Kapolda Riau Sambut Menteri Pertanian dalam Agenda Penanaman Pohon Green Policing 2025

WASPADA24

- Redaksi

Rabu, 23 Juli 2025 - 17:25 WIB

50398 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru — Suasana hijau dan penuh semangat kebersamaan menyambut kedatangan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., di Mapolda Riau, Rabu, 23 Juli 2025. Dalam kunjungan kerja tersebut, Menteri Andi Amran melaksanakan kegiatan penanaman pohon gaharu sebagai bagian dari program Green Policing yang digagas Polda Riau bersama masyarakat.

Kehadiran Menteri Pertanian disambut langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., didampingi Wakapolda Riau Brigjen Pol Jossy Kusumo, S.H., M.Han., serta para pejabat utama dan personel Polda Riau. Turut hadir Tim RAGA Polda Riau yang selama ini menjadi motor penggerak inisiatif penghijauan di wilayah tersebut.

Menteri Pertanian menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen Polda Riau yang dinilai luar biasa dalam menjaga lingkungan. Ia secara khusus menyoroti gerakan penanaman pohon yang tak hanya melibatkan aparat kepolisian, tetapi juga menjangkau masyarakat luas dari berbagai usia dan latar belakang, termasuk para pelajar di seluruh Provinsi Riau. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan ini mencerminkan kesadaran kolektif yang semakin tumbuh tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup sejak dini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya jujur terkejut. Ini sebuah kejutan luar biasa. Ada gerakan tanam pohon yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, bahkan anak-anak SD, SMP, hingga SMA di seluruh Provinsi Riau. Ini bukan sekadar simbolik, ini aksi nyata yang harusnya bisa jadi program nasional,” ujar Menteri Pertanian dalam sambutannya.

Ia menyebut gerakan penanaman pohon sebagai bentuk investasi ekologis jangka panjang, yang manfaatnya akan dirasakan generasi mendatang. Dalam kegiatan tersebut, dibacakan pula sebuah syair yang mengingatkan akan pentingnya kesadaran ekologis: “Jangan merusak alam, tanam pohon untuk generasi kita.” Syair sederhana namun sarat makna ini diyakini mampu menyentuh hati dan menguatkan semangat semua pihak untuk terus menjaga lingkungan.

Tak hanya membahas isu lingkungan, Menteri Andi Amran juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyinggung arah kebijakan nasional di sektor pertanian, khususnya ketahanan pangan. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan langkah strategis untuk mencetak lahan sawah baru di wilayah Riau. Program ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang menuju kemandirian pangan nasional. Saat ini, menurut Menteri, baru sekitar 20 persen kebutuhan pangan Riau yang bisa dipenuhi dari dalam provinsi, dan itu menjadi sinyal penting bahwa perluasan lahan pertanian tak bisa ditunda.

“Kami akan cek langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan cetak sawah baru. Target kami bisa mencapai lima puluh ribu hektare, meski saat ini baru teridentifikasi sekitar dua puluh lima ribu hektare. Ini bukan hanya untuk sekarang, tapi untuk menghindari krisis pangan dalam lima puluh hingga seratus tahun ke depan,” ucap Menteri.

Program Green Policing yang dijalankan Polda Riau dipandang sebagai kolaborasi strategis yang patut menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia. Sinergi antara kepolisian, masyarakat, dan pemerintah daerah menjadi kekuatan penting dalam menghadapi tantangan lingkungan dan pangan yang semakin kompleks. Menjaga alam bukan hanya tugas aktivis atau institusi tertentu, melainkan tanggung jawab bersama yang menanam harapan demi masa depan yang lebih hijau, lestari, dan berdaulat. (ROS H)

Berita Terkait

Lapas Pekanbaru Perkuat Integritas: Tegaskan Zero Narkoba dan Handphone Ilegal
Dugaan Kriminalisasi IRT Dalam Kasus ITE di Polda Riau, Dr. Yudi Krismen: Diduga Ada Kekeliruan Dalam Prosedur Penyidikan
Riau Menuju Ruang Digital yang Aman, Kemenko Polkam Gelar Rapat Koordinasi
KI Riau Sebut Polda Riau Layak Jadi Role Model Keterbukaan Informasi di Daerah
Tumbuh Institute Gelar Green Leadership Academy, Dorong Mahasiswa Jadi Tunas Pemimpin Keadilan Ekologi
LMB Nusantara Apresiasi Presiden Prabowo, PT Agrinas Diminta Tunduk dan Patuh
PSN Gandeng Baharkam Polri Buka Pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Utama Angkatan I
Pihak Manajemen THM D’Poin, Membantah dan Mengklarifikasi Tempat nya Sebagai Tempat Peredaran Narkoba, Berikut Penjelasan Humas THM D’Poin

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Kampanye Akbar Sudomo Cibro Nomor Urut 1 Dibanjiri Masyarakat Desa Lae Mbersih, Serukan Pilkades Damai dan Bersatu

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf, S.I.K. Bangun Sinergi dengan Wartawan Lewat Ngopi Bersama

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Brimob Aceh Laksanakan Quick Respon Pemadaman Kebakaran Di Kota Subulussalam

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Ingkari Kesepakatan, CV Lae Saga Kembali Tuai Protes: Warga Minta APH Bongkar Legalitas HGU dan Warkah Perolehan Lahan

Kamis, 23 Juli 2026 - 01:15 WIB

Sekolah Rakyat Subulussalam Bukan Hasil Lobi, Melainkan Kebijakan Nasional Presiden Prabowo

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:02 WIB

SP2HP Terbit, Kasus Dugaan Pengeroyokan Suriati Naik Penyidikan; Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas dan Tangkap Seluruh Pelaku

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:53 WIB

“Rp800 Ribu per KK Dipalak! Skema Pungli JADUP Siperkas Diduga Terstruktur, Aparat Didesak Bertindak

Berita Terbaru