HMI Cabang Mandailing Natal Meminta Saipullah Nasution Mundur saja sebagai Bupati Madina : Kebijakan Pemerintah Daerah Tidak Pro Rakyat

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Selasa, 7 Oktober 2025 - 01:34 WIB

50568 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HMI Cabang Mandailing Natal Meminta Saipullah Nasution Mundur saja sebagai Bupati Madina : Kebijakan Pemerintah Daerah Tidak Pro Rakyat

 

Panyabungan, 6 Oktober 2025 – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mandailing Natal menilai kepemimpinan Bupati Mandailing Natal, Saipullah Nasution, telah gagal menjalankan amanah rakyat. Berbagai kebijakan yang dikeluarkan selama masa jabatannya di anggap tidak menyentuh kepentingan masyarakat dan justru memperlebar kesenjangan sosial serta memperburuk kondisi ekonomi daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketua Umum HMI Cabang Mandailing Natal, Sonjaya Rangkuti, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dalam menuntaskan berbagai persoalan krusial, mulai dari tata kelola pasar, infrastruktur pedesaan, hingga masalah kebersihan dan lingkungan hidup.

 

“Kebijakan Bupati Saipullah Nasution hari ini jauh dari semangat pro rakyat. Janji-janji pembangunan dan komitmen 100 hari kerja yang pernah digembar-gemborkan hanya menjadi bahan kampanye tanpa bukti konkret. Kondisi pasar semrawut, jalan-jalan di desa rusak, dan tumpukan sampah di pusat kota menunjukkan lemahnya kepemimpinan daerah,” tegas Sonjaya Rangkuti, Senin (6/10/2025).

 

 

 

Sonjaya menambahkan, situasi tersebut menunjukkan tidak adanya arah kebijakan yang jelas dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah terkesan abai terhadap aspirasi rakyat dan lebih mengedepankan pencitraan politik dibandingkan penyelesaian masalah publik (Hanyalah Tepe-Tepe dan Tepe).

 

“Kami melihat bahwa pemerintah daerah gagal mengemban tanggung jawab moral terhadap rakyat. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Bupati akan semakin hilang dan kecewa terhadap bupati yang dinilai memumpuni secara Akademis. Bupati harus turun langsung, mendengar suara rakyat, bukan sekadar menunggu laporan dari bawahannya,” ujarnya. Kejadian belakangan ini memperlihatkan bahwasanya Bupati lupa diri dari mana dia berasal.

 

 

 

TUNTUTAN HMI CABANG MANDAILING NATAL

 

Sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi daerah, HMI Cabang Mandailing Natal mencantumkan tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal sebagai berikut:

 

1. Segera evaluasi kebijakan perpindahan pasar Panyabungan yang dinilai tidak terencana dengan baik dan telah merugikan pedagang kecil serta menghambat aktivitas ekonomi rakyat.

 

 

2. Perbaiki infrastruktur desa dan jalan penghubung antar kecamatan, terutama di wilayah pelosok yang hingga kini belum tersentuh pembangunan secara adil.

 

 

3. Tuntaskan persoalan sampah dan kebersihan lingkungan yang semakin parah di kawasan kota Panyabungan akibat lemahnya sistem pengelolaan dari Dinas Lingkungan Hidup.

 

4. Meminta bupati tegas dalam menindak izin perusahaan di wilayah kabupaten Mandailing Natal yang sampai saat ini masih menjadi problem hingga menjadi lahan peningkatan ekonomi oligarki.

 

 

5. Transparansikan penggunaan anggaran daerah dan proyek pembangunan, agar publik mengetahui arah dan manfaat penggunaan dana APBD yang bersumber dari rakyat.

 

 

6. Tingkatkan pelayanan publik di bidang kesehatan, pendidikan, dan administrasi pemerintahan yang selama ini dikeluhkan masyarakat karena lamban dan tidak efisien.

 

 

7. Stop kebijakan elitis dan birokratis yang hanya menguntungkan kelompok tertentu dan tidak memberi dampak langsung kepada masyarakat kecil.

 

 

8. Pemerintah daerah harus membuka ruang dialog terbuka dengan masyarakat, mahasiswa, dan organisasi kepemudaan sebagai mitra kritis dalam membangun Mandailing Natal yang lebih baik, bukan memberikan contoh yang buruk hingga bersifat angkuh.

 

Menutup pernyataannya, Ketua Umum HMI Cabang Mandailing Natal, Sonjaya Rangkuti, mengajak mahasiswa dan pemuda untuk bersatu memperjuangkan hak rakyat dan mengawal kebijakan pemerintah daerah agar berpihak kepada kepentingan publik, sebagaimana dikatakan Sosial Control.

 

“Sudah saatnya Mahasiswa Mandailing Natal bangkit dalam Zona nyaman untuk menyerukan kepada seluruh masyarakat Mandailing Natal bersatu, Berani mengatakan perubahan, dan menagih tanggung jawab pemerintah daerah atas janji-janji yang belum terealisasi. HMI Cabang Mandailing Natal siap menjadi garda terdepan (Agen Of Change) apalagi yang bersinggungan dengan kebutuhan dan kesejahteraan, ini demi terciptanya keadilan sosial dan pemerintahan yang benar-benar pro rakyat,” tutup Sonjaya dengan tegas.

Berita Terkait

Alumni SMANSAKA 1 Kabanjahe Angkatan 1996 Laksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pos Piket Sekolah
Polsek Tapung Hilir Hasilkan 4 Ton Jagung Pipil – Siap Dijual Ke Bulog Tandun Melalui Bulog Kampar
Kasus Mandek Berbulan-Bulan, Keluarga Satria Aritonang Sebut Janji Pengacara Tinggal Retorika
JEMBATAN PENGHUBUNG ANTARA DESA PINTU RIME DAN DESA PERTIK DI KECAMATAN PINING MEMBUTUHKAN PERHATIAN KITA
KELUARGA ALMARHUM SATRIA ARITONANG TUNTUT PENGEMBALIAN UANG JASA ADVOKAT SEBESAR RP 40 JUTA KARENA DINILAI WANPRESTASI
Tingkatkan Kualitas SDM, Lapas Labuhan Ruku Gelar Pembinaan Pendidikan Bersama PKBM Amanah Alwasliyah Indrapura
Usai Ikrar Pemasyarakatan, Lapas Labuhan Ruku Gerak Cepat Lakukan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Tes Urine Petugas dan Warga Binaan
Pemerintah Desa Lengkese Kawal Penyaluran Bantuan Pangan 2026, Warga Merasa Terbantu

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Menteri Imipas Agus Andrianto Audit Remisi dan Cabut PB, Aktivis Nasional: Sudah Sangat Tepat Agar Tidak Terulang Lagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Ahli Waris Bong Kon HO Gugat PT Sebatin, Persoalkan 2.375 Saham dan RUPS Sejak 2006

Kamis, 24 September 2026 - 02:04 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange

Kamis, 17 September 2026 - 21:28 WIB

Kabar Gembira! Febiona & Agnesia Korban Keracunan MBG di Karo Kondisi Membaik, Segera Pulang Akhir Pekan Ini RSCM Bantah Isu Hilang Ingatan & Gangguan Psikotik  

Sabtu, 12 September 2026 - 19:08 WIB

Banjir Melanda Aceh, Mualem Disorot karena Bolak-Balik Kuala Lumpur, Publik Pertanyakan Kepemimpinan

Rabu, 9 September 2026 - 17:35 WIB

Pengamat Apresiasi Polres Cimahi Bongkar Home Industry Tembakau Sintetis, Ratusan Ribu Jiwa Diselamatkan

Selasa, 8 September 2026 - 14:59 WIB

Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029

Senin, 7 September 2026 - 00:07 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!

Berita Terbaru