, Sudah Sesuai prosedur Dan Direncanakan Jauh Hari,
Wali Kota Bandung Terancam Diperiksa Kejari, Kasus Korupsi Penyalahgunaan Wewenang Menghangat
Menjaga Hal Ekologis Masyarakat Jawa Barat Di Tengah Alih Fungsi Lahan Dan Krisis Iklim
Provinsi Jawa Barat Kembali Menjadi Sorotan Nasional Sebagai Provinsi Dengan Tingkat Intoleransi Tertinggi

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 03:03 WIB

Profesor Sutan Nasomal Pakar Hukum Internasional, Ekonom Bangga Mendukung Davina Kirana Bintang Kapolri Wanita Kedepan!!

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Tuding Penimbunan Tanpa Data, LIPPSU Kecam Pernyataan Anggota DPRD Sumut Terhadap Bulog

Selasa, 18 Agustus 2026 - 03:31 WIB

Keseruan Panjat Pinang HUT RI ke 81 di Gang Swadaya: Tawa Warga Pecah, Hadiah Rp 4,5 Juta Sumbangan Tokoh Pemuda Afrizal Fadli Nasution Sukses Digaet Peserta

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:58 WIB

Bulog Sumut Tingkatkan Distribusi Beras SPHP dan Perkuat Pasokan Beras Premium untuk Jaga Stabilitas Harga

Selasa, 7 Juli 2026 - 01:16 WIB

DPP Lembaga MPSU Mengucapkan Selamat Atas Muktamar Ke-23 Al Washliyah

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:33 WIB

Dugaan Penganiayaan Terhadap Wartawan; Oknum Satpol PP dan Pejabat BNN Deli Serdang Dilaporkan ke Polda Sumut

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:21 WIB

Hapus Pungutan Langsung & Kelola Secara Berkelanjutan: Semangat Gunung-Doulu Siap Jadi Ikon Ekowisata Sumut

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:12 WIB

Perketat Pengawasan Pemasyarakatan Bersih, Lapas Kelas I Medan Geledah 24 Kamar Hunian WBP dan Amankan Sejumlah Barang Terlarang

Berita Terbaru